FLIGHT of IDEAS….

Imajinasi, Ilusi & Halusinasiku…

Perbedaan ALUR JUDI dengan JUAL BELI Biasa

Semua kaum beragama pasti setuju bila Judi adalah haram, tetapi bila kita inventarisir apa saja bentuk judi, pasti akan menuai Pro-Kontra.
“Ente bilang Bukan judi, tapi belum tentu bagi ane, sedangkan menurut ente Judi eits…ane gak sepakat🙂

Mari kita simak kasus berikut:

// –>
// –>

*************************************************
Perhatian ! (update 11 Oktober 2010)
FOREX disebut juga foreign exchange market, FX atau currency market. (http://en.wikipedia.org/wiki/Foreign_exchange_market)

Dan FOREX yang dimaksud dalam artikel ini adalah FOREX ONLINE, yang mensyaratkan ada DUA aktifitas jual beli: Setelah Open HARUS Close. Gara-gara Open-Close dalam satu paket inilah prosesnya menjadi tidak wajar.
Fatwa MUI tentang Jual Beli mata uang, ada jenis transaksi yang diperbolehkan dan ada yang dilarang. Yang dihalalkan cuma Spot, sedangkan Transaksi Forward, Swap, Option termasuk yang dilarang (haram).
(http://mui.or.id/index.php?option=com_docman&task=doc_download&gid=82&Itemid=90)

Jadi kalau ada yang bilang bahwa keseluruhan transaksi Forex itu diperbolehkan MUI, artinya telah berdusta atas nama MUI.
Nah, kemudian Forex Online termasuk jenis yang boleh atau yang dilarang?
inilah yang akan kita kupas🙂
*************************************************

“Tekanan-tekanan yang begitu hebat akhirnya memaksa Soeharto mencabut ijin SDSB yang merupakan kelanjutan dari system tebak-tebakan dalam olah raga bernama Porkas. Penyelenggaranya sama, yaitu Yayasan Dana Bakti Kesejahteraan Sosial (YDBKS). Yayasan ini tampil dengan wajah dermawan. Setiap tahun, milyaran rupiah dikucurkan untuk proyek kemanusiaan dan keagamaan. Departemen Sosial saja, untuk pembinaan Olah Raga dan sosial, menerima sumbangan sekitar Rp 125 milyar per tahun. YDBKS dimana-mana aktif berkampanye bahwa SDSB bukan judi.

Seorang ulama yang sempat “berfatwa” bahwa Porkas bukan judi adalah (alm) Prof. KH Ibrahim Hosen. Namun, ketika itu para ulama dari berbagai organisasi Islam menentang pendapat Ibrahim Hosen, dan menyatakan Porkas adalah judi. Yang sangat aktif menentang Porkas dan SDSB ketika itu adalah Badan Kerjasama Pondok Pesantren Jawa Barat, yang dikomandani oleh (alm) KH Sholeh Iskandar. Saya ingat, dalam berbagai kesempatan, KH Sholeh Iskandar selalu mengingatkan pemerintah akan bahasa Porkas dan SDSB yang merusak moral masyarakat, sampai ke pelosok-pelosok desa.”

Lalu, apakah tolok ukur Judi gara-gara ada protes dari masyarakat?
Hmm pasti ada yang salah di kehidupan kita.
Artikel sebelumnya membahas tentang beda Jual Beli Wajar dengan Jual Beli Judi, meyimpulkan letak perbedaannya terdapat pada ALUR.(Baca: FOREX ONLINE sisi lain: mengundi nasib dengan anak panah)
ALUR JUAL BELI WAJAR: Harga disepakati -> lalu transaksi
ALUR JUAL BELI JUDI: Transaksi dulu -> Harga yang disepakati menyusul

Dari perbedaan alur ini akhirnya dapat disimpulkan bahwa aktifitas FOREX ONLINE (yang sedang disorot penulis) mengandung sisi Judi pada posisi CLOSE; yaitu menyepakati untuk CLOSE pada posisi yang belum diketahui. Sedangkan posisi OPEN= BUKAN JUDI.

Kemudian ada komentar dari salah satu TS:
“Akhun, gimana dengan makan nasi pecel di Bu Kawit.
Saat akad, permintaan akan sepiring nasi pecel, belum disepakati berapa harganya.
Setelah masuk perut, baru nanya harganya.
Bu sega pecel setunggal, kalih mendowan, kalih tahu susur, kalih kerupuk, kalih eh tes. Pinten Bu?
Bu Kawit menghitung sepiring nasi pecel + 1 mendowan + 1 tahu susur + 1 kerupuk + segelas es teh. (Pdhl ngambil mendowannya kalih (2), tahu susur kalih (2), kerupuk kalih (2). Hehehe…

Salam,
Bagus”

Entah pertanyaan polos ataukah pancingan🙂 tapi bisa juga pertanyaan wajar dan serius karena kesimpulan alur tersebut MASIH KURANG!
Kasus lain juga, bagaimana dengan kasus pasien berobat ke dokter? pasien bertransaksi berobat namun harganya belum ditetapkan.
atau kasus Deden yang sedang memancing?
atau kasus-kasus yang lain? judikah?
Oke mari kita bahas lebih detail.

// –>
// –>

Definisi JUDI
wikipedia menulis tentang Gambling sebagai berikut:
Gambling is the wagering of money or something of material value on an event with an uncertain outcome with the primary intent of winning additional money and/or material goods. Typically, the outcome of the wager is evident within a short period.

Sedangkan Program Dictionary dalam sistem Operasi Mac OS X:
Gambling is play games of chance for money

Thesaurus dictionary:
Place/ lay a bet on something, stoke money on something

Bagi yang muslim, definisinya sebagai berikut:
Judi (Maisir/Qimar). Menurut Ibrahim Anis dkk dalam Al-Mu’jam Al-Wasith hal. 758:
“judi adalah setiap permainan (la’b[un]) yang mengandung taruhan dari kedua pihak (muraahanah)”.

Menurut Al-Jurjani dalam kitabnya At-Ta’rifat hal. 179:
“Judi adalah setiap permainan yang di dalamnya disyaratkan adanya sesuatu (berupa materi) yang diambil dari pihak yang kalah kepada pihak yang menang”.

Menurut Muhammad Ali Ash-Shabuni dalam kitab tafsirnya Rawa’i’ Al-Bayan fi Tafsir Ayat Al-Ahkam (I/279);
“judi adalah setiap permainan yang menimbulkan keuntungan (ribh) bagi satu pihak dan kerugian (khasarah) bagi pihak lainnya”.

Yusuf Al-Qardhawi (1990:417) dalam Halal dan Haram dalam Islam mengatakan;
“judi adalah setiap permainan yang mengandung untung atau rugi bagi pelakunya”.

Dengan demikian, dalam judi terdapat tiga unsur :
(1) adanya harta/materi yang dipertaruhkan,
(2) ada suatu permainan, yang digunakan untuk menentukan pihak yang menang dan yang kalah, dan
(3) pihak yang menang mengambil harta (sebagian/seluruhnya/kelipatan) yang menjadi taruhan (murahanah), sedang pihak yang kalah akan kehilangan hartanya.

Ini ternyata tidak terlalu jauh berbeda dengan alur yang telah dibuat penulis dalam artikel sebelumnya.
1. Adanya harta/materi.
2. Akad/ transaksi lebih dulu, lalu
3. Nilai yang disepakati.
Kurang= salah satu pihak ada yang dirugikan dan satu pihak diuntungkan.

Model Skema
Transaksi => Nilai ditentukan => Satu pihak untung, satu pihak rugi

Kasus bu Kawit atau memancing;
1. Pihak Bu Kawit tidak mungkin/ TIDAK PERNAH rugi. kecuali setelah makan bu kawit kita sodori lempar koin.
“Kalo keluar gambar saya bayar makanan dua kali lipat, tapi kalo keluar angka saya tidak bayar🙂 ”
Jika Bu Kawit setuju, maka kedua pihak sudah terjebak ke judi.

2. Pihak Pemancing, tidak pernah modalnya (pancing) ‘tertarik’ ke dalam air (kecuali sengaja dibuang). Ikan besar pun paling2 hanya mematahkan batang pancingnya.

Nah, kesimpulan sederhana di atas mungkin sudah bisa kita sepakati, Gus?
ops belum juga?? beri pencerahan donk..🙂

Akhirnya, dengan memahami alur ini nanti kita tahu perbedaan:
1. Judi atau bukan
2. Jual beli Wajar yang telah berubah menjadi JUDI, atau
3. JUDI yang telah menjadi jual beli wajar/ sekedar sumbangan.
Contoh kasus SDSB, kita hanya membeli kuponnya, isinya dikosongkan! Sumbangan khan….🙂

Di sini prinsip kita akan tetap terjaga walaupun nanti akan muncul JUDI BENTUK BARU dengan istilah-istilah yang baru pula.
Bagi yang tidak memahami alur ini akan terjebak kebingungan.
Bagi yang sudah terlanjur untung sih tidak pernah bingung, malah berusaha mempertahankan ‘kursinya’. (kayak anggota dewan aja😛 )

FOREX ONLINE
Dalam Wikipedia, keterangan mengenai FOREX ONLINE ditulis sebagai berikut:
“Some speculative investment activities are particularly risky, but are still usually considered separately from gambling”

Namun sayangnya tidak dijelaskan lebih lanjut kalimat; …still usually considered separately..
Ada Blog milik pemain FOREX ONLINE yang menulis beda antara FOREX ONLINE dengan Judi sebagai berikut:
“Pada perjudian, keuntungan dan kerugian bergantung pada spekulasi. Mungkin ada faktor analisanya tapi lebih besar faktor coba-cobanya dibandingkan analisa (spekulasi > analisa).”
Ini sangat menggelikan, darimana kesimpulan tersebut diperoleh?
Menurutnya;
Judi= spekulasi > analisa.
FOREX ONLINE= Analisa > spekulasi.

Pemain judi kawakan pasti akan marah bila dikatakan aktifitas judinya tanpa analisis dan Tafsir mimpi🙂
argumentasi tersebut makin lemah ketika tidak dijelaskan lebih lanjut; tolok ukur antara spekulasi dan analisa.
Maksudnya, apa yang menjadi tolok ukur bahwa spekulasi lebih besar dari analisa?
Pertanyaan lebih menohok, bila permainan judi dilakukan dengan analisa-analisa, semisal Judi Bola. Masih pantaskah disebut judi?

Beberapa tulisan yang lain tentang FOREX ONLINE mengupas sisi halal haramnya barang yang diperjual belikan,ah ini sih beda tema🙂 , karena artikel ini hanya menyoroti Jenis Transaksi, bukan barangnya
Btw, Singkatnya, banyak tulisan tentang FOREX ONLINE berisi upaya-upaya pembenaran, jauh dari obyektifitas.

Padahal bila mau jujur, di FOREX ONLINE, Judinya terletak pada posisi CLOSE!
Kita bertransaksi/ menyetujui untuk CLOSE entah pada posisi yang tidak diketahui.
Tetapi jangan khawatir, FOREX ONLINE akan berubah menjadi BUKAN JUDI, bila Open-Close Terpisah:
– OPEN saja lalu cair
– Close (kalau mau close) lalu cair

Tapi sangat mengherankan ternyata belum ada transaksi seperti ini.
Yang banyak bermunculan malah penghilangan Swap/ bunga (free swap), lalu diklaim Syar’i dan islami.
Padahal penentuan halal haramnya Forex menurut MUI tidak mendasarkan pada ada tidaknya swap/ bunga.
sangat menggelikan…

Money Changer
Ust Ahmad syarwat di website era Muslim menjelaskan tentang Money Changer:
“…Bursa saham dan money changer. Kedua model akad ini secara mendasar adalah halal. Tetapi hukum itu berubah jika sudah mengarah pada maisir (gambling), yaitu motivasi jual beli saham untuk mencari selisih keuntungan, bukan penyertaan modal.

Begitu juga pada jual beli mata uang, motivasinya untuk mencari keuntungan dari selisih harga tersebut bukan untuk kebutuhan, misalnya keluar negeri dan lain-lain. Maka hukum kedua jenis transaksi tersebut berubah dari halal menjadi haram, karena sudah masuk pada judi yang diharamkan Allah.”

Perhatikan, Ini adalah Money Changer, dalam FOREX ONLINE malah lebih parah karena terdapat Margin Call!

KESIMPULAN AKHIR
ALUR JUDI: Transaksi dulu -> nilai yang disepakati menyusul -> salah satu pihak dirugikan.

Kalau ada diantara rekan/ saudara kita yang menawarkan model transaksi seperti ini tentu harus kita waspadai motifnya.

Update Tambahan:
*************************************************
Fatwa MUI mengenai Forex (update 11 Oktober 2010)
Banyak pihak berdalih bahwa MUI telah memperbolehkan Forex. Apa benar?
Menurut Fatwa MUI; dari 4 jenis transaksi Forex hanya 1 (SATU) yang dibolehkan, yaitu Transaksi SPOT.
Ringkasan Isi fatwa sbb:
“Ketentuan Umum Transaksi jual beli mata uang pada prinsipnya boleh dengan ketentuan sebagai berikut:
a.Tidak untuk SPEKULASI (untung-untungan).
b…
c….
d.Apabila berlainan jenis maka harus dilakukan dengan nilai tukar (kurs) yang berlaku pada saat transaksi dan secara tunai.

Kedua : Jenis-jenis Transaksi Valuta Asing
1. Transaksi Spot…halal..(telah jelas)
2. Transaksi Forward, ….dst.. Hukumnya adalah haram, …dst…
3. Transaksi Swap, …dst..Hukumnya haram,….
4. Transaksi Option, ….Hukumnya haram, ….”

Baca selengkapnya di: http://mui.or.id/index.php?option=com_docman&task=doc_download&gid=82&Itemid=90

Terlihat bahwa dari 4 jenis transaksi, HANYA 1 (SATU) yg dihalalkan yaitu spot.
Jadi kalau ada yang bilang bahwa (keseluruhan) transaksi Forex diperbolehkan itu artinya telah berdusta atas nama MUI. Hati-hati dan waspada rekans…

Mari kita kupas satu per satu:
-Tidak dimaksudkan UNTUK spekulasi (untung-untungan).
=> Kalimat “UNTUK” berarti mengacu pada tujuan yang akan dicapai, bukan diartikan sebagai “CARA” dalam mencapai tujuan tersebut. Karena kita tahu, cara bermain Forex bisa dengan asal tebak atau analisa rumit. Jadi bunyi lengkap kalimat tersebut sbb:
(Baik DENGAN CARA asal tebak maupun memakai analisa), tidak dimaksudkan UNTUK spekulasi (untung-untungan).

Dari hal ini saja kita langsung tahu bahwa dalam Forex online, hasil Open position tidak bisa dicairkan (withdraw) sampai Close lagi (kembali ke mata uang semula). Ini artinya hanya UNTUK spekulasi/ untung-untungan/ mencari nilai selisih. Adakah tujuan lain selain mencari nilai selisih?? tidak ada.

-Adanya kebutuhan untuk transakasi
=> Dalam Forex online tidak ada kebutuhan lain selain mencari selisih nilai antar mata uang. (spekulasi/ untung-untungan)

-Jika terjadi antara mata uang yang berbeda maka menggunakan nilai tukar yang berlaku saat itu dan dilakukan dengan tunai
=> Dalam Forex Online, Open position dibarengi dengan transaksi untuk Close tapi dengan nilai tukar belum diketahui. (nilai tukar berlaku masa yg akan datang)

Mengenai contoh Transaksi SPOT sbb:
“Menurut Madura (2000:58-66) kurs spot adalah nilai tukar berjalan suatu valuta. Kemudian yang dimaksud pasar spot adalah pasar yang memfasilitasi transaksi-transaksi nilai tukar berjalan suatu valuta. Dimana komoditi atau valas dijual secara tunai dengan penyerahan segera. Disebut juga actual market atau physical market.
Menurut Kuncoro (1996:106-107) transaksi spot terdiri dari transaksi valas yang biasanya selesai dalam maksimal dua hari kerja. Dalam pasar spot, dibedakan atas tiga jenis transaksi:
a) Cash, dimana pembayaran satu mata uang dan pengiriman mata uang lain diselesaikan dalam hari yang sama
b) Tom (kependekan dari tomorrow/besok), dimana pengiriman dilakukan pada hari berikutnya
c) Spot, dimana pengiriman diselesaikan dalam tempo 48 jam setelah perjanjian.
Menurut Hamdi (2000:20) contoh transaksi spot yaitu pada tanggal 22 Desember 1996 seorang ayah membutuhkan US$ 10.000 untuk uang saku anaknya yang akan sekolah diluar negeri. maka seorang ayah tersebut dapat menghubungi bank-bank devisa atau money changer untuk dapat mengetahui dan membuat kesepakatan selling price pada tanggal
tersebut. Apabila telah tercapai kesepakatan selling price pada tanggal 22 Desember 1996 adalah US$1 = Rp 5.500 maka perhitungannya:
Jumlah Rupiah yang dibutuhkan = US$ yang dibutuhkan x selling price
= US$ 10.000 x Rp 5.5000
= Rp 55.000.000,-

maka untuk mendapatkan US$ 10.000 diperlukan Rp 55.000.000,- yang harus diserahkan paling lambat tanggal 24 Desember 2004 (2 x 24 jam atau t +2).”
(dikutip dari http://jurnal-sdm.blogspot.com/2009/04/pasar-valuta-asing-valas.html)

Forex Online, yang memiliki 2 ijab kabul:
Pada waktu Open tidak bisa dipungkiri memang SPOT karena nilai tukar jelas dan terfiksasi, tidak mungkin tjd SLIPPAGE. Namun sayangnya barang tidak bisa cair, malah disertai kesepakatan untuk Close di harga masa depan (ijab kabul dilakukan lebih dulu untuk nilai tukar yang belum jelas).
Keanehan paling menyolok adalah pada waktu Open tidak mungkin terjadi slippage, namun waktu close BISA Terjadi! dan transaksi tidak bisa batal.
Jadi Forex Online, terbukti bukanlah jenis transaksi SPOT.

Dengan demikian, syarat dan ketentuan halalnya Forex Online tidak terpenuhi. Wallahu a’lam.
*************************************************

Genghis Khun

Rujukan:
1. Adian Husaini, Menunggu Legalisasi Judi di Indonesia? http://www.Hidayatullah.com
2. http://en.wikipedia.org/wiki/Gambling
3. Dictionary, Thesaurus, Mac Os X (Leopard)
4. M. Shiddiq Al-Jawi, MAYSIR DAN UNDIAN, diakses di: http://futuh.blogspot.com/
5. forex = Judi _ – Rumor Negatif Mengenai forex.htm, http://www.belajar-forex.info/
6. Ahmad Sarwat, Lc. eramuslim [23/06/2004]
7. http://jurnal-sdm.blogspot.com/2009/04/pasar-valuta-asing-valas.html



// –>
// –>

Mei 9, 2009 - Posted by | Opini |

1 Komentar »

  1. SIX FIGURES WITH FOREX.com

    -More eBooks, trading guides, softwares and instructional DVDs than amazon.com!! *Same price, more selection!*
    -the most effective, top rated FREE tutorial videos to get you started! (yes, totally seperate from what were selling)
    -Streaming ForexTV -the official news channel of Forex and day trading!
    -the latest forex news, updated by the hour!!
    -live charts, an interactive currency converter and other strategic tools!
    -FREE forex widgets for your site!!
    -free link exchange with us, a great advertising strategy! and more!

    We literally have EVERYTHING you need to get started.
    Visit us, and be on your way to

    “Six Figures With Forex”!

    See you there,
    -Joe F.🙂

    Komentar oleh Joe Fazzolari | Juni 5, 2009 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: