FLIGHT of IDEAS….

Imajinasi, Ilusi & Halusinasiku…

Membuat Warnet 3G

Warnet_3G Sejak Juni 2009, pihak Telkom setempat (kecamatan G kab H) melakukan penggalian di sepanjang pinggir jalan untuk menanam kabel yang rencananya akan dibuat Warnet. Isu mulai berhembus kencang mengenai Internet yang akan segera masuk kecamatan G. Hal ini tentu menimbulkan tanda tanya bagi sebagian orang;
“Dengan cara apa pak Dok (Genghis Khun) TELAH bisa membuat Warnet sebelumnya?”


Tobelo, adalah kota terbesar di pulau Halmahera. Hanya terdapat 2 buah Warnet, STAR-Net dan PEMDA, yang sebenarnya berasal dari satu jalur (konon) dari Surabaya.

Ketika penulis berinisiatif membuat jalur/ sambungan baru ke tempat penulis, mereka mengatakan biaya pasang perangkatnya bisa di atas 20 juta. Duh mahalnya… masa harus berjudi dulu ;P

Kecamatan G dan sebagian besar daerah di propinsi Maluku Utara, hanya tersedia layanan GSM Simpati. Mulanya, penulis memanfaatkan internet GPRS hanya untuk membuka e-mail saja. Bayangkan bila untuk browsing dengan tarif Rp. 12/ kb (dulu, sekarang Rp. 5/kb). Belum lagi untuk download🙂

Hasil konsultasi dengan Robeth (dr. Robeth Eria), penulis dianjurkan memakai modem 3G. bentuk USB harganya antara 800 rb-1,5 jt. Tapi ada yang lebih murah yaitu bentuk PCMCIA, namun sayangnya tidak semua laptop sekarang tersedia slot PCMCIA. Alhamdulillah, slot tersebut ada di laptop IBM T42 milik penulis. Di kemudian hari, sejak Maret 2009, modem 3G PCMCIA merk Option Globetrotter seharga Rp. 425rb (beli di Mall Mangga Dua Jakarta) ternyata akan menjadi gadget yang sangat penting..

Pertama kali digunakan di kecamatan G tentu saja mengecewakan, lha wong Halmahera belum tercover layanan 3G😦
Tetapi modem otomatis ini bisa mendeteksi “3G Preferred” dan muncullah Telkomsel FLASH. Kita tahu bahwa tarif layanan ini jauh lebih murah dibanding tarif GPRS. Ada 3 pilihan tarif yaitu:
– Rp. 300/ menit
– Rp. 30.000/ 3jam
– Rp. 100.000/ 24 jam

Sedangkan untuk kartu Halo/ pasca bayar ada tambahan pilihan lain lagi.

Lalu terbersitlah ide;
“Kalo laptop ini dihubungkan ke dua komputer jadi warnet donk”😀

Di tempat ini memang sudah ada dua unit komputer PC, masing-masing dengan Dual OS (Linux dan windows). Komputer 1 Linux Ubuntu, komputer ke-2 Linux Mandriva🙂 . Selama ini hanya untuk kegiatan Rental pengetikan dan Cetak Foto.

Maka demikianlah, segera saja penulis memesan Switch HUB dan kabel LAN. Settingnya sebagai berikut:
Setting di komputer INDUK (Laptop, tempat modem 3G):
LAN:
IP address: 192.168.0.1,
Subnet mask: 255.255.255.0,
lainnya kosong.
Wireless Network Connection=> ‘Advanced’=> centang ‘Allow other users network to connect through this computer’s Internet connection’.

Setting di dua komputer yang lain:
LAN:
IP address: 192.168.0.2 dan 192.168.0.3
Subnet mask keduanya: 255.255.255.0,
Default gateway keduanya: 192.168.0.1.

Untuk Preferred DNS server dan Alternate DNS server diisi dengan milik si modem.
Caranya, dilihat dulu dengan mengetik di Run: ipconfig /all. (di laptop yang terpasang modem)

DNS_3G

Pada bagian ‘Ethernet adapter Wireless Network Connection’, catat DNS Servers. Dalam contoh ini tertera:
Preferred DNS server: 202.3.208.10
Alternate DNS server: 202.3.210.10

Isikan nilai ini pada dua komputer sambungan.
Oke selesai.

Secara garis besar perlengkapan membuat Warnet 3G dengan 3 komputer adalah:
1. Modem 3G
2. Kabel LAN
3. Switch HUB

Jadi istilah Warnet 3G ini maksudnya Warnet dengan memakai kartu GSM (Simpati, Indosat dll) yang sudah menyediakan layanan 3G.
Sangat bermanfaat bila tinggal di daerah pelosok yang tidak/ belum terjangkau oleh Telkom Speedy. Tarifnya tentu saja disamakan dengan Tarif Warnet yang sudah ada, yaitu Rp. 10.000/jam. Tapi jangan harap pengunjung langsung ramai seperti di kota besar. Kebanyakan mereka masih bertanya-tanya;
“Internet itu apa sih?”

Genghis Khun
Http://genghiskhun.com

Ps.
Terima kasih buat Robeth (dr. Robeth Eria) atas konsultasinya.

Rujukan lain:
http://www.blog.binder724studio.com


Juni 27, 2009 - Posted by | Web & Teknologi

2 Komentar »

  1. nice info…

    Komentar oleh Donie | Juli 8, 2009 | Balas

  2. Kreatip banget. salutlah. itu setelah disharing jadi berapa kecepatan utk tiap kompi?. Iya. Harap maklum aja sih. Ini saya punya temen dari daerah yg br nyampe di bandung bingung dan bertanya pada saya “internet itu sejenis komputer yah?” hehe. Tp skrg di facebook fotonya paling banyak. Hihihi. Salam kenal. Kl sempet visit my blog yah

    =================================================
    Genghis Khun:
    Blognya mantap…saya sudah berkunjung

    Komentar oleh rangga aditya | Juli 31, 2009 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: