FLIGHT of IDEAS….

Imajinasi, Ilusi & Halusinasiku…

Ovulasi Billings: Metode Alami Untuk Merencanakan Anak

Senin, 7 Nopember 2011. Bersama Istri menghadiri sebuah acara di daerah Pulogadung, Jakarta Timur. Ternyata cukup menarik; Cara alami program untuk punya anak (bagi yang belum punya anak) atau program ingin anak laki-laki/ anak perempuan.


Metode ini dinamakan Metode Ovulasi Billings (selanjutnya disingkat MOB), metode alami tanpa memakai obat-obatan, hormon, operasi atau perlakuan lainnya. Cara kerjanya menitik beratkan pada perhitungan hari dan pengamatan lendir cervix dalam siklus menstruasi.

Metode ini diterapkan bagi pasangan suami istri yang saluran reproduksi keduanya sama-sama dinyatakan sehat.

Ringkasannya sebagai berikut:
Perhitungan Hari Kesuburan
Penelitian menunjukkan bahwa masa subur adalah 11-16 hari SEBELUM awal haid berikutnya (BUKAN pengertian selama ini; yaitu hari ke-14 +/- 3 hari SESUDAH awal haid).

Jadi misalnya ibu K istrinya pak Th, selama ini rata-rata siklus haidnya `dari haid ke haid lagi~ adalah 30 hari (satu siklus haid= 30 hari) maka;
30 hari dikurangi (11-16 hari) = Hari ke-14 s/d hari ke 19 adalah masa subur.

Bagaimana kalau siklus haidnya hanya 18 hari??
=> 18 hari dikurangi (11-16 hari) = Hari ke-2 s/d hari ke 7 adalah masa subur.

Lho, waktu haid hari ke-2 sudah subur? dan selesai haid pun langsung subur??
Ya, begitulah penjelasan dari dr. Caecilia Indriyani, MARS yang bisa ditangkap oleh penulis.

Jadi disarankan:
– Berhubungan seks sebanyak-banyaknya di hari-hari masa subur kalau ingin segera punya anak, atau
– Jangan berhubungan seks pada masa subur bila ingin menunda anak.

(Ternyata Allah SWT menghendaki agar kaum hawa pandai berhitung sejak mula masa haidnya😀 )
Btw, bu K istrinya pak Th kira-kira siapa ya? (gak penting banget…)

Puncak kesuburan = dengan mengamati Lendir Cervix
Pada masa ‘puncak’ kesuburan seorang wanita, lendir cervix yang pada mulanya kering atau lengket, menjadi mulur dan makin banyak (rasa ‘basah’). Periode ini disertai keluarnya sel telur (Ovulasi).

Perlu diketahui dalam sperma laki-laki terdapat kromosom:
– X = benih perempuan, sifat asam, jalan lambat tapi sabar, hidup lebih lama.
– Y = benih laki-laki, sifat basa, jalan cepat dan tidak sabaran, hidup singkat.

Prinsip untuk memperoleh anak laki-laki:
Berhubungan badan SESUDAH pengeluaran sel telur (ovulasi), diharapkan sel spermatozoa yang mengandung kromosom Y bisa segera membuahi sel telur, karena kecepatannya yang luar biasa tersebut.

Jadi pada contoh siklus haid 30 hari; bersetubuh pada saat lendir mulur s/d hari ke-19.

Prinsip untuk memperoleh anak perempuan:
Berhubungan badan SEBELUM ovulasi, diharapkan sel spermatozoa yang mengandung kromosom Y mati lebih dulu karena belum menjumpai sel telur. Sedangkan kromosom X masih tetap sabar menunggui munculnya sel telur.

Jadi pada contoh siklus haid 30 hari; bersetubuh pada hari ke-14 s/d vagina terasa basah/ lendir mulur.

Demikian ringkasan MOB semoga bisa bermanfaat bagi pasangan yang mendambakan momongan.

Sebagai penutup, kiranya kita harus mengenali penemunya, jasa dan jerih payah Drs. John Evelyn Billings dan Fr Maurice Catarinich di Melbourne, Australia yang telah meneliti dan mengembangkan metode ini.

Genghis Khun


November 9, 2011 - Posted by | Medis | , , , , , , , ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: