FLIGHT of IDEAS….

Imajinasi, Ilusi & Halusinasiku…

Siapa pelaku Serangan Gas Sarin Di Suriah?

gas sarin di Suriah Berikut ini diskusi menarik antara Solechin Prasetyo, dokter relawan medis dari Hilal Ahmar Society (HASI) dengan Joserizal Jurnalis dari MER-C mengenai gas Sarin yang pernah digunakan dalam konflik Suriah (Khan al Assal dan Ghouta Timur) bulan Agustus 2013.

Berikut ini daerah yang terpapar gas tersebut silahkan di zoom:

800px-State_Department_map_of_Gouta_chemical_attack.svg

Siapakah pelakunya? Bashar Assad (pemerintah Syria) ataukah Oposisi?

Menurut Solechin Prasetyo:

” Senjata kimia dengan muatan sarin dalam jumlah masif selama ini masih disimpan oleh tentara NUshairi Bashar Assad (dan diakui oleh AS, PBB) sehingga setelah kejadian Ghoutah, PBB dan AS langsung mencak2 dan meneriakkan pemusnahan2 senjata kimia sampai bela-belain kirim kapal tanker ke laut mediteranean, selain itu bagaimana mungkin pihak oposisi yg hanya punya ak47 dan senjata anti pesawat buatan tukang las lokal dengan gagang pedal sepeda bisa mendapat senjata kimia yg operasionalnya, distribusinya, penyimpanannya membutuhkan kondisi khusus u stabilisasi sarin.”

“Dan seperti kita lihat amerika hanya menggertak saja, karena takut dengan koalisi Rusia, Iran, China, Korut.”

“gas sarin ini konsentrasinya akan semakin tinggi didalam tubuh seseorang melalui paparan yg dia terima (jalur masuk utama sarin adalah T. respiratorius, mucosa dan integumen), kita sama-sama tahu luas permukaan tubuh balita sangatlah kecil (exposure total) dan belum bisa menahan nafas selama orang dewasa. ditambah lagi penduduk syria tinggalnya di basement u menghindari bom dari udara, sehingga gas yg masa jenisnya lebih berat dari udara biasa akan memenuhi basement dimana anak2 tertidur.”

Menurut dr. Joserizal Jurnalis:

“Ada 2 peristiwa serangan senjata kimia yg disiarkan bahwa pemerintah yg melakukan yaitu di Khan al Assal dan Ghouta Timur. Kedua peristiwa tersebut adalah FALSE FLAG OPERATION agar AS dan NATO turun LANGSUNG di Syria spt di Libya.. Ini yg disebut CONDITIONING utk HUMANITATIAN WAR AS dan NATO.”

“Serangan senjata Kimia di Khan Al Assal sdh diinvestigasi oleh Carla de Ponte, investigator PBB. Dia menyatakan bahwa yg melakukan adalah oposisi”

“Serangan senjata kimia di Ghouta Timur diinvestigasi oleh MOTHER AGNES M. Dia mempertanyakan kok korbannya banyak anak2. Kemana korban wanita dewasa dan laki2 dewasa serta orang tua anak2 tsb. AS sdh bersiap menyerang syria akibat tuduhan serangan senjata kimia di Ghouta Timur ini.

“Penyelidik PBB menyatakan memang ada serangan senjata kimia di Ghouta Timur tapi tidak menyebutkan pelakunya..”

“permerintah Syria memang mempunyai senjata kimia, tujuannya utk melawan Israel yg juga punya senjata kimia. AS dan NATO sdh lama memperingatkan bahwa pemerintah Syria jangan melewati RED LINE dan kalau melewati red line AS dan NATO akan turun langsung. Red line disini maksudnya adalah jangan menggunakan senjata kimia melawan oposisi. Setelah kejatuhan Al Qusair, arah peperangan MULAI BERBALIK, pasukan pemerintah mulai LEADING dimana-mana, di front Timur (Dar El Zor dll), front Barat (pergunungan Qalamun), front Selatan (Daraa dll), front Utara (Latakia, Aleppo, Kessab dll) dan front Tengah (Hama, Homs dll). Jadi tidak ada alasan rezim utk menggunakan senjata kimia krn mereka SEDANG LEADING. Apalagi saat kejadian di Ghouta, tim PBB SEDANG berada di Damaskus.”

“CONDITIONING utk serangan LANGSUNG AS dan NATO ini BUKAN hanya soal serangan senjata kimia TAPI juga soal HOULA MASSACRE. Kejadian pembantaian massal di Houla awalnya dituduhkan ke rezim lalu ada foto yg direlease oleh BBC utk menggambarkan banyaknya korban. Untung fotografer foto tsb protes ke BBC bahwa foto tsb adalah kejadian di Iraq. Nama fotografernya adalah MICHAEL DE LAURO”

“Kasus meninggalnya As Syahid Syaikh RAMADHAN AL BUTI juga awalnya dituduh rezim yg melakukan. Ternyata belakangan yg melakukan adalah pihak oposisi. Jadi TERLALU BANYAK DUSTA dalam konflik Syria ini.

Selengkapnya silahkan disimak sambil minum Es wedhang jahe…
Sarin

Sumber di sini

Informasi di wikipedia sendiri ternyata juga simpang siur. baca di wikipedia atau di Versi Indonesia

Seperti halnya kasus terbakarnya sebuah pasar, pelaku bom kimia dipastikan akan menjadi misteri; apakah “sengaja dibakar oleh preman” ataukah “korsleting listrik”.
Dan akan ada banyak jawaban utk setiap pertanyaan, yg penting KONSISTEN.

Walaupun berbeda pandangan dan informasi yang simpang siur, Insya Allah MER-C dan HASI tetap akan bersinergi walaupun saat ini sedang fokus dengan prioritasnya masing-masing.

“HASI diberi amanah oleh MER-C untuk terlibat dalam pembangunan Rumah Sakit Indonesia di Gaza Palestina dalam sektor pengadaan Bank Darah. Untuk itu, tim Hilal Ahmar Society telah dua kali mengirim tim untuk assesmen ke Jalur Gaza. Pertama bulan Juli 2010 dan kedua pada bulan November 2010.”

Insya Allah…, Baca di www.hasi.or.id

Akhirnya, Mari kita semua agar peduli dengan para korban kezaliman (dimanapun dan siapapun pelakunya),
Bekerja secara KONSISTEN, ADIL, JUJUR …gak pake tipu-tipu… dan berdoa agar senantiasa di ridhloi oleh Allah subhana wa ta’ala amin…

Genghis Khun

Rujukan:
https://www.facebook.com/joserizal.jurnalis/posts
solechin-prasetyo/darurat-senjata-kimia-gas-sarin-di-suriah
http://www.hasi.or.id
Mengapa-mesti-tabayyun
wikipedia atau di Versi Indonesia

September 13, 2014 - Posted by | Investigasi | , , , , ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: