FLIGHT of IDEAS….

Imajinasi, Ilusi & Halusinasiku…

Tubuh Tanpa Bayangan (bagian 1): hanya di Khatulistiwa-kah ?

java-via-google-earth Jaman Dulu, yaitu jaman sepur lempung alias jaman ketika Genghis Khun jarang memakai sandal, bila mendengar pertanyaan kota apa yang dilewati oleh garis Khatulistiwa? jawabnya adalah Pontianak.
Apa keistimewaan kota ini? jawabannya adalah karena di sini pada tengah hari bayangan tubuh kita tidak terlihat.

Pikiran kita sudah di’dogma’ (walaupun salah kaprah) bahwa matahari melulu melintasi garis Khatulistiwa. Akibatnya muncul keinginan berkunjung ke Pontianak hanya sekedar untuk mencari tahu dan menikmati; kondisi ‘tubuh tanpa bayangan’!

Pertengahan tahun 2007, ketika berkunjung ke kota Padang, penulis sedikit terhenyak mengira kota Padang hampir ‘menyerempet’ garis Khatulistiwa. Oops… salah lihat, ternyata di posisi 1 derajat Lintang Selatan. Pada waktu itu pun terbersit keinginan untuk menikmati; kondisi ‘tubuh tanpa bayangan’!

Di semua tempat di belahan bumi pada rentang garis 23,5 LU dan 23,5 LS, kita sebenarnya bisa menikmati kondisi tubuh tanpa bayangan. Jadi tidak harus pergi ke kota yang dilewati oleh garis Khatulistiwa, karena jalur Matahari bukanlah di Khatulistiwa, melainkan miring 23,5 derajat terhadap garis Khatulistiwa. Garis peredaran matahari ini dinamakan Ekliptika (ecliptic).

ekliptika

Lalu kapan terjadinya tubuh tanpa bayangan?
Ada dua hal yang perlu kita ketahui:
1. Garis Lintang tempat tinggal kita.
Informasi ini bisa diperoleh dari peta/ atlas. Atau Google Earth, di pojok kiri bawah tercantum koordinat Lintang dan Bujur.

2. Waktu-waktu lintasan matahari dalam setahun.
Informasi ini bisa diperoleh dengan googling: ecliptic. Atau bisa juga di halaman Download blog ini: skema perkiraan arah Kiblat.(Http://genghiskhun.com/download)

Misalnya anda tinggal di Jakarta, tepatnya di koordinat: 06:10’45.0″ LS
Grafik Ekliptika akan menunjukkan; kapan matahari berada di garis lintang ini? ternyata terjadi pada tanggal 6 Maret dan 8 Oktober.

Silahkan mengamati pada tanggal tersebut saat tengah hari, bahwa tubuh anda tidak mempunyai bayangan!🙂

Pada kasus-kasus tertentu ternyata bisa menimbulkan kerumitan, misalnya pembangunan Musholla dan penentuan arah kiblat yang dilakukan pada bulan-bulan tersebut. seperti artikel sebelumnya di: Http://genghiskhun.com/penentuan-arah-kiblat-tangerang-dengan-bayangan-matahari-bulan-oktober

KESIMPULAN:
1. Kondisi ‘tubuh tanpa bayangan’ tidak hanya terjadi di kota yang dilewati garis Khatulistiwa.
2. Di Pontianak, ‘tubuh tanpa bayangan’ hanya terjadi pada tanggal 21 Maret dan 21 September.
3. Di setiap tempat pada rentang garis lintang 23,5 LU dan 23,5 LS, kondisi tubuh tanpa bayangan terjadi dua kali dalam setahun (Masehi)

Genghis KHUN
http://genghiskhun.com
Insya Allah tulisan selanjutnya;
“Tubuh tanpa bayangan (bagian 2): Mekkah ketika Matahari di atas Ka’bah”.
Sabar ya …

Mei 3, 2009 - Posted by | Astronavigasi, Sains

1 Komentar »

  1. baru tahu yg seperti ini…

    Komentar oleh budi | Agustus 3, 2009 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: