FLIGHT of IDEAS….

Imajinasi, Ilusi & Halusinasiku…

Melacak Pembunuh Al Husayn bin Ali

Munich_1_PosterFilm Munich (2005), yang dibintangi oleh Eric bana diilhami oleh kisah Operasi Bayonet untuk memburu Organisasi Black September pelaku pembunuhan atas 11 Atlit Israel pada a Olimpiade 1972 di Munich.

Satu persatu para pembunuh atlit Israel ini diburu oleh agen Israel. Beberapa diantaranya:


1. Muhammad Youssef al-Najjar (Abu Youssef); Kamal Adwan; dan Kamal Nasser, di bunuh di Lebanon.
2. Ali Hassan Salameh , pengawal Yasser Arafat, dibunuh oleh bom mobil di Beirut pada tanggal 22 Januari 1979.
3. Abdel Wael Zwaiter, dibunuh di Roma.
4. Mahmoud Hamshari; rumahnya di Paris di bom.
5. Di Siprus, kamar hotel Husayn Al Bashir (Husayn Abd Al Chir) di bom.
6. Zaiad Muchasi, di bunuh di Athena.

Misi Memburu dan berhasil mendapatkan buruan merupakan sisi menarik sebuah misi, walaupun kisah ini kebetulan dilakukan oleh Israel dengan segala dukungan dana dan bantuan para informannya.

Perlu diketahui, negara yang dinamakan Israel, adalah sekumpulan orang-orang yang menindas sebuah bangsa yaitu palestina. Warga Israel sendiri merupakan orang-orang siap tempur, tak terkecuali atlit Israel yang berhasil dibunuh di Munich. Jadi salah besar jika menyebutkan bahwa ada dikotomi milisi dan sipil di Israel.

Pernyataan terbaru oleh Abu Daoud, yang diduga dalang dari pembunuhan atlit di Munich, menyebutkan bahwa salah satu warga Palestina yang dibunuh oleh Mossad tidak punya kaitan dengan operasi Munich.

Kisah Salah tangkap, salah bunuh, penindasan dan lain-lain merupakan berita ‘biasa’ bagi bangsa yang mengklaim sebagai chosen people ini.

==

Pasca pembunuhan Al Husayn cucu nabi Muhammad SAW, ada beberapa kelompok yang menggalang misi Khusus memburu para pembunuh cucu nabi ini.
Mari kita ikuti kisahnya:

Tanggal 10 Muharram merupakan tanggal yang tidak bisa dilupakan oleh kalangan umat Islam karena hari itulah terjadinya pembantaian Husayn bin Ali bin Abi Thalib oleh pasukan Yazid bin Muawiyah, tepatnya (61 tahun setalah hijrahnya Nabi).

Peristiwa tersebut menurut Habib Rizieq merupakan pembeda antara Haq dengan Bathil.

Cerita dimulai pada masa Khulafaur Rasyidin.
Btw, Berapakah Jumlah Khulafaur Rasyidah?

Menurut petunjuk Nabi Muhammad SAW, sesudah beliau wafat akan dilanjutkan masa kekhilafahan selama 30 tahun. Sesudah itu muncul Kerajaan.

Nabi wafat 21 Rabiul Awal 11 H

Masa Abu Bakar 2 tahun 3 bulan 10 hari
Masa Umar 10 tahun 6 bulan 5 hari
MasaUtsman 12 tahun kurang 12 hari
Masa Ali bin Abi Thalib 4 tahun 8 tahun
Masa Hassan bin Ali 7 bulan 21 Rabiul Awal 41 H

Agar genap 30 tahun, maka masa Hassan harus dimasukkan sebagai masa Khulafaur Rasyidin. Total seluruhnya 30 tahun lebih 3 hari. Dengan asumsi 3 hari adalah masa musyawarah.
Jadi Total Khalifah sebenarnya ada 5 (Lima) Khalifah (bukan empat). Ini menurut habib Rizieq Shihab.

Lalu apa jasa Al Hassan?
Al Hassan berhasil mendamaikan kaum Muslimin antara pendukung Muawiyah dengan pendukung Ali bin Abi Thalib.

Bagaimana cara mendamaikan antara kedua kelompok yg sedang bersitegang ini?
Al Hassan bersedia turun dari Kekhalifahan dengan syarat sbb:

– Setelah Muawiyah meninggal dunia/ tidak menjadi Khalifah, Al Hasan akan naik lagi menjadi Khalifah/ diserahkan oleh keputusan Syuro bila al Hassan juga meninggal dunia.

– Stop caci maki terhadap Ali bin Abi Thalib => tapi syarat ini ditolak oleh Muawiyah. akhirnya Al Hassan hanya memminta syarat agar caci maki tidak dilakukan di internal keluarga Ali. Dan syarat ini diterima.

(ternyata yang paling keras menolak perjanjian ini adalah Al Husayn)

Al Husayn bin Ali menolak Perjanjian damai antara Al Hassan dengan Muawiyah dengan argumentasi sbb:
1. Al Hassan adalah Khalifah yg SAH dipilih oleh kaum muslimin, bukan dipilih oleh bapaknya (Ali bin Abi Thalib) atau yang lain.

2. Muawiyah adalah pemberontak Khalifah sebelumnya (Khalifah Ali), berdasarkan hadits mengenai Ammar bin Yasir:
“Hai Ammar, nanti engkau akan dibunuh oleh kelompok pemberontak/ pembangkang”

Siapa kelompok pemberontak/ pembangkang tersebut?
Perlu diketahui Ammar terbunuh ketika berperang di pihak Ali. Muawiyah saat itu hanya berkata;
“yang membunuh adalah yang mengirimnya”

Tentu saja hal ini menyebabkan kegusaran di kalangan pasukan kedua belah pihak.
Ali bin Abi Thalib menjawabnya dengan ilmu;
“Kalau memang yang membunuh Ammar adalah yang mengirimnya, maka yang membunuh Hamzah adalah Rasulullah? Yang membunuh syuhada Uhud dan Badar adalah juga Rasulullah?”

3. Muawiyah tetap mencaci maki Ali.

Walaupun punya landasan argumentasi yang jelas, namun selama 20 tahun kekuasaan Muawiyah Al Husayn tidak berontak. Bisakah kita sendiri meniru kebesaran jiwa Al Hassan dan Al Husayn?

==

Menjelang akhir kekuasaan Muawiyah terjadi hal-hal yang menjadi pemicu kemarahan Al Husayn yaitu sbb:

1. Pembunuhan atas shabat Nabi yang lain (tarikh Thabari), misalnya Uzur bin Adi
Pembunuhan ini membuat marah Siti Aisyah.
Abdurrahman bin Albalawi (ashabussyajarah, sahabat yang membaiat Nabi di bawah pohon)

2. Muawiyah mengangkat Putra Mahkota, Yazid.
Saat mengangkat Yazid, Muawiyah berpesan mengenai peta perpolitikan dan konflik saat itu:
– Abdullah bin Umar, tidak mungkin membaiatmu, tapi jangan khawatir karena dia sudah jadi ahli ibadah.
– Husayn bin Ali. kalau dia berontak, lawanlah tetapi kalau kau menang jangan dibunuh
– Abdullah bin Zubair, ini keras kepala seperti serigala. Kalau angkat senjata. habisi!
– Bila ahli Madinah berontak, lepaskan Uqbah bin muslim (orang ganas)

Alasan Muawiyah mengangkat Yazid putranya sbb:
1. yazid cakap dan piawai.
2. Untuk menyatukan seluruh umat islam.
3. Didukung berbagai pimpinan suku di Syam.

Padahal Yazid, saat itu 29 tahun, terkenal suka judi, mabuk-mabukan.

Al Husayn menolak baiat atas Yazid dengan alasan:
1. Khalifah bukan warisan tetapi melalui Syuro. Silahkan scrolling lagi ke atas, isi perjanjian antara Muawiyah dengan al Hassan.
2. Yazid berperilaku buruk.
3. Masih banyak sahabat nabi yang masih hidup.

Tak pelak mulai muncul teror agar Al Husayn segera membaiat Yazid.
Karena teror dan tekanan untuk membaiat makin menjadi-jadi maka Al Husayn hijrah ke Mekkah. Abdullah bin Zubair juga menolak baiat, dia hijrah sehari lebih dulu.

Husayn kemudian memutuskan berangkat ke Kufah walaupun sudah dicegah oleh para ulama Mekkah karena penduduk Kufah terkenal suka berkhianat.

Muslim bin Aqil, utusan Husayn yang sudah tiba lebih dulu di Kufah, mengatakan bahwa di Kufah memang sudah bersiaga 40 ribu pasukan.

Usai ibadah shalat istikharah, Husayn berangkat ke Kufah dengan kemantapan hati sbb:
1. Merubah kemungkaran hukumnya wajib
2. Informasi kekuatan Nahimunkar ada di Kufah

Rombongan 72 orang; 32 berkendaran 40 jalan kaki

Yazid tentu saja tak lengah dalam memperhatikan sepak terjang rivalnya ini. Yazid segera mengganti Gubernur Kufah, An Nu’man bin Bashir, dengan Ubaidillah Ibnu Ziyad.

Ubaidillah Ibnu Ziyad diberi wewenang penuh dalam menghadapi Husayn.
Kemudian Ubaidillah ibnu Ziyad mengumpulkan Kepala Kabilah, dibujuk rayu diberi fasilitas lebih agar tidak mendukung Husayn.
Akhirnya dari 40 ribu dukungan kini tersisa 12 ribu!

Ketika Hani bin Urwah ditangkap, muslim bin Aqil mengerahkan 12 ribu penduduk untuk mengepung rumah Gubernur. Tetapi tiba-tiba Kepala-kepala Kabilah menarik para keluarganya untuk pulang dan mutuskan berlepas tangan dari masalah.
Sehingga 12 ribu dukungan tinggal bersisa 300 orang!

Hingga akhirnya Muslim bin Aqil sendirian, ditangkap dan dibunuh tgl 9 Dzulhijjah hari Arafah. Mayat Muslim bin Aqil dan Hani bin Urwah di salibkan di pasar.

8 Dzulhijjah Al Husayn meninggalkan Mekkah.

Rute: tamim-asshafa-Urwah-taruk/ parut-takbiyah-subala-sarof
al qadisiyah-karbala.

Ribuan pasukan dikerahkan oleh pihak Yazid dengan Panglima tempUr Umar bin saad bin abi waqqash dan komandan Batalyon Al Furu bin Yazid

Pasukan inilah yang nanti akan berhadapan dengan 72 orang rombongan keluarga nabi (32 diantaranya berkuda)

Maka Demikianlah, akhirnya terjadi pembantaian yang mengerikan keluarga Nabi oleh pasukan Yazid pada tahun 61 H. Hal yang mustahil ada dalam benak seorang muslim sekalipun.
Husayn meninggal dunia dengan 33 tusukan dan 34 sayatan.

Para syuhada Karbala (perhatikan bahwa ada nama yang dinamai Abu Bakar, Umar dan Utsman):
Ketujuh putra Ali bin Abi Thalib:
– Al Husayn
– Muhammad
– Abu Bakar
– Umar
– Utsman
– Jafar
– Abbas

Keempat putra Al HAssan
– Abdullah
– Abu Bakar
– Umar
– Utsman
– Al Qasim

Kelima putra Al Husayn
– Ali
– Abdullah
– Abu Bakar
– Umar
– Ali Al Asghar

Ketiga putra Aqil bin Abi Thalib
– Jafar
– Abdullah
– Abdurrahman

kedua cucu
– Abdullah
– Muhammad

kedua cucu Jafar ath Thayyar
– Aun
– Muhammad

Di Kemah/ tenda terdapat:
Zainab binti Ali
Fatimah binti Ali
Sukainah binti Husayn
Ali al Awthar, 16-17 tahun, sedang sakit
(Ali Zainal Abidin/ Ali Assajjad)

Al Hassan bin Hassan, kanak-kanak.

==

Mukhtar bin Assaqofi, pasca kematian Husayn, mendata pihak-pihak yang bertanggung jawab atas kematian Al Husayn untuk diburu dan dibunuhnya:

1. Yazid bin Muawiyah, Penguasa Pusat. Mati umur 33 tahun
2. Ubaidillah Ibnu Ziyad (Gubernur Basrah dan Kuffah).
Dibunuh dan dipenggal oleh pada Ibrahim Ibnu Asytar.
3. Umar bin Saad bin Abi Waqqas (Panglima Pasukan Ubaidilah).
Dibunuh oleh pasukan Mukhtar bin Assaqofi
4. Seluruh Pasukan Ibnu Ziyad
5. Penduduk Kufah, penulis surat ke Al Husayn tapi berkhianat
6. Hakim bin Tufail, yang memanah Al Husayn.
7. Sinan bin Annas an Nakha’i, yang menebas Al Husayn. Rumah hancur dan menjadi gila hingga tua renta.
8. Syimr (Shimr ibn Thil-Jawshan), yang memenggal. Orang ini dibunuh dan jasadnya dilempar untuk makanan anjing.
9. Khuli bin Yazid al-Ashbahi, yang membawa kepala Al Husayn menuju Ubaidillah. Dibunuh dan jasadnya di bakar.

==

Abdullah bin Zubair setelah mendengar kabar meninggalnya Husayn segera mencabut baiat atas Yazid dan mengumumkan berdirinya Khalifah Baru. Penduduk Mekkah dan Madinah juga beramai-ramai membaiat Abdullah bin Zubair.

Bagaimana dg Ali Zainal Abidin yang selamat? di kemudian hari menjadi zuhud dan ahli ibadah.

Bagaimana sebenarnya status Yazid dalam Islam?
Jumhur ulama Ahlussunnah menghukumi sbb:
– Fasiq dan jahat, tetapi tidak Kafir.
– Jangan mencintai, jangan membela dan jangan melaknat.

==

Hikmah yang bisa kita ambil dari Kisah ini adalah;
Jangan takut dikucilkan atau dibantai karena membela yang haq.

Contoh sepele yg biasa kita temui:
Dikucilkan oleh sejawat PNS karena tidak mau menerima kuitansi dengan jumlah yg berbeda (dipotong)

Genghis Khun

Sumber:
Tausiah Habib Rizieq di Radio Rasil. Link:
http://www.4shared.com/mp3/eJ2R5Vcg/Kajian_tentang_asyura_dan_karb.html

Habib Rizieq, beraliran Ahlussunnah wal jamaah Mazhab Imam Maliki, Asy’Ari
Materi-materi lainnya bs download di
http://www.4shared.com/folder/X2Rf_jtt/Dakwah_Habib_Rizieq.html
http://www.4shared.com/folder/h5yZ0YMI/005/fpi_tambora_.html
http://www.4shared.com/folder/z4AE_Rq-/_online.html
http://satuislam.wordpress.com/2012/12/21/1733/

Rujukan lain:
http://en.wikipedia.org/wiki/Hasan_ibn_Ali
http://en.wikipedia.org/wiki/Husayn_ibn_Ali
http://en.wikipedia.org/wiki/Abd_Allah_ibn_al-Zubayr

http://glempangpasir.wordpress.com/2012/11/05/siapakah-sebenarnya-al-mahdi/
http://www.islam-institute.com/al-mukhtar-ats-tsaqafi-sejarah-singkat-seputar-syiah-rafidhah.html
http://en.wikipedia.org/wiki/Battle_of_Karbala
http://en.wikipedia.org/wiki/Al-Mukhtar
http://en.wikipedia.org/wiki/Ali_ibn_Husayn_Zayn_al-Abidin
http://en.wikipedia.org/wiki/Black_September_(group)

Oktober 29, 2014 - Posted by | Agama, Investigasi, Resensi | , ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: