FLIGHT of IDEAS….

Imajinasi, Ilusi & Halusinasiku…

5 Prinsip Muslim dalam Menerima Informasi

Lokasi Kerusuhan Sampang 2012 Kita tahu bahwa informasi datang dan pergi, seperti air bah yang mengalir deras, adakalanya hanya fitnah, dugaan dan tuduhan semata, yang hanya menjadikan kita malah menjadi Muslim Paranoid.

Padahal Nabi Muhammad Shalallahu alai wa sallam telah membina kita dengan prinsip sederhana yang terangkum menjadi 5 point:

1. Prasangka Baik
2. Menghakimi yang tampak (lahiriah)
3. Waspada
4. Tabayyun
5. Mubahalah (bila perlu)

Penjabarannya sbb:
1. Prasangka Baik
QS 010 Yunus 36:
Dan kebanyakan mereka tidak mengikuti kecuali persangkaan saja. Sesungguhnya persangkaan itu tidak sedikitpun berguna untuk mencapai kebenaran.
Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan.

QS 049 Al Hujuraat 12:
Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain.
Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.

Ternyata akan kita sadari bahwa di sekitar kita banyak yang “mencari-cari keburukan orang dan menggunjingkan satu sama lain.”🙂

2. Menghakimi yang tampak (lahiriah)
QS 035 Faathir 38:
Sesungguhnya Allah mengetahui yang tersembunyi di langit dan di bumi. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui segala isi hati.

Kisahnya adalah bersedianya Nabi Muhammad SAW untuk mengadakan perjanjian dengan Yahudi, padahal Nabi Muhammad tentu sudah tahu bahwa sejak dahulu kala kaum Yahudi selalu mangkir dan berbuat jahat. Tapi apa yang dilakukan Nabi terhadap Yahudi yang memeranginya, Bani Nadhir, Bani Quraizah dan dalam perang Khaibar? Nabi memaafkan ketika kaum Yahudi menampakkan tanda-tanda untuk menyerah dan berdamai.

3. Waspada
QS 009 At Taubah 107:
Dan (di antara orang-orang munafik itu) ada orang-orang yang mendirikan masjid untuk menimbulkan kemudharatan (pada orang-orang mukmin), untuk kekafiran dan untuk memecah belah antara orang-orang mukmin serta menunggu kedatangan orang-orang yang telah memerangi Allah dan Rasul-Nya sejak dahulu.
Mereka Sesungguhnya bersumpah:
“Kami tidak menghendaki selain kebaikan.” Dan Allah menjadi saksi bahwa sesungguhnya mereka itu adalah pendusta (dalam sumpahnya).

QS 063. Al Munaafiquun 4:
Dan apabila kamu melihat mereka, tubuh-tubuh mereka menjadikan kamu kagum. Dan jika mereka berkata kamu mendengarkan perkataan mereka. Mereka adalah seakan-akan kayu yang tersandar (maksudnya untuk menyatakan sifat mereka yang buruk meskipun tubuh mereka bagus-bagus dan mereka pandai berbicara, akan tetapi sebenarnya otak mereka adalah kosong tak dapat memahami kebenaran.).

Mereka mengira bahwa tiap-tiap teriakan yang keras ditujukan kepada mereka. Mereka itulah musuh (yang sebenarnya) maka waspadalah terhadap mereka; semoga Allah membinasakan mereka. Bagaimanakah mereka sampai dipalingkan (dari kebenaran)?

Khotbah Nabi saat Haji Wada’:
“Wahai manusia sekalian,
Sesungguhnya syetan itu telah berputus asa untuk dapat disembah di negeri ini, akan tetapi syetan akan terus berusaha (untuk menganggu kamu) dengan cara yang lain. Syetan akan berbangga jika kamu sekalian menaatinya untuk melakukan pelanggaran kecil yang terus-menerus.
Oleh karena itu hendaklah kamu menjaga agama kamu dengan baik.”

Kisahnya adalah tatkala Nabi sudah berhijrah, beliau tetap mewaspadai upaya rongrongan dari kaum Yahudi, munafik maupun Kafir Quraisy.

Atau mari kita tengok ulang kisah Snouck Hurgronje di Aceh, juga Lawrence of Arabia.

Jadi bukan tidak mungkin di sekitar kita ada orang-orang yang menjadikan kita kagum, bacaan Al Qurannya bagus tapi sebenarnya adalah intel yang sengaja disusupkan untuk memecah belah.

4. Tabayyun
QS 049 Al Hujuraat:
Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.

Kisahnya adalah ketika ada yang melaporkan bahwa Al Harits bin Abi Dhirar al-Khuzai menolak menyerahkan zakat yang telah dikumpulkannya kepada Rasulullah. Padahal ini hanyalah fitnah.

Kasus fitnah terbaru adalah kerusuhan di kota Sumbawa Besar hanya gara-gara seorang petugas Warnet yang meng-upload foto perempuan muslimah dengan berita “Korban Perkosaan oleh Polisi Hindu”. Padahal sebenarnya hanya korban kecelakaan.

5. Mubahalah bila perlu
QS 003 Ali ‘Imran 61:
… Marilah kita memanggil anak-anak kami dan anak-anak kamu, isteri-isteri kami dan isteri-isteri kamu, diri kami dan diri kamu; kemudian marilah kita bermubahalah kepada Allah dan kita minta supaya la’nat Allah ditimpakan kepada orang-orang yang dusta.

Mubahalah ialah masing-masing pihak diantara orang-orang yang berbeda pendapat mendoa kepada Allah dengan bersungguh-sungguh, agar Allah menjatuhkan la’nat kepada pihak yang berdusta.

Misalnya ada yang berprasangka buruk menuduh bahwa Habib Rizieq Shihab dan dr. Joserizal Jurnalis dari MER-C adalah Syiah. Banyak saudara-saudara kita yang terhasut oleh berita ini. Anehnya informasi yang beredar ini tanpa tabayyun.

Padahal nabi mengajarkan tabayyun (crosscek), dan mubahalah bila kita meyakini prinsip yang benar. Jadi seharusnya si penuduh bertabayyun langsung ke sumbernya, kalau perlu dilakukan mubahalah antara si penuduh dengan yang dituduh.

Seorang sejawat menuliskan status di account Facebook mengenai larangan untuk membeli buku terbitan penerbit X karena dicurigai berbau Syiah. Seharusnya sejawat ini bertabayyun dulu ke penerbit tersebut dan kalau dicurigai si penerbit melakukan Taqiyah, bisa diupayakan dengan ajakan mubahalah.

Bila salah satu pihak; si penuduh/ tertuduh menolak diajak bermubahalah, Insya Allah akan mempertegas keyakinan khalayak mengenai siapa yang jahil dalam hal ini.

Akhirnya kalau informasi ini benar tentu dari Allah Subhana wa Ta’ala, tapi kalau tidak benar tentu dari Genghis Khun dan mohon segera dikoreksi.

Semoga bermanfaat

Genghis Khun

Rujukan:
1. Al Quran Terjemah DEPAG RI
2. http://id.wikipedia.org/wiki/Paranoid
3. http://id.wikipedia.org/wiki/Christiaan_Snouck_Hurgronje
4. http://en.wikipedia.org/wiki/T._E._Lawrence
5. Sirah Nabawiyah Mustafa Sibaie
6. http://nasional.vivanews.com/news/read/385065-rusuh-sumbawa–33-jadi-tersangka
7. http://www.suara-islam.com/read4856–Billderberg-dan-Krisis-Suriah.html
8. http://satuislam.wordpress.com/2012/06/28/mubahalah-ustadz-husein-alatas-vs-dr-haidar-bawazier/, anehnya berita ini jarang ada yang mengutip. Kebanyakan malah mengutip kisah pre-Mubahalah yang mendiskreditkan RASIL.

Februari 8, 2013 - Posted by | Agama, Opini | , , , , ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: