FLIGHT of IDEAS….

Imajinasi, Ilusi & Halusinasiku…

Membuat Box Bayi Portable Sederhana (Portable baby box)

Hari-hari Genghis Khun sekarang adalah harinya little princess, putri pertama, buah hati yang hadir sebagai hadiah ulang tahun pertama pernikahan. Walaupun kemudian terpisahkan oleh ribuan laut dan pulau namun tetap saja hati berada di dekat sang putri.


Kemudian dalam rangka mempersiapkan kedatangan sang putri yang Insya Allah akan segera menyusul, ke suatu daerah dimana segalanya serba mahal. Maka singgasana sang putri alias box bayi (baby box) termasuk yang juga akan disiapkan.

Kalau saja seseorang “yang mempunyai ilmu dari AI Kitab” di jaman Nabi Sulaiman bisa dimintai tolong untuk memindahkan materi sebelum pemiliknya mengedipkan mata (1), ingin rasanya memindahkan box bayi milik sendiri dari depok ke Maluku Utara. Hal yang tentu sangat mudah, apalagi bahkan, menurut KH Fahmi Basya, dosen Matematika Islam UIN Syarief Hidayatullah Jakarta, pemindahan singgasana Ratu Balqis zaman itu dilakukan dari dataran tinggi Golan menuju Magelang (Candi Borobudur)!(2)

====

Sebagai perbandingan, box bayi yang sama persis dengan milik sendiri, berbahan bubur ampas kayu, di sini dihargai Rp. 800.000, padahal di Depok dulu beli cuma Rp. 300.000 ~Entah harga sebenarnya berapa, sebab penjual menolak untuk merakit, dan ternyata memang produknya cacat, 2 pasang kaki penyangga ternyata sisi kiri semua! akibatnya masih harus dipermak lagi, dilobangi ulang sana sini~ Walaupun sedikit menguras tenaga tapi hasil jadinya tidak terlalu mengecewakan.

Setelah survey bahan-bahan, dengan pertimbangan harapan portable (Portable baby box), diputuskan box bayi akan dibuat dari pipa paralon! ya, pipa saluran air dari plastik.

TAHAP PERENCANAAN MODEL PORTABLE BABY BOX
Perencanaan model dilakukan dengan program komputer animasi 3Ds Max, sbb:

Box bayi direncanakan berukuran:
Panjang= 80 cm
Lebar = 50 cm
Tinggi = 50 cm

Pagar pengaman di salah satu sisi yang memanjang merupakan pintu yang bisa dibuka/ tutup.
Pengerjaan Tahap ini paling lama karena butuh ketelitian skala Model.

PERSIAPAN ALAT DAN BAHAN
PERALATAN:
1. Gergaji pipa/ besi, untuk memotong pipa paralon dan besi.
2. Amplas 0,5 m
3. Meteran
4. Penggaris
5. Pensil
6. Kompor/ tungku pemanas untuk memanaskan pipa besi
7. Kikir, yang dipanaskan atau solder untuk melobangi pipa-pipa
8. Palu, untuk jaga-jaga

BAHAN
1. Pipa paralon, dipilih yang berdinding tebal (biasanya merk terkenal).
– Ukuran 0,5 inchi untuk pagar, 1 staf (4 m)
– Ukuran 1 inchi untuk rangka, 2 staf
– Ukuran 1,5 inchi untuk kaki penyangga, 2 m

2. Pipa besi ukuran 0.5 untuk alas
3. Tripleks ukuran 70 x 40 cm untuk alas
4. Baut dan mur untuk fiksasi

TAHAP PEMBUATAN
Kebetulan hari itu ada tetangga berkunjung sehingga bisa diperbantukan🙂.
Maka demikianlah, Mbah Darmin dan Riswan yang bertugas memotong dan melobangi paralon dengan besi panas (besi yang dipanggang di atas kompor), sedangkan penulis sendiri seperti biasa bagian konsep dan pengukuran…

Urutan langkah-langkahnya:
1. Pipa besi untuk alas, dipotong ukuran 50 cm sebanyak 5 buah. Salah satu potongan akan dipanaskan di atas nyala kompor untuk melobangi pipa-pipa paralon.

2. Pipa paralon 0,5 inchi untuk pagar pengaman, dipotong kecil-kecil:
– Panjang 18 cm sebanyak 12 buah, untuk sisi yang memanjang (lihat gambar).
– Panjang 30 cm sebanyak 6 buah, untuk sisi lebar.

3. Pipa paralon 1 inchi untuk rangka:
# Dipotong ukuran 80 cm sebanyak 6 buah.
– 4 paralon dilobangi 6 buah untuk pagar.
– 2 paralon dilobangi 5 buah untuk alas.
# Dipotong ukuran 24 cm dengan sudut 45 derajat untuk siku/ skor, sebanyak 4 buah.

4. Pipa paralon 1,5 inchi untuk kaki penyangga, dipotong ukuran 50 cm sebanyak 4 buah.
Pipa ini nantinya akan dilobangi berdasarkan posisi pagar dan alas yang telah dirakit.

Catatan: semua pipa dipotong tegak lurus kecuali bagian siku/ skor.
Setelah pagar, alas dan kaki dirakit, kemudian ditentukan ukuran lebar rangka, diperoleh hasil 45 cm, maka Paralon 1 inchi dipotong ukuran 45 cm sebanyak 4 buah, masing masing diberi 3 lubang untuk tempat pagar.

Pekerjaan ternyata tidak memakan waktu lama, mulai jam 8 pagi hingga jam 12 siang semua pipa sudah dalam kondisi siap rakit.
Akhir dari seluruh pekerjaan adalah fiksasi antar pipa paralon agar tidak goyah, namun beribu maaf, metode fiksasi masih dirahasikan karena sudah memasuki ranah hak kekayaan atas intelektual…😛

TAHAP UJI COBA
Yang mendapat kehormatan untuk mencoba kekuatan box ini adalah seorang pelajar kelas 2 SD dengan berat badan 25 Kg. Bagi yang merasa pernah akrab dengan wajahnya, atau mungkin Deja Vu, model gratisan ini memang pernah menghiasi artikel sebelumnya di Televisi 3D Waspadai Pembodohan Publik.

SIMPLE PORTABLE BABY BOX
Box bayi portable sederhana setelah dilipat dan dipacking bobotnya tidak lebih dari 5 Kg. Paralon dan pipa besi ukuran 0.5 Inchi dimasukkan ke paralon 1 inchi, lalu keduanya dimasukkan ke paralon 1.5 inchi.

TOTAL DANA
Total dana yang dibutuhkan untuk keseluruhan produksi sebagai berikut:
– Paralon 0,5 inchi 1 Staf________________________ Rp. 17.000
– Paralon 1 inchi 2 staf__________________________ Rp. 70.000
– Paralon 1,5 inchi 2 m, (sisa pipa air)__________ gratis
– Pipa besi 0.5 inchi 2,5 m_______________________ Rp. 50.000
– Amplas 0.5 m____________________________________ Rp. 5.000,-
– Gergaji besi____________________________________ Rp. 5.000,-
– Bahan fiksasi___________________________________ Rp. 90.000,-

Dan lain-lain total keseluruhan adalah Rp. 250.000,-

PENUTUP
Demikian cara pembuatan Box bayi portable sederhana (Simple Portable baby box). Semoga bermanfaat dan semoga saja nanti permaisuri bisa menerima kenyataan bahwa singgasana princess terbuat dari paralon…

Tak lupa penulis ucapkan selamat bagi para pembaca yang baru dikaruniai momongan.🙂

Genghis Khun

Rujukan:
1. QS. An Naml 40: “Berkatalah seorang yang mempunyai ilmu dari AI Kitab: “Aku akan membawa singgasana itu kepadamu sebelum matamu berkedip.”
2. Fahmi Basya. Flying Book: Borobudur 1 & 2. http://groups.yahoo.com/group/fahmi-basya. Kh_Fahmi_Basya@hotmail.com


Oktober 26, 2010 - Posted by | Sains | , ,

10 Komentar »

  1. Good idea … barakallah, bila ada bambu akan lebih baik bukan?

    Komentar oleh Zulkarnain d.h. Adul | Januari 19, 2011 | Balas

  2. kalau dari bambu …ada ga..cara pembuatanya?

    Komentar oleh enyenx | Februari 3, 2011 | Balas

  3. Siippp, kreatif… two thumb!

    Komentar oleh arman | April 11, 2011 | Balas

  4. oke,siippp..!!

    Komentar oleh khoirul | Oktober 22, 2011 | Balas

  5. fiksasi antar pipa’nya gimana bro???

    Komentar oleh sudiharsa | Maret 11, 2012 | Balas

  6. sweeeeeeeep bro..

    Komentar oleh arief | Juli 15, 2012 | Balas

  7. subhanallah, thanks gan, kbetulan dalam waktu dekat ane insya Allah akan segera menjadi bapak. Dan untuk kperluan yg satu ini memang ane sedang bingung, apalagi harga di pasaran lumayan mahal. dengan adanya artikel ini jadi punya ide untuk membuatnya…

    syukron, sahabat.🙂

    Genghis Khun:
    Salam kenal pak Reynur…
    Trims telah mampir🙂

    Komentar oleh Reynur Rachmat Malik | Juni 17, 2014 | Balas

  8. Mas klo saya beli dari mas ato pesen gitu bisa kah. Sy tinggal disby. Sbnrnya sy suka yg dr kayu tp mhl sekali, mohon info balasannya

    Genghis Khun:
    Salam kenal bu Anna
    Selamat ya baru dikaruniai momongan🙂
    sayangnya saya tidak menerima pesanan…

    Komentar oleh anna | Desember 25, 2014 | Balas

  9. Saya pengin membuat pake bambu. tp klo mau di pake sendiri klo orang jawa harus jadi sehari. klo pake bambu perkiraan 2hari baru jadi. begitu jg kayu.

    Komentar oleh dmisno | April 24, 2016 | Balas

  10. Jangan terlalu lebar jarak antar teralis nya om, ntar anaknya gede dikit bisa nyangkut. Saya juga sdg bikin pagar dari pralon buat arena bermain anak balita. Biar anak ga bermain ke area berbahaya (kompor, colokan listrik, dll).
    Thanks idenya.

    Komentar oleh ayah defan | Oktober 31, 2016 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: