FLIGHT of IDEAS….

Imajinasi, Ilusi & Halusinasiku…

HAKI (HKI), Barang Bajakan dan Seruan Boikot

Ada email dari salah satu pembaca Genghiskhun dot com, yang menanyakan mengenai prinsip Genghis Khun mengenai masalah HAKI/ HKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual) dan barang bajakan.
Silahkan disimak sambil nyeruput Wedhang Jahe…


Fatwa MUI no 1/MUNAS VII/MUI/5/2005 tentang PERLINDUNGAN HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL (HKI) menyebutkan bahwa:

“Setiap bentuk pelanggaran terhadap HKI, termasuk namun tidak terbatas pada menggunakan, mengungkapkan, membuat, memakai, menjual, mengimpor, meng-ekspor, mengedarkan, menyerah-kan, menyediakan, mengumumkan, memperbanyak, menjiplak, memalsu, membajak HKI milik orang lain secara tanpa hak merupakan kezaliman dan hukumnya adalah haram.”

HKI Meliputi:
1. Hak Perlindungan Varietas Tanaman
2. Hak Rahasia Dagang
3. Hak Desain Industri
4. Hak Desain Tata Letak Terpadu
5. Paten
6. Hak atas Merek
7. Hak Cipta

keseluruhan Fatwa dan penjelasan masing-masing Hak dapat dibaca sendiri di http://www.mui.or.id/index.php?option=com_content&view=article&id=79

Tentang Hak Atas Merek

“yaitu hak eksklusif yang diberikan oleh Negara Republik Indonesia kepada pemilik Merek yang terdaftar dalam Daftar Umum Merek untuk jangka waktu tertentu dengan menggunakan sendiri Merek tersebut atau memberikan izin kepada pihak lain yang menggunakannya.”

Contoh-Contoh Merek
Rokok: Gudang garam, Dji Sam Soe, Marlboro dll
Makanan & Minuman: McD, KFC, Coca Cola, Starbucks
Komputer: IBM, Intel, Microsoft

Menariknya, MUI juga menyerukan untuk memboikot beberapa merek dari Amerika.

“Salah satu cara kita, bangsa Indonesia dalam ikut membantu menyelesaikan pertikaian Israel dan Palestina adalah dengan menekan Amerika Serikat. Kita boikot semua produk Amerika dalam upaya mendesak pemerintahan Barack Obama nanti untuk bisa secepatnya menyelesaikan konflik Israel dan Palestina. Kita semua tahu, konflik antara Israel dan Palestina ini sudah berkepanjangan dan sudah harus diakhiri secepatnya,” kata Ma’ruf Amin, salah satu Ketua Komisi Fatwa MUI.”

Silahkan baca di http://nasional.kompas.com/read/2008/12/30/20381787/mui.serukan.boikot.produk.amerika

Dengan kata lain, MUI melindungi hak atas merek namun juga mengimbau beberapa merek untuk diboikot (?)
Dua hal yang terpisah, laiknya siang dan malam, ataukah bertautan?

Teman yang baik tersebut menulis;

“Mungkin bisa diartikan terlebih dahulu bahwa boikot = penolakan. Jadi sy rasa seruan boikot/penolakan MUI atas produk amerika tidak bertentangan dengan fatwa nya sendiri, karena tidak ada pelanggaran HKI yang ditimbulkan dari seruan tersebut.”

Apa benar? pengertian mudahnya; saya lindungi merek anda dari pembajakan, namun saya serukan pada orang-orang untuk tidak menggunakan produk anda. Apa ini bukan berarti merupakan kezaliman, mematikan merek secara tidak langsung alias pelanggaran atas kalimat “memperoleh perlindungan atas karya intelektualnya”

Standar Ganda?
Bagi sebagian pembaca akan bertanya-tanya tentang standar ganda ini. Namun bila dicermati lebih lanjut, ternyata ada pasal sebelumnya yang berbunyi:

“2. HKI yang mendapat perlindungan hukum Islam sebagaimana dimaksud angka 1 tersebut adalah HKI yang tidak bertentangan dengan hukum Islam.”

Jadi jelaslah di sini bahwa; Perampokan, Pencurian, Perampasan, Perjudian, Pelacuran sudah tentu bertentangan dengan hukum islam

Jadi kalau anda punya merek X yang dijual dengan tujuan hasil penjualan X untuk membantu perampokan tentu tidak termasuk dalam perlindungan. Misalnya produk McD yang terbukti digunakan untuk membantu Israel dalam rangka merampok tanah Palestina sedikit demi sedikit. Baca di: http://www.inminds.com

– Lalu apakah produk Y yang dijual untuk merusak badan (paru-paru), misalnya rokok, masih termasuk dalam perlindungan HAKI?
– Produk makanan M berisi pengawet diluar batas yang ditentukan LPOM, yang juga akan merusak tubuh, apakah masih termasuk dalam perlindungan HAKI?
Mari direnungkan….
Bagaimana mungkin kita bisa menghormati produk-produk seperti di atas, alih-alih membasmi bajakannya (kalau ada).

Oleh karena “perlindungan HKI tidak lagi diberlakukan” untuk “yang bertentangan dengan hukum Islam”, maka seruan boikot/ pemakaian produk lain/ bajakannya akan sangat relevan.
Apa betul pengertian seperti ini yang dimaksud oleh pak Ma’ruf Amin?

Definisi Boikot:
“A boycott is an act of voluntarily abstaining from using, buying, or dealing with a person, organization, or country as an expression of protest, usually for political reasons. It can be a form of consumer activism”.(1)

“Boikot atau pemulauan adalah tindakan untuk tidak menggunakan, membeli, atau berurusan dengan seseorang atau suatu organisasi sebagai wujud protes atau sebagai suatu bentuk pemaksaan.”(2)

Sedangkan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia:
“bersekongkol menolak untuk bekerja sama (berurusan dagang, berbicara, ikut serta, dsb)”(3)

Jadi jelas di sini bahwa boikot adalah tindakan untuk tidak menggunakan (merk asli), membeli (merk asli), atau berurusan dengan merk asli tersebut. Dengan menolak merk asli, maka merk asli tidak akan mendapat lagi dukungan dana yang akan disalurkan ke Israel.

Bagi Genghis Khun, Penekanan boikot adalah pada terputusnya aliran dana kita menuju US/ Israel.

Teman baik yang lain pernah berkata:
“Hari gini boikot? sana tinggal dihutan saja…”
Saran yang logis, tapi hanya bagi yang berpemahaman kaku, katrok dan primitif🙂.
Bukankah bisa diganti dengan produk lain tersebut di atas?

Genghis Khun
“Boikot US/ Israel atau beli produk lain dengan kualitas hampir sama

Baca lebih lanjut:
1. http://en.wikipedia.org/wiki/Boycott
2. http://id.wikipedia.org/wiki/Boikot
3. http://www.kamusbesar.com/5289/boikot


November 24, 2011 - Posted by | Agama | , , , ,

1 Komentar »

  1. Bismillah…

    anda ulama?

    =================================================
    Genghis Khun:
    Insya Allah

    Komentar oleh Ramadhan | Januari 2, 2012 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: