Bhairawa Tantrayana vs Islam Nusantara vs Ngabdullah Ibrahim Tunggul Wulung (Toenggoel Woeloeng)_ Integrasi Google Maps

Menyambung tulisan tentang Peradaban dunia, baca sebelumnya Kisah Kaleb, Abrahah dan Musnahnya Gereja Orthodoks Sana’a , kali ini merupakan Kronologis masuknya Islam ke Indonesia dari abad ke-1 hingga ke-21, dengan sudut pandang terutama dari Jawa.
Kita jadi tahu bahwa Keturunan Nabi Muhammad yang masuk ke Nusantara membawa Islam yang damai.
Kehadirannya di Indonesia seolah ‘balapan‘ dengan ‘pasukan resmi dan keras’ dari Dinasti Islam dari arah utara India (Ghurid dan India).

Keturunan ini juga yang pada akhirnya membebaskan penduduk jawa dari cengkeraman kasta dan tumbal para Ksatria dan Brahmana Nusantara.

Kelompoknya dikenal sebagai Wali Songo.

Kita juga jadi tahu bahwa ada kitab-kitab fiktif/ karangan semata yang masih dijadikan panutan sejarah saat ini, semisal Babad Kadhiri atau Dharmagandul (lihat data sesudah perang Diponegoro tahun 1830 M)



Gunakan fasilitas “Find“, atau Searching atau Ctrl + F untuk mencari tokoh atau kata kunci tertentu…

Selamat Menikmati
Secara Kronologis runtut dan teratur, namun lokasinya berubah-ubah, karena sengaja hendak menghubungkan peradaban Jawa dengan datangnya Islam dan Kristen. Semoga pembaca tidak bingung …

Tanda tanya dobel (??) berarti masih perlu diverifikasi lagi.

=========================================================================
25000 SM – 130 SM Rentang tahun ini diduga Situs Gunung Padang dibangun
400 SM – berdiri Kerajaan Caringin Kurung di Gunung Salak.
242 – 226 SM – Dibangunnya Candi Agung Amungtai – Leluhur suku Dayak.
Di pertemuan Sungai Negara, Sungai Tabalong, dan Sungai Balangan, 190 kilometer dari Banjarmasin.

Disinyalir sebagai lokasi berdirinya kerajaan Nan Sarunai (atau Kuripan, Tabalong, Tanjungpuri).

230 SM – Ki Sendang/ Kie Sen Dhang (60th) tiba di Jawa dari Sampit Hilir, Nusa Barunai/ Kalimantan, menjadi Datu Tanjung Putri.
Menetapkan kalender jawa Whuning Sebagai tahun 1 dan membuat arca Ki Sendang dari batu hitam sebesar orang dewasa.

1 M – berdiri Kerajaan Sagara Pasir di Bekasi.

70 M – Bait Suci di Jerusalem dihancurkan oleh Titus. Orang Yahudi berhamburan keluar dari Jerusalem.
Aji Saka/ Empu Sengkala dari Hindustan datang ke Rembang lalu ke Medangkamulan (Grobogan), menantang raja kanibal Dewatacengkar.

78 M – Aji Saka menjadi Raja setelah mengalahkan Dewatacengkar.
Mengawali Tahun SAKA Kalender Hindu, menggunakan siklus matahari.
Latin: Anno Javanico atau AJ

==========================
Pendapat lain;
Aji Saka datang ke Jawa tahun 456 M.(Babad Sengkalaning Momana ditulis tahun 1865 M)
==========================
Al Biruni dalam tulisannya;

Seorang penguasa Shaka menginvasi India barat laut dan menindas Hindu. Menurut satu sumber, dia adalah seorang sudra dari kota Almanṣūra; Menurut yang lain, dia adalah seorang non-Hindu yang datang dari barat. Pada 78 M, raja Hindu Vikramaditya mengalahkannya dan membunuhnya di wilayah Karur, yang terletak di antara Multan dan kastil Loni. Para astronom dan orang lain mulai menggunakan tanggal ini sebagai awal era baru. [10]

Karena ada perbedaan lebih dari 130 tahun antara era Vikramaditya dan era Shaka, Al-Biruni menyimpulkan bahwa pendiri mereka adalah dua raja dengan nama yang sama. Era Vikramaditya dinamai yang pertama (tahun 57 SM), dan era Shaka dikaitkan dengan kekalahan penguasa Shaka oleh Vikramaditya kedua (Tahun 78 M)

Nama zaman ini kelak diubah menjadi Vikrama Samvat pada masa pemerintahan Chandragupta II (380-415 M)

Munculnya aksara jawa gara-gara dua abdi Aji Saka; Dora dan Sembada, keduanya mati karena sama-sama memegang amanat Aji Saka.
Aksara Jawa:
Hana caraka
Data sawala
Padha jayanya
Maga bathanga

Yang artinya:
Ada abdi-abdi yang setia
Terlibat dalam perkelahian
Mereka sama-sama kuat
Dan telah menemui ajalnya

89 M – Gunung Agung di Bali meletus (Babad Pasek)

100 M – Tanjung putri dipimpin oleh Datu Hang Tsuwan di kota Bejagung (Hang Tuban).

SALAKANAGARA
130-150 M – Kerajaan Salakanagara, cikal bakal suku asli Sunda, kerajaan paling awal Nusantara dengan pengaruh ajaran Hindu dan Budha yang didirikan oleh pedagang India bernama Dewawarman, yang dijadikan menantu oleh Aki Tirem Sang Aki Luhur Mulya/ prabu Angling Dharma/ Wali Jangkung, penguasa Jawa bagian Barat.

200 M – Claudius Ptolemaeus/ Ptolemeus menyebutnya Argyrè (negara Perak/ Salakanagara).
Claudius Ptolemaeus juga sempat menyebutkan adanya daerah Jabadiu/ Jawa Dwipa, menyebut pulau Papua dengan nama Labadios

Silsilah Aki Tirem bin Ki Srengga bin Nay Sariti Warawiri binti Aki Bajul Pakel.(Naskah Wangsakerta).
Sedangkan menurut Novel Sci-fi Arkhytirema adalah seorang manusia Super sakti penjelajah jagad raya dari suku Lemurian.

Dewawarman setelah menikah dengan Pohaci Larasati dinobatkan sebagai raja bergelar Prabhu Dharmalokapala Dewawarman Haji Raksagapurasagara.

244 M – Synagog Dura Eorophos, Synagog tertua pasca kehancuran Jerusalem di Suriah.
Synagog ini diketahui mempunyai lukisan dan gambar tangan Allah

Suku Maya mulai membangun Peradaban di Tikal, Guatemala

di Nazca, dibangun gambar-gambar besar misterius (Geolyph)
Gambar Garis

Gambar Monyet

346 M – Salakanagara dibawah Ratu Spatikarnawa Warmandewi (anak Dewawarman VII) menikahi Darmawirya, panglima angkatan laut yang mengungsi dari Kerajaan Palawa yang telah direbut oleh Samudragupta (India).
Zaman keemasan Salakanagara, agama mayoritas Hindu Ganapati yang memuja Ganesha, selain memuja Wisnu, Siwa, Siwa-Wisnu, dan kepercayaan asli leluhur.
Kelak berbesan dengan Kutai Martadipura/ Martapura.

355 M – Kudungga/ Kundungga mendirikan kerajaan Hindu Kutai Martadipura di Kalimantan Timur.
putri Kudungga, menikah dengan Aswawarman (putri Salakanagara), kemudian mereka punya anak yg bernama Mulawarman.
Mulawarman kelak membangun Tujuh buah Yupa sebagi tempat untuk memuja dewa Shiwa.

Cat. Kutai Martadipura berbeda dengan Kutai Kartanegara yang muncul di abad pertengahan.

==================================================
Baca tulisan sebelumnya; PERADABAN MANUSIA dan PERJANJIAN HAKIKI dengan TUHAN | Integrasi Google Maps (Bagian 1)
Peradaban Lima Abad Pertama dan Perkembangan Dasar Iman Kristen
==================================================

ABAD Ke-4
358 – 382 M – Melanjutkan Kerajaan Salakanagara yang mulai redup, Jayasinghawarman (adiknya Aswawarman) menikahi kakak sulungnya sendiri (Minawati Iswari Tunggal Pretiwi) kemudian mendirikan kerajaan Tarumanegara di Bekasi Jawa Barat.
Versi lain; Jayasinghawarman adalah seorang Maharesi/ Maharsi (Ilmuwan) dari Calankayana (Shalankaya) India yang mengungsi ke Nusantara karena daerahnya ditaklukkan oleh Maharaja Samudragupta dari Kerajaan Maurya.

362 M – Salakanagara menjadi bawahan Tarumanagara.
Suku Sunda dan suku Jawa dipisahkan oleh Sungai Cipamali (S. Brebes)
363 M – Santanu dari Gangga, yang menikah dengan adik Aswawarman, mendirikan kerajaan Indraprahasta di Cirebon.

380 M – Chandragupta II (djuluki Vikramaditya? dan Devarakshita?) naik tahta Kekaisaran Gupta di India utara (Hindu)

Faxian, pengelana Tiongkok menulis; masyarakat gupta tidak mengonsumsi daging, minuman yang memabukkan, bawang merah, atau bawang putih. orang-orang tidak memelihara babi atau unggas.

387 M – Datu Hang Sambadra mendirikan pesantren filsafat Kanung (Whuning) di gunung Tapaan, Lasem – Rembang.
Buddha Jawa/ Buddha Whuning atau Buddha Kanung, merupakan sinkretisme ajaran Tao dan Buddha.

390 M – Dhatu Hang Sambandra membuat pelabuhan dan galangan-kapal (=dhak-palwa) dari Brebes hingga Jepara.

395 M – Purnawarman naik tahta menjadi raja Tarumanagara.
Membangun prasasti Ciaruteun, Kebonkopi, Jambu, Pasir Awi, Muara Cianten, Tugu dan Lebak.
396 M – Putri Hang Sam Badra yaitu Sri Datsu Dewi Sibah menikah dengan Rsi Agastya Kumbayani penyebar Hindu dari Keling/ Kalingga (Bangsa Cholamandala dari negeri Coromandel) India.
Rsi Agastya dikenal juga sebagai Agastya Yatra/ Pita Segara
Lahirlah Arya Asvendra anak mereka (campuran Jawa Dwipa – Keling).

397 M – Ibukota Tarumanagara dipindahkan ke Sundapura.
398 M – Berdiri kerajaan Indraprahasta didirikan oleh menantu lain Dewawarman ke-VIII, yaitu Maharsi Sentanu (398-432 M)
399 M – Indraprahasta menjadi bawahan Tarumanagara di masa Purnawarman.
Fa Hien, pemeluk Buddha dari China, memulai petualangannya.

ABAD KE-5

414 M – Fa Hien/ Fa Xian/ Pha Hie Yen, menceritakan sebuah daerah bernama Ye-po-ti/ Je-pho-thie (Wayu Seputih Lampung atau Jawadwipa) yang banyak beragama Hindu dan animisme.

Pha Hie Yen sempat berdiskusi agama dengan Dhatu Hang Sam Badra dan adiknya Pandhita Hang Jana Bandra; meleburkan intisari ajarannya Sang Buddha dengan Kearifan Jawa-Whuning.

415 – Dewi Sibah menjadi Dattsu-agung (=Prabu-putri) memimpin Pucang Sula menggantikan ayahnya Dhatu Hang Sambadra.
Rsi Agastya menjadi Kepala banjar Rabwan (Roban) dan banjar Batur hingga Pegunungan Dieng, di bawah negara Pucangsula.
Adik Dewi Sibah bernama: Dewi Sie Mah Ha (= Simah), Adipati-anom Medhangkamulaan teluk Lusi (kabupaten Blora) diangkat menjadi Dattsu Keraton keling/ Kalingga.

Rsi Agastya membuat banyak Candhi yang terdapat patung Shiwa Bathara Guru; dinamakan Pasraman-agung Endrya pra-Astha.

417 M – Prasasti Tugu.
425 M – Hang Sham Badra wafat, abunya dikremasi dan dibawa ke Vihara Ratanavana Arama, lereng gunung Lasem.
432 M – Raja Indraprahasta Maharsi Sentani digantika oleh Jayasatyanagara (432-454 M), tetap tunduk dibawah Tarumanegara.
434 M – Raja Purnawarman wafat. Wisnuwarman naik tahta menggantikan ayahnya.
437 M – Pemberontakan Cakrawarman.

445 M – Dewi Sie Ba ha wafat, abunya dikremasi dan dibawa ke Vihara Ratanavana Arama, lereng gunung Lasem.
455 M – Raja Tarumanegara Wisnuwarman digantikan oleh Candrawarman s/d tahun 535 M.

ABAD KE-6
500 M – Ghau Yu Kuan, pengembara Tiongkok, menyebutkan Tungki (maluku-Papua) sebegai penghasil rempah-rempah.
528 M – Tarumanagara (di masa Candrawarman) mengirimkan utusan pertamanya ke negeri Cina (Dinasti Sui).
535 M – Suryawarman menaiki tahta Tarumanagara menggantikan Candrawarman. Ia membagi dua Tarumanegara untuk menantunya; Manikmaya.
Suryawarman meninggalkan Sundapura dan mendirikan ibukota baru di timur. Sundapura lalu berkembang menjadi kerajaan bawahan bernama Sunda Sembawa.
536 M – Manikmaya, Maharesi dari Jawa Timur, yang menikahi putri Tarumanegara lalu mendirikan kerajaan Kendan di Nagreg, tanah yang dihadiahkan oleh Maharaja Tarumanagara kepadanya.

540 – 550 M – Kekaisaran Gupta yang menguasai India runtuh. Raja terakhir Vishnugupta. Selain invasi Hun, diduga ditaklukkan oleh Yashodharman.

570 M – Abrahah dari Yaman menyerbu Mekkah Jazirah Arab.
kemudian Nabi Muhammad lahir.

ABAD KE-7
603 M – Kerajaan Malayu berdiri di hilir Batang Hari, hasil konfederasi dari para pedagang-pedagang yang berasal dari pedalaman Minangkabau.

610 M – Nabi Muhammad memperoleh wahyu pertama kali pada usia 40 tahun di gua Hira, Jabal Nur, Mekkah.
612 M – Wretikandayun, putra Manikmaya mendirikan kerajaan Galuh. tunduk di bawah Tarumanagara dimasa Kertawarman (561-628 M).

PERDAGANGAN BUDAK DI JAWA?
614 M – Teks Cina menyebutkan adanya utusan dari Jawa memberi hadiah kaisar Tiongkok berupa dua budak Seng Chi (Zanj). Kala itu Tarumanagara dipimpin oleh Raja Kertawarman.

========================
Budak ini cikal bakal Zanj yang diduga keturunan Afro-Indonesia yang menetap di Afrika Timur dan Madagaskar
Alexander Adelaar berani membeberkan hipotesis bahwa bahasa penduduk Madagaskar (Malagasi) clan Melayu sangat mirip. (Ahmad Y Samantho, Atlastis Nusantara)
========================

618 M – Dinasti Tang menguasai China.
622 M – Nabi Muhammad hijrah ke Madinah
628 M – Kertawarman yang menikahi perempuan Sudra Tak memiliki Keturunan, tampuk kerajaan diserahkan ke adiknya Sudhawarman (628-639 M)

629 M – pembantaian dan pengusiran Yahudi di Jerusalem oleh Heraclius Romawi.

632 M – Nabi Muhammad wafat di Madinah.
Abu Bakar menjadi Khalifah Islam pertama. Menjabat selama dua tahun.
Muncul Nabi-nabi palsu;
– Musailamah (Musaylimah), dibunuh oleh Wahshi ibn Harb
– Sajah bint Al-Harith ibn Suayd, Kristen Arab dan peramal
– Tulayha

PERANG RIDDAH
Setelah Perang Riddah (perang kemurtadan), dan Pertempuran Yamamah khususnya, di mana sejumlah besar penghafal Quran (sekitar 450) tewas, Zayd bin Tsabit ditugaskan untuk mengumpulkan wahyu Quran lisan dan tekstual menjadi satu jilid tunggal.

Bani Ghassan, salah satu klan yang diperangi Abu Bakar karena tidak mau membayar zakat.

634 M – Umar bin Khattab menjadi Khalifah Kedua, menjabat selama 10 tahun.
Pasukan Umar menaklukkan Gaza.
636 m – Perang Yarmouk.
637 M – pasukan Umar (dibawah pimpinan Joseph-Yahudi?) menaklukkan Caesaria. kemudian menuju Jerusalem.
638 M – pasukan Umar mengepung Kota Suci Jerusalem dan menaklukkannya.
Kala itu hanya ada reruntuhan di sekitar Gereja makam Kudus yang megah.
Gereja makam Kudus sendiri dibangun oleh kaisar Konstantin tahun 300-an M

Umar bertemu Uskup Sophronus, namun tak berniat mengubah Gereja Makam Suci menjadi masjid.
Umar mencari-cari reruntuhan, lokasi yang dikisahkan dalam Isra’-mi’raj nabi.
Umar bertemu KA’AB AL-AHBĀR, yahudi yang kemudian menjadi mualaf dan menunjukkan lokasi reruntuhan bait suci.

Tenda kecil dibangun di atas puing-puing Bait Suci. kelak menjadi masjidil Aqsha

Lokasi masjid ini berada di sebelah selatan kubah batu (dome of the rock)

Orang Yahudi boleh kembali dan beraktifitas lagi di Jerusalem, namun aktifitasnya di luar Temple Mount, di luar sudut barat daya. Orang Yahudi berdoa di sinagoga di sudut barat daya sampai awal abad ke-16. [Ben Abrahamson, Al Sadiqin]
Di Kufah (Iraq sekarang), Saad bin Abi Waqqas ditugaskan mendirikan Kamp Militer dan benteng pertahanan dari serangan Persia.
Di Basrah Iraq juga dibangun Kamp Militer. Basrah adalah suatu daerah yang dipercaya sebagai tempat turunnya Adam ke Bumi.

639 M – Raja Tarumanegara Sudhawarman digantikan oleh Hariwangsawarman yang memerintah setahun karena terbunuh(639-640 M)

640 M – Raja Tarumanegara Hariwangsawarman digantikan oleh Nagajayawarman (640 – 666 M)

641 M – Pasukan Umar menaklukkan Mesir.
Masa kematian Heraclius, digantikan oleh anaknya Konstan 17tahun.

642 M – BOSTANI ATAU BUSTANAI, Exilarch pertama yang diakui oleh Islam di bawah pasukan Ali.
Ali memberinya hadiah putri raja Persia Yazdegerd III sebagai istri Bustanai.

Ka’ab al Ahbar dikisahkan meramalkan kematian Khalif ‘Umar.
“Amir Al-Mu’minin, kamu harus menulis surat wasiatmu karena kamu akan mati dalam tiga hari.”

‘Umar bertanya,
“Bagaimana kamu tahu itu?”

Yaakov menjawab
“Saya menemukannya di dalam Kitab Tuhan, Taurat.”

Tiga hari kemudian, Umar dibunuh di masjid.

Pembukuan dan Penyeragaman Al Quran
644 M – Utsman menjadi Khalifah Ketiga. Menginisiasi pembukuan dan Penyeragaman Al Quran.
Sembilan tahun sesudah Nabi wafat.

Kerajaan Kalingga muncul di Jepara, diperkirakan didirikan oleh seorang perantau bernama Bhanu dari Kalinga di India timur.
648 M – Kartikeyasinga menjadi raja Kalingga.
Konstan penguasa Byzantium mengeluarkan dekrit yang isinya melarang kontroversi dan perdebatan tentang hakikat yesus.

Kerajaan Kalingga membangun prasasti Tukmas di lereng gunung Merbabu.
Prasati ini berbahasa sansekerta memakai huruf Pallawa

648-652 M – Abdallah abi Sarh memimpin Pasukan ke Mesir Selatan, menuju Kerajaan Nubia.
Abdallah abi Sarh, mewakili Khalifah Utsman, mengadakan perjanjian dengan Kerajaan Nubia (Baqt/ bakt/ Pakta) di Mesir Selatan, pokok-pokok isinya adalah tidak saling mengganggu; namun satu pasal yang penting adalah:
Nubia wajib mengirim 360 budak kualitas terbaik per tahun ke Mesir.

Kemudian Abdullah bin Abi Sarah menuju Barqah, Tripoli lalu Tunisia. Terjadi pertempuran berhari-hari antara muslim dengan Gregory the Patrician, panglima Romawi wilayah Tripoli (Libya) hingga ke Tangier (Maroko) dengan ibu kota Chartage (Tunisia).

654 M – Di Toledo Spanyol, Receswinth, Raja Visigoth, memaksa orang-orang Kristen-Yahudi (kristen yang masih mempertahankan tradisi Yahudi) untuk bersumpah setia kepada Gereja atau mati. Mereka dipaksa untuk menghabiskan hari-hari suci Yahudi dan Kristen dengan para pendeta, tetapi tidak dipaksa untuk makan daging babi.
Ini memulai Antisemitisme Kristen terhadap Yahudi

Suatu ketika, Muawiyah mengeluh kepada Ka’b Al Ahbar mengenai rongrongan dari kelompok yang memusuhi Utsman bin Affan.
Ka’b meramalkan bahwa ‘Utsman akan dibunuh dan bahwa kelak Mu’awiyah akan berhasil naik ke tampuk kekuasaan.

FITNAH/ KEKACAUAN DUNIA ISLAM PERTAMA
656–661 M – Ali bin Abi Thalib menjadi Khalifah Islam ke-4 di Madinah.
657 M – Ali memindahkan pusat pemerintahan dari Madinah ke Kamp Kufah yang mulai berkembang.

657 M – Akhir Perang Shiffin di bulan Juli dengan Arbitrase.

Sebanyak 70.000 Muslim terbunuh dalam perang sesama muslim.

Sebagian pasukan ali membelot dan menyusun kekuatan baru (Khawarij).

658 M – pemberontakan nahrawan oleh Khawarij yang dipimpin olehAbd Allah ibn Wahb al-Rasibi. Namun Khawarij kalah

661 M – Khalifah Ali dibunuh. Hasan bin Ali menjadi Khalifah ke-5. Hanya menjabat 3 hari.
Kekhalifahan diganti oleh Muawiyah, mengawali Dinasti Umayyah.
Ibukota dipindah dari Kufah ke Damaskus. Kota yang lebih maju dibandingkan dengan Kufah atau Madinah.

664 M – Seorang biksu Tang bernama Huining mengunjungi kerajaan Kalingga untuk menemui resi Jhanabhadra.

666 M – Utusan To-lo-ma (Tarumanegara) mengunjungi istana Tang.
666 M – Linggawarman menaiki tahta Tarumanagara. Ia menikahkan kedua putrinya dengan;
1. Tarusbawa (penguasa Sunda)
2. Dapunta Hyang Sri Jayanata

Dapunta Hyang/ Dapunta Selendra yang kelak mendirikan kerajaan Sriwijaya (Buddha).
Keluarga besar ini diduga asli Nusantara (Poerbatjaraka)
Tapi ada yang mengatakan berasal dari Champa (Vietnam Selatan)
Dari Funan Kamboja (George Coedes) atau
Kalingga India Selatan (RC Majumdar)

669 M – Raja Linggawarman Tarumanagara wafat. Mulai terjadi konflik diantara para menantunya; Tarusbawa dengan Dapunta Hyang.
Dapunta Hyang mulai membentuk pasukan besar diberi nama pasukan Sriwijaya.

Tarumanagara akhirnya runtuh dan terpecah menjadi dua, Sunda dan Galuh.
(Legenda Ciung Wanara) (Pajajaran), kelanjutan dari Tarumanegara.

Kerajaan Sunda Galuh/ Pajajaran yang dipimpin oleh Tarusbawa beraliansi dengan Kerajaan Kalingga (Wailang, Ho-ling, cikal bakal dinasti Syailendra) di Jawa Tengah.
Kerajaan Galuh tetap dipimpin oleh Wretikandayun.

Utusan kedua To-lo-ma (Tarumanegara) tercatat mengunjungi istana Tang. Diduga dari kerajaan Sunda atau Galuh.

Pasukan Muawiyah di Damaskus bergerak ke Konstantinopel Kristen.

671 M – Prabu Wiragati mendirikan kerajaan Saunggalah di Kuningan sebagai bawahan Galuh.
674 M – Maharani Shima naik tahta di Kalingga Jepara.

672 -674 M – Pemakaman seorang diduga muslim; Syeh Rohmaddin di Baros, Tapanuli.

Beberapa muslim juga mulai singgah di Malaka (Sayed Naguib al-Attas, Sayed Qodratullah Fatimy) di masa terjadi konflik Hassan-Hussein dengan Muawiyah – Yazid di Timur tengah.

675 M – Utusan muslim (Ta Cheh/ Arab/ Muawiyah) ke kerajaan Kalingga Jepara di masa Ratu Shima (Mas’udi).
Kerajaan Sriwijaya menyebut nama Papua dengan menggunakan nama Janggi.

TRAGEDI KARBALA; FITNAH/ KEKACAUAN KEDUA DUNIA ISLAM
680 M – Yazid I menaiki takhta Dinasti Umayyah (suksesi sepihak).
Peristiwa pembunuhan Husain bin Ali di Karbala.
menyisakan SATU keturunan nabi bernama Ali Zainal Abidin.

==============
Orang Jawa/ Indonesia memperingati duka cita di bulan Assyura ini dengan turut berduka cita, tidak bersuka ria semisal menikah dll

kelak makna duka cita ini dibelokkan oleh Ngabdullah Tunggul Wulung, dikatakan karena peristiwa Nyi Roro Kidul Mantu
==============

Najda bin Amir al-Hanafi, khawarij, menyerang pasukan Yazid di Yamama.

== Bagian ini bisa dibaca di melacak-pembunuh-al-husayn-bin-ali ==

Bani Ghassan & Sebagian Keluarga Nabi (Keluarga Hassan), menyingkir ke Pantai Barat Sumatera
Bani Ghassan, salah satu klan yang diperangi Abu Bakar karena tidak mau membayar zakat, bersama beberapa keluarga Nabi, menyingkir dan berlayar hingga terdampar di Pantai Barat Sumatera, dekat Minangkabau yakni Luhak Nan Tigo (Agam – Tanah Datar dan 50 Kota)

Kisah ini menjadi legenda cerita rakyat Ba Khaba yang menceritakan kedatangan Sidi (Sayyidi) Nan Sabatang bersama keluarganya.
Mereka mendirikan kampung Ghasan

Anak cucu Sidi kemudian dinamai Sidi (laki-laki) atau Siti (Syaidati, perempuan).

682 M – Dapunta Hyang Sriwijaya menaklukkan palembang (Prasasti Kedukan Bukit)
683 M – Ali bin Husain Zayn al-Abidin diangkat menjadi Imam Syiah ke-4.
Terjadi pemberontakan sahabat Nabi untuk melawan Yazid;
– Muslim ibn Uqba di Madinah (Pertempuran al-Harra)
– Abdullah bin al-Zubayr di Mekah, bersekutu dengan Najda bin Amir al-Hanafi, khawarij.
– Sulaiman bin Surad dan Mukhtar Ats Tsaqafi di Kufah (gerakan Tawwabin)

BERDIRINYA PUSAT KERAJAAN SRIWIJAYA
683 M – Kerajaan Malayu Sumatera runtuh, berdiri Kerajaan Sriwijaya/ Srivijaya/ Sri Vijaya dan merupakan pusat pembelajaran dan penyebaran ajaran Buddha Vajrayana.

Buddha Mahayana berkembang dan kemudian melebur dengan Hindu Syiwa disebut Tantra Vajrayana atau Tantra Mahayana.
Akibat pengaruh Siwaisme, dalam Mahayana kemudian dikenal pendewaan atas diri Buddha dan Bodhisatwa, surga dalam artian tempat, bhaktimarga (jalan bakti), dan dewa-dewa lainnya yang patut disembah.

(Ingat bahwa ajaran Buddha asli tak mengenal adanya Tuhan, tak mengenal doa, tak mengenal dewa-dewa layaknya dalam Hindu).

Tantra Mahayani berkembang di India dan Indonesia, sedangkan ajaran Buddha asli berkembang ke timur (Tibet, Korea, Jepang).

Yazid meninggal mendadak, kondisi vacuum of power.
Abdullah bin al-Zubayr diangkat menjadi Khalifah.
Marwan, keponakan Muawiyah, berusaha konsolidasi Kerajaan.

684 M – Abu al-Aswad al-Du’ali (Addili), pertama kali mendefinisikan tata bahasa Arab dan meletakkan titik pada huruf hijaiyah di Kitab Al Quran.
Sebelumnya tidak ada tanda baca maupun titik satu, dua atau tiga di Al Quran.

Khawarij dibawah Najda bin Amir al-Hanafi, mendirikan Kekhalifahan Najdati, berpusat di Qatif.

685 M – I-Tsing dari China berkunjung dan tinggal Sriwijaya selama empat untuk menterjemahkan kitab suci Budha dari bahasa Sanskerta ke dalam bahasa Tionghoa.

Sriwijaya masa itu dikenal sebagai Zabadj/ Sribuza/ Shih-li-fo-shih

Pasukan Sulaiman bin Surad, pendukung Husain di Persia bertemu pasukan Umayah (Pertempuran Ayn al-Warda). Surad terbunuh.

686 M – Sriwijaya menaklukkan pesisir Tatar Sunda. Kerajaan Sunda Pakuan dipimpin oleh Tarusbawa mundur ke selatan dan memindahkan ibukota kerajaan ke pedalaman Pakuan Pajajaran (Bogor), sementara kota pelabuhan di Banten dan Jakarta diduduki oleh Sriwijaya.

Pembuatan Prasasti Kota Kapur memuat kutukan khas Bhairawa Tantrayana.

Pasukan Mukhtar al-Thaqafi, penerus Sulaiman bin Surad, bertempur dengan pasukan Umayyah (Pertempuran Khazir). Mukhtar berhasil mengendalikan Kufah, tapi tak lama dibunuh oleh pasukan Khalifah Abdullah bin al-Zubayr

691 M – Marwan berhasil mengendalikan semua situasi. membunuh Abdullah bin Zubair. melanjutkan dinasti Umayyah.

692 M – Khalifah Umayyah, Abdul Malik, membangun Dome of the Rock Jerusalem.
693 M – Kekhalifan Najdati Khawarij dihancurkan oleh Umayyah di Yaman.

694 M – Yahudi menyelenggarakan Sidang Dewan Toledo ke-17

695 M – Ratu Shima membagi kerajaannya menjadi dua: Kalingga Utara (Mataram) dan Kalingga Selatan (Sambara).
Dewa Shima mendirikan Kerajaan Kanjuruhan di Malang Jawa Timur.

696 M – Bani Umayyah dibawah Abdul Malik bin Marwan mulai mendatangkan budak dari Afrika (Janz), jalur Samudra Hindia, untuk dipekerjakan di sekitar teluk Persia, terutama delta sungai Eufrat dan Tigris (Basrah).
Mulai dicetak Dinar emas pertama pemerintahan Islam dengan berat 4,25 g (20-22 karat), menggantikan koin emas Solidus versi Romawi. Berat koin Solidus 4,5 g emas 24 karat.

ABAD KE-8
702 M – Mandiminyak menaiki tahta Galuh.

705 M – Masa Hidup hasan al Basri (642-728 M), tokoh sufi
709 M – Sanna/ Sena (Bratasena) menaiki tahta Galuh sebagai Raja ke-3.
711 -712 M – Di Jepang, beredar Kitab Suci Kojiki/ “An Account of Ancient Matters“/ Furukotofumi.
Ini salah satu kitab tertua dan utama agama Shinto.
Kitab isi berisi asal mula mitos Jepang dan Keluarga Kekaisaran dimulai dari 628 M.

Pasukan Umayyah di barat Thariq bin Ziyyad, memasuki Spanyol dari arah Afrika Utara.
712 M – Muhammad bin Qasim (jenderal Umayyah di timur) merebut Multan Pakistan dari Chach dari Alor setelah pengepungan dua bulan.

715 M – pembangunan Masjidil Aqsha di sebelah selatan Dome of Rock.

Sulayman bib Abdul Malik naik tahta menjadi Khalifah Umayyah (715-717 M)

AWAL PERPECAHAN SYIAH = 12 dan ZAIDIYAH
Imam Syiah ke-4 diracun (Ali bin Husain Zayn al-Abidin), terjadi perpecahan di kalangan Syiah
– Sebagian mengangkat Zayd bin Al sebagai Imam ke-5
– Sebagian mengangkat Muhammad bin Ali (Imam Al Baqir) diangkat menjadi Imam Syiah ke-5

Muhammad al-Baqir fokus pada pendidikan, baik Syiah dan non-Syiah.

716 M – Perang saudara di Kerajaan Galuh antara Sanna dan Purbasora, saudara se-ibu. Dimenangkan oleh Purbasora.
Sanna disertai saudara perempuannya (Sannaha) melarikan diri ke Kerajaan Sunda Pakuan.
Sannaha mempunyai anak bernama Sanjaya dijadikan menantu oleh Raja Sunda Pakuan (Tarusbawa)

717 M – Sekitar 35 kapal Persia sampai di Palembang. Seusai kerusuhan di Kanton, banyak muslim Arab
dan Persia-yang diusir dari Kanton-menuju Palembang untuk menemukan wilayah perlindungan yang aman.

Para pengungsi dan juga pedagang persia menyebut nama Papua dengan Dwi Panta dan Samudranta, yang artinya Ujung Samudra dan Ujung Lautan.

Umar bin abdul Aziz/ Umar II (717-720 M) naik tahta menjadi Khalifah Umayyah.

Umar adalah orang soleh dan mereformasi pemerintahan.

Juga rutin mengirimkan dai muslim kedunia lain

720 M – beredar Kitab kedua di Jepang; The Nihon Shoki atau Nihongi.

MEDANG/ BHUMI MATARAM/ MATARAM KUNO/ MATARAM HINDU
732 M – Ratu Shima wafat.
Letusan Merapi pertama kali terdeteksi.
Sanjaya berpindah ke jawa timur mendirikan kerajaan Mataram.
Dinasti Sanjaya penganut Hindu Syiwa (W. F. Stutterheim).
Ia menunjuk Tamperan/ Panaraban/ Rakai Panamkaran/ Raja Sankhara. anaknya sebagai penguasa Sunda-Galuh, dan Demunawan sebagai penguasa Saunggaluh.(Carita Parahyangan)

Sanjaya menyuruh anaknya berpindah agama ke Buddha karena agama Hindu Syiwa ditakuti oleh penduduk Jawa.
(Prasasti Canggal, Candi Gunung Wukir Magelang)
Lokasi Medang/ Mataram sekitar Maospati, Magetan, Jawa Timur sekarang.
termasuk Klaten?

Pasukan Islam yang telah menyebrang masuk ke Spanyol, terjepit di Tours (Prancis)

739 M – Galuh memerdekakan diri dari Sunda setelah serangkaian peristiwa besar (kudeta, perang, dan perjanjian). Manarah menjadi penguasa Galuh dengan gelar Prabu Jayaprakosa sementara putra Tamperan, Banga menjadi raja Sunda. Keduanya kemudian menjadi bawahan Sriwijaya (Dapunta Hyang).

740 M – berdiri kerajaan Yahudi Khazar, membentang dari Eropa timur hingga Asia Tengah. Kerajaan ini bertahan hingga 920 M.

Di Kufah, Zayd bin Ali memimpin pemberontakan melawan Hisham ibn Abd al-Malik (Umayyah), namun gagal.
Sisa pengikutnya mengawali Sekte Syiah Zaydiyah.

742 M – Charlemagne Raja Perancis mulai menganggap keberadaan Yahudi sebagai Aset.

Imam syiah ke-6 = Ja’far Shadiq
743 M – Imam Ja’far Shadiq dijadikan Imam Syiah ke-6
Salah satu murid Ja’far Shadiq adalah Al-Fuḍayl ibn ʻIyāḍ, seorang pencuri dan perampok yang telah bertobat.
Al-Fuḍayl ibn ʻIyāḍ ini kelak mempunyai murid para sufi di daerah India.

744 M – Perang saudara internal Umayyah.
747 M – Keruntuhan kerajaan Indraprahasta setelah diserbu kerajaan Medang.

DINASTI ABBASIYAH
750 M – Dinasti Umayyah terguling, berdiri dinasti Abbasiyah oleh Abul `Abbas as-Saffaḥ. Ibukota dipindah dari Damaskus ke Kufah.

Ketidakpuasan terjadi dikalangan Zayd bin ali (Alid-keturunan Ali) dan Hasanid (keturunan Hassan)

Di Jawa, mulai digunakan penulisan Huruf Aksara Jawa menggantikan Aksaran Pallawa.

750 M – Ibrahim ibn Adham/ Ibrahim Balkhi, Raja Buddha di Balkh Afghanistan mengaku mendapat hidayah masuk Islam.
Turun dari tahta lalu berkelana ke barat hingga ke Gaza dan Byzantium.
Menjadi murid Al-Fuḍayl ibn ʻIyāḍ.

752 M – Sriwijaya menaklukkan Kalingga.

755 M – Ismail bin Ja’far Shadiq, putra sulung yang digadang-gadang melanjutkan Imam Syiah, ternyata meninggal dunia di Maslama (dekat Hama, Suriah).

Kota Maslama akhirnya menjadi pusat Dakwah Ajaran Syiah Ismailiyah.

759 M – Raja Banga memerdekakan Sunda dari kekuasaan Galuh.

760 M – Karaism didirikan (reaksi Yahudi terhadap Yudaisme Rabinik).
Di Batu-Malang Jawa Timur, Gajayana – anak Dewa Simha raja Kanjuruhan Hindu, mendirikan candi Badut yang di dalamnya terdapat lingga. Serta membangun Prasasti Dinaya (Dinoyo).
berbahasa sansekerta dan memakai huruf Jawa Kuno.

762 M – ibukota Abbasiyah pindah ke Baghdad, dekat Ctesiphon.
Ibnu Ishaq menyusun Sejarah Nabi Muhammad di bawah pengawasan penguasa Abbasiyah.

Muhammad al-Nafs al-Zakiyya, anak Hassan bin Ali, dieksekusi oleh Al Mansur (Khalifah Kedua Abbasiyah) setalah gagal memimpin Pemberontakan Alid di Madinah.

Anaknya Idris berhasil kabur dan menyusun kekuatan lagi.
Yahya ibn Abdallah saudara tirinya kabur ke Daylam, Iran

al-Husain ibn Ali, sepupu Al Zakiyya, tak terlibat pemberontakan, menjadi orang soleh dan dekat dengan lingkaran kekuasaan.(Namun kelak memberontak tahun 785 M)

765 M – Ja’far Shadiq diracun.
Anaknya, Isma’il bin Jafar, pernah ditunjuk sebagai pengganti namun sudah mati lebih dulu.
Ini benih Syiah Ismailiyah (Proto-Ismailiyah).
Golongan lain menunjuk Musa Kazim sebagai Imam Syiah ke-7 (syiah 12).

767 M – Anan Ben David, menyebarkan sekte Karaite yang hanya percaya pada tulisan-tulisan Alkitabiah dan bukan hukum Lisan.

WANGSA SYAILENDRA
770 M – Dinasti Syailendra didukung kekuasaan Sriwijaya, berkuasa di Mataram setelah berperang dengan Wangsa Sanjaya. Syailendra seperti halnya Sriwijaya, beraliran Buddha Mahayana.
775 M – Ibukota Sriwijaya pindah ke Jawa; aliansi dengan dinasti Syailendra.

Pusat Kerajaan adalah di candi Ratu Boko

Kronik-kronik abad ke-8 dan ke-9 menyebutkan adanya pengiriman budak-budak Seng Chi yang mencapai Cina dari kerajaan Hindu Sri Vijaya di Jawa.

Imam Malik mulai menyusun Al Muwaththa, Kitab Fiqh pertama

778 M – Pembangunan prasasti Kalasan, Candi Kalasan dan Candi Sari, yang menceritakan kerja sama antara dua dinasti (wangsa Syailendra dan Sanjaya -Tim Lembaga Research Kebudayaan
Nasional, 1984: 147).
Disebutkan bahwa Rakai Panangkaran mendirikan Candi untuk memuja Dewi Tara.

==
Dewi Tara merupakan salah satu bentuk penyimpangan Buddha Mahayana karena dewi tersebut dianggap sebagai istri (sakti) para Dyani Buddha; padahal Buddha sendiri menilai kama (syahwat) merupakan musuh terbesar manusia.
==

782 M – Daranindra (Sri Wirarairimathana) raja ke-4 Syailendra – Sriwijaya berhasil memperluas kerajaan hingga Kamboja.
Pembangunan Prasasti Kelurak/ Klurak yang menceritakan bahwa pembuatan candi Borobudur dibantu oleh Kumaragacya, guru dari Ghandadwipa (Bengalore) dan Visvawarman, pangeran Kashmir, konsultan ahli Buddha Tantra Vajrayana.

785 M – Mahdi meninggal, Khalifah Abbasiyah digantikan oleh al-Hadi.
al -Husayn ibn Ali Al Abid, didukung oleh Idris 1 dan para keluarga Hassan keturunan Nabi, memberontak di Mekkah (Pertempuran Fakhkh)

Gerakan Husain ini serupa dengan yang dilakukan Zayd ibn Ali pada tahun 740.

Pertempuran antara pendukung Alids (al-Mubayyiḍa, “pemakai kulit putih”) dan Abbasiyah (al-Musawwida, para “pemakai kulit hitam”)

786 M – Harun Ar-Rasyid naik sebagai Khalifah kelima Abbasiyah. Mengawali zaman keemasan Islam.

Mendirikan Pusat Pendidikan, Rumah Kebijaksanaan (Bayt al-Hikma, Baitul Hikmah) di Baghdad.

787 M – Sailendra menyerang Champa di Vietnam Selatan dan Chenla di Kamboja. Berhasil menghancurkan dinasti Chenla dan membawa tawanan Jayavarman II, masih anak-anak/ remaja.
Jayavarman II kelak kembali ke Khmer dan mendirikan dinasti Angkor.

789 M – Al-Khalil bin Ahmad al-Farahidi, menyempurnakan Ilmu nahwu (tata bahasa Arab) dan menambahkan harokat (Syakal, Tanda baca di Al Quran).

Di Maroko, Idris I ibn Abdallah membangun markas setelah berulangkali dikalahkan oleh Abbasiyah (Harusn Al Rasyid)

Gajayana wafat. Kanjuruhan (kelak) bersatu dengan Mataram.

792 M – Samaratungga menaiki tahta Mataram. Kompleks percandian Candi Sewu selesai dibangun.
798 M – Prabu Jayaprakosa wafat.

Di Iran, Yahya melancarkan pemberontakan di Daylam.

ABAD KE-9
800 – 1000 M – Di daratan India, Buddha dan Jain mulai berkonflik dengan Muslim yang datang dari barat.
Jika konflik terjadi antara Hindu, Buddha dan Jain untuk memperebutkan Kuil, maka Kekhalifahan Islam Abbasiyah datang untuk menghancurkan kuil-kuil yang ada.

Sebuah laporan Cina menyatakan ada lawatan rombongan duta Birma ke kerajaan Syailendra ke Wihara Ratu Boko (Pelliot 1904:224) setelah kunjungannya ke Sumatra.

802 M – Khalifah Abbasiyah Harun Al Rasyid membuat wasiat:
– al-Amin sebagai penerus pertama,
– al-Ma’mun sebagai yang kedua,
– al-Qasim , ditunjuk sebagai penerus ketiga.

802 – 804 M – Jayawarman II, sepulang dari Jawa di masa Wangsa Sailendra (tawanan?) mendirikan kerajaan Khmer (Angkor) dan membawa budaya jawa ke Kamboja.
804 M – Syafi’i murid Maliki, mulai mengembangkan Mazhab Syafi’i.

807 M – Al Amin Abbasiyah mewajibkamn tanda pengenal pemeluk lain; Yahudi mengenakan lencana kuning, Kristen mengenakan lencana biru .

FITNAH/ KEKACAUAN KE-4
813 M – Al Ma’mun anak Harun Al Rasyid dari bekas Budak Turki, berkonflik Khalifah Al Amin, kakak tiri.
Naik tahta setelah mengepung Baghdad selama setahun berkat bantuan pasukan Budak dari Turki (Mamluk).

Al Kindi (801-873) ditunjuk untuk mengelola Rumah Kebijaksanaan.

814 M – Louis the Pius anak Charlemagne, memperluas kebijakan positif terhadap orang Yahudi, seperti mengubah “hari pasar” dari Sabtu (Shabbat) ke hari Minggu.
815 M – Arjabhat, muslim, menyelesaikan buku Ilmu Perbintangan menyebutkan adanya kerajaaan Hindu di Pulau Zabejd (Jawa)

817 sd 889 M – masa hidup Abu Dawud, orang Persia salah satu Penyusun Kitab Hadits, pengikut Syafi’i.
Khalifah Al Ma’mun yang merupakan keluarga bekas budak, mulai berkonflik dengan Bani Abbasiyah murni.
Buntutnya, Ali Reza (putra Musa Kazim, cucu Ja’far Shadiq) diangkat oleh Al Ma’mun menjadi Imam syiah ke-8 (Syiah 12) sebagai langkah politik.

Kelak Musa Kazim meninggal diduga diracun oleh Al Ma’mun.
Terbentuk Syiah Waqifiyah yang menyatakan bahwa Musa Kazim tidak mati. Agen-agen khusus/ pelayan Musa Kazim yang berhak mengelola dana Musa Kazim.
Syiah Waqifiyah menolak Imam selanjutnya yang dijabat oleh Ali Reza.

818 M – Muhammad Al Jawad, dijadikan Imam Syiah ke-9 (Syiah 12) di usia muda 8 tahun.

819 M – Rakyan Wuwus naik tahta di Sunda bergelar Prabu Gajah Kulon. Ia menyatukan kembali kerajaan Sunda dan Galuh dalam satu pemerintahan.

821 M – Seorang jenderal Abbasiyah, Tahir ibn Husain, mendirikan Dinasti Tahirid di Persia (Iran)

KONFLIK KELUARGA SYAILENDRA: HINDU vs BUDDHA di JAWA
825 M – di Jawa, mulai konflik antara wangsa Sanjaya (Hindu syiwa) dengan Raja Samaratungga dari wangsa Syailendra (Sri Maharaja Samarottungga, Buddha).
Oleh Raja Samaratungga, masyarakat Jawa dikonversi paksa ke agama Buddha.

Manuku, calon Raja dari Sanjaya, belajar arsitek ke India dan kembali ke Jawa menjadi resi Gunadharma.
Kemudian Manuku membantu Raja Samaratungga membangun candi Borobudur (Candi Buddha bercorak Hindu).

825 M – Candi Borobudur selesai dibangun.

830 M – Ahmad bin Hambal, murid syafi’i, menyusun Kitab Musnad dan mengembangkan Mazhab Hambali.
832 M – Manuku memperistri Pramuda Wardhani anak Raja Samaratungga Syailendra.

833 M – Ibnu Hisyam di Timur tengah Meresensi Sejarah Nabi Muhammad karya Ibnu Ishaq.
835 M – Ali Al-Hadi menjadi Imam Syiah ke-10 (Syiah 12) diusia muda 8 tahun.
836 M – Ibukota Abbasiyah pindah ke Samarra, Irak

840 M – berdiri kerajaan Islam Syiah di Peureulak Aceh oleh Sultan Alaiddin Syed Maulana Abdul Aziz Shah.
Marco Polo menyebutnya Ferlec.

Manuku keturunan Sanjaya (Hindu Syiwa) menjadi Raja bergelar Rakai Pikatan/ Rakai Mamrati.
Istana Kerajaan Mataram dipindah ke Mamrati menjadi Kerajaan Medhang Matriam Prambwana Mamratipura.

Perkiraan Lahir Mpu Withadharma Çri Mahadewa putra Sang Hyang Agni Jaya.

Di Baghdad, Al Wathiq naik tahta menjadi Khalifah Abbasiyah (842-847 M)

845 M – di China, Kaisar Wuzong mempersekusi penganut Buddha, Zoroastrianisme, Kristen Nestorian, dan Manichaeisme .

846 M – Shahih Bukhari selesai disusun di masa penguasa Al Wathiq Abbasiyah.

847 M – Al Mutawakkil (847-861 M) naik tahta menjadi Khalifah Abbasiyah. Kekuatan utamanya adalah tentara Turki dan budak.

Khalifah ini sangat ortodox, membenci pemikiran-pemikiran, akhirnya membuat Al Kindi terkucilkan. Namun khalifah menoleransi Sunni -Syiah

846-850 M 850 M – Balaputradewa, saudara Samaratungga, penguasa Syailendra – Sriwijaya yang juga Buddha, memerangi Rakai Pikatan namun kalah dan melarikan diri ke Sumatra, ini mengakhiri pengaruh Wangsa Syailendra yang Buddha di Jawa.

====================
Pendapat lain terjadi pemberontakan Rakai Walaing Mpu Kumbhayoni yang bermarkas di Ratu Boko, namun berhasil ditumpas
====================

847 M – Wangsa Sailendra terusir dari Jawa. Candi Prambanan dibangun oleh Rakai Pikatan, dibangun disebelah utara Candi Ratu Boko.

Candi Prambanan disebut juga sebagai candi Lara Jonggrang. Dongengnysa sbb;

“[Seorang] putri raja bernama Lara Jonggrang, putri semata wayang Raja Baka dari Kerajaan Medang Kemulan, […] tersohor oleh kecantikannya dan hendak diperistri oleh banyak pangeran. Ketika seorang pangeran bernama Bandung Bandawasa ingin mempersuntingnya, Raja Baka mengatakan bahwa jika pemuda itu bisa mengalahkan dia dalam pertarungan maka ia boleh memiliki putrinya. Dalam perkelahian yang pecah antara kedua lelaki itu, sang raja terbunuh. Tak terkandung maksud di lubuk Lara Jonggrang untuk menikahi sang pembunuh ayahnya, namun ia takut untuk menolak keinginan sang pangeran secara terang-terangan.
Lalu, sang putri pun mengajukan syarat, yakni bila sang pangeran mampu membangun seribu buah candi dalam satu malam maka ia boleh menikahinya.”

849 M – Shahih Tirmizi selesai disusun oleh Tirmizi murid Bukhari.

850 M – al-Mutawakkil mengeluarkan dekrit yang mewajibkan semua orang Kristen dan Yahudi di wilayahnya, termasuk Yerusalem dan Kaisarea , untuk mengenakan tudung dan ikat pinggang berwarna kuning (berwarna madu) untuk membedakan mereka dari Muslim.

851 M – prasasti Singosari; Kanjuruhan ditaklukkan Mataram.
856 M – Dyah Lokapala (Rakai Kayuwangi/ Gupala), anak bungsu Rakai Pikatan, menaiki tahta Mataram sebagai Raja ke-7 bergelar Sri Maharaja Rakai Kayuwangi Dyah Lokapala Sri Sayyawasanottunggadewa (prasasti Wantil/ Siwagerha), sekaligus peresmian Candi Prambanan.

Pembangunan hingga Peresmian Candi Prambanan diduga telah menumbalkan beberapa manusia, dilakukan oleh sekte Bhairawa Tantrayana (Roy Jordaan; Memuji Prambanan)

859 M – Mutawakkil membangun menara masjid Agung Samarra.

861 – 870 M – Anarki di Samarrah, ibukota Abbasiyah. Yaitu konflik antara Khalifah dengan Jenderal militer dari Turki.

861 M – Ya’qub bin Laith as-Saffar, muslim sunni persia, lepas dari Abbasiyah dan mendirikan dinasti Saffarid beribukota di Zaranj (sekarang masuk wilayah Afghanistan).

Dinasti ini bertahan hingga tahun 1002 M.
Di Multan Pakistan juga muncul Banu Munabbih (juga dikenal sebagai Bani Sama), yang mengaku keturunan dari Nabi Muhammad mendirikan Amirat Bani Munabbih

864 M – Di Kufah, Yahya ibn Umar, keturunan Husayn bin Ali, memberotak terhadap Khalifah Abbasiyah Al-Musta’in.
Yahya bin Umar dipenggal dan kepalanya di pajang.

866 M – Rakai Kayuwangi meresmikan daerah yang sekarang bernama Ngawen sebagai wilayah perdikan (Prasasti Ngupit di Ngawen).
Lahir putra #3 dari Mpu Dwijendra; yaitu Danghyang Bajrasatwa (cikal bakal silsilah bhagawanta) .

868 M – Hasan Al Askari menjadi Imam Syiah ke-11 (syiah 12)

869 – 883 M – Pemberontakan Zanj (Budak) di Basrah, dipimpin oleh Ali bin Muhammad yang mengaku sebagai inkarnasi dari Yahya bin Umar yang dibunuh tahun 864. (tapi klaim ini tak dapat dibuktikan).
872 M – Muhammad Al Mahdi dijadikan Imam Syiah ke-12, dinyatakan menghilang saat berusia 5 tahun.
873 M – dinasti Tahirid digulingkan oleh dinasti Saffarid.

Lahirnya Abu al-Hasan al-Asy’ari (873 – 935 M) penggagas As’ariyah

874 M – Masa Dinasti Tang di China, terjadi gelombang migrasi muslim ke berbagai wilayah termasuk Nusantara.
Shahih Muslim selesai disusun oleh Muslim ibn al-Hajjaj.
Era perpecahan dan pengelompokan berbagai sekte Syiah:
Ismailiyah
Qaramitah
Imamiyah (Dua Belas)

880 M – Rakai Kayuwangi dinasti Sanjaya membuat Prasasti Wuatan Tija, yang berisi kisah anak (Dyah Bhumijaya) dan istrinya (Rakryan Manak) yang diculik oleh kakak si istri (Rakryan Landhayan)
Istrinya bunuh diri namun si anak selamat.

Rakryan Landhayan terbunuh/ meninggal dalam hutan
Kelak anak Landhayan yang bernama Dyah Wawa berhasil merebut takhta Kerajaan Medang.

882 M – Gunung Merapi meletus yang kedua kali. Terjadi kekacauan di Jawa.
887 M – Abbas bin Firnas dari Andalusia (Spanyol), menggambar prototype pesawat terbang.

891 M – Abu Abdallah al-Syi’ah bergabung dengan jaringan misionaris Ismailiyah di kota Kufah.
Dakwahnya aktif ke Mekkah, Yaman kemudian Kutama, Aljazair.

892 M – Ismail Samani (892–907) mendirikan dinasti Samanid, lepas dari Abbasiyah. Wlayahnya meliputi Afghanistan sekarang.

Dinasti ini beraliran Sunni.

893 M – Abu Abdallah al-Syi’ah berhasil mendakwahkan Syiah Ismailiyah di Aljazair, kemudian membentuk pasukan kuat.

896 M – Ahmad Al Muhajir (cucu Ali Al Uraidhi keturunan Ja’far Shadiq) memulai hijrahnya dari Basrah menuju Madinah, lalu ke Mekkah, kemudian ke Hadramaut Yaman.

897 M – Al-Hadi ila’l-Haqq Yahya menjadi imam Zaydi pertama di Yaman.

899 M – Dyah Balitung menaiki tahta Medang/ Mataram, menganeksasi Kanjuruhan yang saat itu dipimpin oleh Uttejana (anak Gajayana)

Sekte Qaramitah/ Qarmathians Syiah Ismailiyah mendirikan Kerajaan Baru.

ABAD KE-10
900 M – Mataram menjalin hubungan persahabatan dengan kerajaan-kerajaan Hindu di Filipina. Kebudayaan maju muncul di Blambangan.

Di kota Damaskus mulai ramai dengan berbagai aliran pemikiran dan diskusi. tokoh-tokohnya;

  • Abu Nasr Al-Farabi/ Alpharabius (872-951 M)

901 M -Rakryan i Watu Tihang pu Sanggramadurandara dibawah Dyah Balitung membuat prasati taji untuk meresmikan sebuah kabikuan bernama Dewasabha yang terletak di desa Taji. Ponorogo.

905 M – Mataram menaklukkan Bali.
Prasasti Kubu-kubu menceritakan kondisi Kanjuruhan dibawah kekuasaan Dyah Balitung.

906 M – Masa teror Qaramitah; menyergap rombongan haji dan dan membantai 20.000 peziarah.
907 M – Prasasti Mantyasih Kerajaan Medang
909 M – Abdullah al-Mahdi Billah, pecahan Qaramitah Syiah Ismailiyah, mendirikan Dinasti Fatimiyyah di Tunisia.
Para budak yang dikirim dari Nubia menjadi tulang punggung pasukan Fatimiyah.
Malangnya, Abu Abdallah al-Syi’ah, pendiri Fatimiyah, dieksekusi oleh Al Mahdi.

Di Jawa, Danghyang Bajrasatwa mempunyai anak bernama Danghyang Tanuhun (Mpu Lampita).
Danghyang Tanuhun kemudian mempunyai 5 anak (Panca Tirtha). kelima anaknya akan mengabdi di daerah Jawa-Bali. (Babad Danghyang Bang Manik Angkeran SIDDHIMANTRA TATWA)

Pendatang ini menyembah Sanghyang Widhi Wasa sebagai Bhatara Siwa, dengan simbol pemujaan Lingga Yoni.

Prasasti Kaladi Jawa Tengah; menyebutkan adanya pendatang dari Kling Drawida – India dan ARYA atau wangsa yang berasal dari India bagian Utara.

912 M – berdatangan para pedagang dari Persia ke Nusantara.
Keluarga Lor dari Persia eksodus dimasa raja Persia Nasiruddin bin Badr.
Keluarga ini tinggal di Jawa dan mendirikan kampung bernama Loran atau Leran, artinya kediaman orang-orang Lor.(S.Q Fatimi, Islam come to Malaysia )

913 M – di Peureulak Aceh mulai terjadi perang saudara, antara keluarga penganut Syiah dan Sunni.

914 M – Sri Kesari, pemeluk Buddha dari Dinasti Sailendra, memimpin ekspedisi militer ke Bali, untuk mendirikan pemerintahan Buddha Mahayana.
Ini mengawali Dinasti Warmadewa.(Prasasti Blanjong, Sanur selatan)
Salah satu keturunannya kelak Raja Udayana Warmadewa.

Periode dibangunnya Goa Gajah

Sri Kesari memulai Hari Raya Galungan; sebagai perayaan kemenangan dharma melawan adharma. (purana Bali Dwipa)

TAFSIR AL QURAN PERTAMA
915 M – Ibnu Jarir ath-Thabari menyusun Tafsir Al Quran yang pertama kali.

921 M – Ubaidillah Al Mahdi menguasai Tunisia dan membangun kota Mahdia sebagai ibu kota baru mereka.

922 M – Eksekusi Hallaj, sufi / sufi Muslim Persia radikal.

920 M – Rangga WidyaBadra wafat, abunya dikremasi dan dibawa ke Vihara Ratanavana Arama, lereng gunung Lasem.
924 M – Dyah Wawa, anak Rakryan Landhayan, memberontak dan naik tahta di Medang/ Mataram.
Rakryan Landhayan pernah menculik istri & Anak Raja saat itu (lihat tahun 880 M)

SRIWIJAYA MENYERBU MATARAM
927 M – Sriwijaya memulai invasi terhadap Mataram.

928 M – Prasasti Tanjung Kalang; memuat daerah-daerah bawahan yang tunduk di bawah Medang/ Mataram Kuno, semisal Kadangan Atuha yang lokasinya diperkirakan berada di Kota Kandangan sekarang.

929 M – Mataram dibawah Raja Wawa berhasil bertahan dan memenangkan perang Sriwijaya – Mataram.
Sisa prajurit Mataram pimpinan putra Mahkota, Mpu Sindok, dibantu oleh rakyat Nganjuk berhasil mengalahkan pasukan Sriwijaya di desa Anjuk Ladang. (prasasti Sangguran)
Mpu Sindok, keturunan Wangsa Sanjaya yang Hindu Syiwa, memindahkan pusat kekuasaan dari Jawa Tengah ke sekitar Jombang Jawa Timur.
Sindok tak berkehendak melanjutkan wangsa Sanjaya, tetapi mendirikan Dinasti Isyana/ Isana (Medang Kamulan).

Sekte Qaramitah dipimpin Abu Tahir al-Jannabi menodai sumur zam-zam dengan mayat-mayat dan mencuri Batu Hitam Ka’bah.

930 M – Tarekat Sufi Chishti didirikan oleh Abu Ishaq Shami di Chisht, Afghanistan.
Penguasa Mughal India kelak mengikuti tarekat ini.

Keturunan Nabi ke-10 Ahmad Al Muhajir tiba di Yaman
931 M – Ahmad Al Muhajir (cucu Ali Al Uraidhi keturunan Ja’far Shadiq) yang hijrah dari Basrah, tiba di Hadramaut Yaman.

===
Pendapat lain mengatakan tiba di Yaman tahun 965 M
===

Isfahani Mahdi, orang Persia, dinyatakan sebagai “inkarnasi Tuhan” oleh pemimpin Qarmatian Bahrayn , Abu Tahir al-Jannabi.
Qarmatian/ Qaramitah mengubah arah kiblat dari Ka’bah di Mekah menjadi api Zoroaster.

932 M – Restorasi Kerajaan Sunda. Prasasti Kebon Kopi II.
937 M – Prasasti Anjuk Ladang. Mpu Sindok mendirikan tugu di Nganjuk sebagai ungkapan kemenangan melawan pasukan Sriwijaya.

941 M – wafat tokoh sufi Abū Isḥāq al-Shāmī. seorang muridnya menuju Christy Afghanistan.

942 M – Kantor Exilarch, Ulama Yahudi Perwakilan Babylonia, ditutup setelah ada perselisihan dengan kaum Muslim. David ben-Zaccai saat itu sebagai Ketuanya.

944 M – Ziri ibn Manad (Ziri), pemimpin suku Berber Sanhaja, mendirikan dinasti Zirid di Maghreb dengan izin Khalifah Fathimiyah ke-3; Al-Mansur Billah.

====
Pendapat lain; Ziri seorang Sunni yang memberontak tahun 972 M.
====

PELARIAN JAWA ASLI
947 M – Sambhara Suryawarana, dibawah arahan Mpu Sindok, mengarang Kitab Sang Hyang Kamahayanikan yang menguraikan soal-soal ajaran dan ibadah agama Budha Tantra.
Sayangnya Ajaran ini disalahartikan oleh pengikutnya menjadi ajaran Bhairawa Tantrayana.

Penganut Kepercayaan Asli Jawa yang kemudian menjadi Kasta Terendah dan menjadi tumbal ajaran Bhairawa melarikan diri ke gunung Klothok dan gunung Wilis.

Ciri Khas Kepercayaan Asli Jawa;
1. Selamatan. Hidangan ritual. Makanan persembahan bagi arwah
2. Sajian untuk peringatan kematian hari ke- 3, 7, 40, 100 dan 1000 setelah kematian. Ini terkait dengan kepercayaan bahwa jiwa hancur atau bereinkarnasi setelah tanggal itu.

3. Jamasan/ “pemberian makan” untuk pusaka semisal keris.

Ilmu Bhairawa Tantrayana (Kanibal Jawa)
Ajaran Bhairawa, diduga sikretisme Buddha Mahayana dengan Hindu Syiwa yang berasal dari Kerajaan Benggala Timur, India, perlahan masuk ke Sumatra dan Jawa.

Gara-gara banyak kegagalan moksa, maka penduduk jawa mulai mempelajari ilmu Ngrogoh Sukmo ajaran Kali (Kali ajaran Durgo, Durgo ajaran Hindu Siwa).
Tantrayana sendiri memusatkan pemujaan terhadap Devi/ Dewi sebagai Ibu Bhairawa (Ibu Durga atau Kali). Sebagai sakti (istri) Dewa Siwa, kedudukan Dewi Durga ini lebih ditonjolkan daripada dewa itu sendiri.

Peran Dewi Durga dalam menyelamatkan dunia dari ambang kehancuran ini disebut Kalimasada (Kali-Maha-Husada), artinya “Dewi Durga adalah obat yang paling mujarab” dalam zaman kekacauan moral, pikiran, dan perilaku pada manusia.

Yaitu agar bisa Moksa harus menjalani Panca Makara (PANCA-MA) atau Puja Malima (LIMA-MA), yaitu lima ajaran inti yang digunakan sebagai dasar dan acuan dalam mencapai Moksa.
pancaMakara yang bersumber dari kitab Kali Mantra dan kitab Mahanirvana Tantra disalah artikan sebagai berikut;
1. Mada/ Madya(kebingungan/tengah), artinya lebih kepada jalan tengah, tidak terlalu banyak atau kurang, tidak terlalu keras atau lemah, yang kemudian ditafsirkan menjadi minuman beralkohol dan mabuk-mabukan.

2. Mamsa (mam= aku, sa= pertiwi/tanah), artinya lebih kepada memadamkan nafsu dan keinginan, mematikan semua indra, yang kemudian ditafsirkan menjadi mematikan hewan, memakan daging dan meminum darah.

3. Matsya (nyaman, luwes, mengalir), artinya lebih kepada keluwesan pergerakan, merasakan empati dan simpati, tidak kaku (dalam yoga, disebut pranayama, yang bertujuan agar pikiran menjadi tenang dan mudah bermeditasi), yang kemudian ditafsirkan menjadi memakan ikan (kembung yang beracun).

4. Mudra(bayu, tekad, jiwa), adalah penjiwaan yang mendalaM – penuh tekad, pelaksanaan tindakan dan pembuktian, yang kemudian ditafsirkan menjadi menari hingga klimaks.

5. Maithuna (persatuan, menghancurkan), yakni menyatukan pikiran kepada kosmis, menghancurkan pikiran, tenggelam kepada kehampaan, mencapai kebebasan pikiran, yang kemudian diartikan sebagai persetubuhan massal.

Praktek malima adalah menyembelih perawan sebagai persembahan kepada dewa, kemudian meminum darahnya bersama, tertawa-tawa, dan menari-nari dengan diiringi oleh bunyi-bunyian dari tulang-tulang manusia yang dipukul-pukul hingga menimbulkan suara gaduh.
Ritual dilanjutkan dengan makan dan minum bersama.

Setelah itu dalam acara yang dilakukan di lapangan yang disebut ksetra, para peserta ritual melakukan persetubuhan massal, yang kemudian diikuti dengan semedi.
Ritual ini dipercaya sebagai jalan pintas untuk dapat bersatu dengan dewa saat mereka masih hidup.

Ksetra terbesar di Majapahit adalah Ksetralaya, tempat yang sekarang disebut Troloyo.

Di Jawa, dengan cara mengadakan ritual sex bebas di depan suguhan Arak, Tumpeng dan Ingkung tumbal Manusia.
Sukma yang bisa berkelana untuk tujuan mencuri dinamakan Ngepet.
Untuk tujuan asmara dinamakan Pelet.
Untuk tujuan melukai orang lain dinamakan Santet.

Siapa yang dijadikan korban/ tumbal? tentu saja kasta-kasta rendah suku Jawa & Kepercayaan Asli Jawa/ animisme dan dinamisme (pemujaan atas pohon, batu dan ruh).

Agama Hindu/ Buddha hanya diakses oleh kelompok Brahmana dan Ksatria.

Kelak Ribuan Ulama Islam dibunuh saat berdatangan ke tanah jawa.

955 M – Al Mas’udi, petualang musliM – berkunjung ke Kerajaan Sriwijaya.

960 M – Gunung Merapi meletus yang ketiga setelah tahun 732 dan 882 M.
Saat ini di Bali ada dua kerajaan;
– Aji Tabenendra warmadewa (Dinasti Warmadewa)
– Indra Jayasingha warmadewa (Candrabhayasingha warmadewa).

969 M – Fatimiyah merebut Mesir, pembangunan ibukota baru Kairo, kemudian;
972 M – Universitas Azhar didirikan oleh dinasti Fatimiyah di Mesir.

973 M – Berdiri Kekaisaran Chalukya Bara di India Selatan.

976 M – Qaramitah dihancurkan oleh Abbasiyah. Sisa-sisanya melarikan diri ke Timur; merebut Multan dari banu Sama dan mendirikan Amirate of Multan (Pakistan) yang tetap menyatakan setia pada Fathimiyah Mesir.

Qaramitah di Multan memicu konflik dengan menghancurkan Kuil Matahari Aditya milik kepercayaan Mithra yang selama ini dijaga oleh Banu Sama, Hindu dan pemeluk lain.
Di atas reruntuhan Kuil dibangun Masjid Ismailiyah (Syiah).
Kelak Mahmud Ghazni menghancurkan masjid ini dan diubah menjadi masjid Sunni pada tahun 1005 M.

977 M – Sabuktigin (budak Mamluk Turki), mendirikan dinasti Ghaznaiyah di sekitar Iran timur, Afghanistan, dan Pakistan. Firishta menyebutkan bahwa Sabuktigin ini sebenarnya keturunan Raja-raja Sasan Persia.

Perkembangan Bhairawa Tantrayana ke Bali
980 M – Pernikahan antara putri Mahendradatta/ Diah Kili Suci (anak Dharmawangsa & cicit Mpu Sindok) dari Isyanas (Medang Kamulan), Jawa Timur dan raja Dharma Udayana Warmadewa dari dinasti Warmadewa Bali di Kediri.

Mengawali Bhairawa Tantra di Bali dan perkembangan Ilmu Ghaib.
Mereka berdua mempunyai Tiga Anak;
1. Airlangga/ Erlangga.
2. Marakata pangkaja
3. Walaprabu/ Anak Wungsu, penerus Warmadewa Bali.


985 M – Dharmawangsa Teguh menaiki tahta Medang.
986 M – Ketut Wijaya, seorang pangeran Mataram mendirikan kerajaan Wengker.
Di Aceh, Karena sering terjadi perang Saudara di Aceh. Maka kerajaan Perlak di bagi dua;
– Perlak Pesisir (Syiah) dipimpin oleh Sultan Alaiddin Syed Maulana Shah.
– Perlak Pedalaman (Sunni) dipimpin oleh Sultan Makhdum Alaiddin Malik Ibrahim Shah Johan.

988 M – Raja Dharmawangsa Medang menyerang kota Palembang di Sriwijaya.
990 M – Sayyid Razi (Al-Sharif al-Radi) menyusun Nahjul Balagha yang diklaim sebagai tulisan Ali bin Abi Thalib/
Raja Dharmawangsa menyerang lagi kerajaan Sriwijaya

992 M – Pasukan Sriwijaya merebut kembali kota Palembang.

PERKEMBANGAN DRUZE DI MESIR
996 M – Epos Mahabharata diterjemahkan ke dalam bahasa Jawa Kuno untuk pertama kalinya.
Abu ‘Ali “Mansur” 11 th menjadi penguasa Fathimiyah dengan gelar khalifah al-Hakim Bi-Amr Allah.
Orang barat mengenalnya sebagai “Khalifah Gila” dan aneh.
Dituduhkan bahwa kegemarannya mempersekusi Yahudi dan Kristen hanya untuk menunjukkan bahwa ibunya bukan orang Kristen.
Padahal khalifah ini membawa Fathimiyah dalam kejayaan dan juga pendiri Druze.

997 M – Prasasti Hujung Langit; Medang dibawah Dharmawangsa menduduki Lampung.
Mahmud Ghazni anak Sabuktigin menjadi Raja kedua Ghaznawiyah Persia.

Ibnu Sina (Avicenna) seorang tabib, mulai mengabdi di kerajaan Samanid (Samaniyah, wilayah Afghanistan sekarang)

999 M – Danghyang Tanuhun dikatakan keturunan Bhatara Hyang Pasupati yang berparahyangan di gunung Mahameru India.
Danghyang Tanuhun mengabdi di daerah Jawa-Bali (Medang Kamulan, Kediri), mempunyai 5 anak (Panca Tirtha);
(Babad Danghyang Bang Manik Angkeran SIDDHIMANTRA TATWA)
1. Mpu Gnijaya, menuju Gunung Lempuyang Madya, Bali Timur I049. cikal bakal Sang Sapta Resi (tujuh pendeta) yang kemudian menurunkan keluarga besar Pasek.

2. Mpu Semeru (Peranda Sakti Bawu Rawuh) penganut Siwa, menuju Besakih 999 M. Putra angkatnya Mpu Kamareka (Mpu Dryakah) kemudian menurunkan keluarga Pasek Kayuselem (Brahmana Siwa).

3. Mpu Ghana, menuju Dasar Gelgel, Klungkung 1000 M.

4. Ida Empu Kuturan (Mpu Rajakretha) (Buddha), menuju Silayukti, Teluk Padang atau Padangbai, Karangasem 1001 M – melayani Raja Dharma Udayana dan mulai membangun Pura.
Alasan lain kepergian ke Bali adalah karena konflik dengan istri yang menguasai sihir.
Istrinya berjuluk “Walu Natheng Girah” atau “Rangda Natheng Girah” (jandanya Raja Girah) alias Ni Calon Arang.

Ida Empu Kuturan juga terkenal dengan pemersatu ajaran Bhairawa dan ajaran Tri Murti.
“Ciwa Budha” sebagai persenyawaan Ciwa dan Budha dengan kewajiban mendirikan tiga pura untuk memuja Sang Hyang Widhi Wasa (Pura “Kahyangan Tiga”)

Peninggalan Mpu Kuturan sendiri Meru, hasil modifikasi Pagoda umat Buddha.

5. Ida Mpu Bharadah (Mpu Pradah), 1000 M berdiam di Lemah Tulis Pajarakan dan menjadi pendeta kerajaan Airlangga di Kediri, Daha, Jawa Timur.

Kelak Mpu Bharadah mempunyai anak bernama Mpu Bahula.
Empu Bahula kelak mempunyai keturunan bernama Mpu Tantular si penyusun Kitab Kakawin Sutasoma yang di dalamnya tercantum “Bhineka Tunggal Ika”.

Empu Bahula yang berhasil membunuh Ni Calon Arang (Rangda) di Girah (Gurah, Kediri). (Lontar Calon Arang)

KISAH CALON ARANG
Di masa ini ada janda Ni Calon Arang yang mempunyai putri cantik namun tak ada yang datang melamar, karena dicurigai mereka berdua penganut ilmu hitam sesat.
Karena marah, ni Calon Arang melakukan ritual untuk menemui Dewi Durga agar mengirimkan penyakit ke masyarakat sekitar.
Uniknya, kisah ini lebih populer di Bali daripada Kediri, daerah asalnya.

Kisah Calon Arang ini dihubungkan dengan Mahendradatta/ Maharaja Guna Priya Dharma Patni Udayana.
kelak meninggalnya Mahendradatta di Bali dibuatkan arca Durgamahisasuramardhini

Mpu Gnijaya, Mpu Kuturan, Mpu Ghana dan Mpu Semeru menetapkan Tri Hita Karana, Tri Kahyangan dan Tri Murti dengan konsep agama Siwa-Budha di bawah pemerintahan Maharaja Guna Priya Dharma Patni Udayana (Lalita Hita Karana)

Psaraman Mpu Kuturan di Pura Silayukti


ABAD KE-11
1000 M – Rabi Gershon dari Mainz, Jerman, menerbitkan larangan bigami. Ini menandai awal dari Ashkenazi (Franco-Jerman) kreativitas halachic.

1001 M – 28 Nopember, pertempuran Peshawar; pasukan Mahmud mengalahkan pasukan Raja Jayapala dari Kabul Shah. Jayapala bunuh diri dan digantikan oleh putranya Anandapala

1002 M – Di Persia, Mahmud dari Ghazni menyerbu Sistan dan mengakhiri dinasti Saffarid.
1003 M – Raja Sriwijaya Sri Cudamani Warmadewa/ warman/ Manpada untuk mencari perlindungan ke kaisar Cina (Song).

1004 M – Al Hakim khalifah Fatimiyah melarang minuman Anggur.

Dinasti Samaniyah runtuh, Ibnu Sina pindah mukim ke Rey (Teheran) melayani Muhammad ibn Rustam Dushmanziyar, komandan militer Daylamite dinasti Kakuyid

1005 M – Mahmud Ghazni menaklukkan Amirate Multan, mengkonversi Syiah ke Sunni.
Abu Mansur al-Baghdadi melaporkan bahwa ribuan Ismailiyah dibunuh atau dimutilasi selama invasi Mahmud.
Sisa-sisa Ismailiyah dibawah Hamza al-Fātimī melarikan diri ke Mesir dan mulai mengembangkan agama Druze.

Druze menggabungkan unsur Islam Syiah Isma’iliyah, Kristen Gnostik, Hindu, Neoplatonisme, Pythagoreanisme.
Ajaran ini diklaim berasal dari Nabi Yitro/ Jetro/ Syu’aib (paman Musa penguasa Madyan).

Hamza dan Al Hakim mendirikan Darul Alam dan Darul Hikmah.
Memulai doa kutukan terhadap tiga Khalifah pertama (Abu Bakar, Umar dan Utsman), terhadap Aisyah istri Nabi dan semua Bani Umayyah.

1006 M – Di Sumatra, Perlak berkonflik dengan Sriwijaya. Kemudian Perlak melakukan Aliansi dengan Kerajaan Malaka (malaysia). Perlak kemudian berubah melebur menjadi Kerajaan Samudera Pasai yang beribukota sekitar Lhokseumawe.

PRALAYA
Di tahun yang sama, pesta pernikahan putra Dharmawangsa yaitu Airlangga yang diadakan di ibukota Medang (Maospati), diserbu aliansi Sriwijaya – China – Haji (raja) Wurawari dari Lwaram yang memberontak.

Dharmawangsa terbunuh mengakhiri dinasti Isyanas (Medang Kamulan).
Airlangga melarikan diri ke Jombang, Jawa Timur.

====
Ada pendapat bahwa pralaya (bencana besar) adalah letusan gunung Merapi yang merusak peradaban Mataram Kuno di Jawa Tengah.
Candi-candi rusak dan tertimbun.

====

1008 M – di Mesir, Khalifah Fathimiyah ke-6 Al-Hakim (Imam Ismailiyah ke-16) mengaku ilahi, menekan semua non-Muslim untuk pindah agama dan memaksa semua orang Yahudi untuk mengenakan “anak lembu emas” di leher mereka.

Al Hakim juga menolak kalimat Azan “shalat lebih disukai daripada tidur”, diganti dengan ḥayya ‘alā khayr al-‘amal “datang untuk melakukan yang terbaik” ”

Ghanznavid mendatangkan ‘6000 kuda Arab’ untuk melawan Raja Anandapala. Kemudian membangun angkatan perang tentara Gajah untuk menyerbu India.

1008 M – Raja Sriwijaya Sri Cudamani Warmadewa/ warman/ Manpada mengirim utusan perdamaian lagi kaisar Cina (Song).
Dharmakirti, sang pangeran, menulis risalah Prajnaparamita Sutra

1009 M – Airlangga mendirikan kerajaan Kahuripan di lereng Gunung Penanggungan (Sidoarjo – Surabaya) sebagai kelanjutan dari dinasti Isyana leluhurnya.
Mpu yang terlibat;
– Mpu Narottama,
– Mpu Niti,
– Mapanji Tumanggala,
– Mpubharada(boddha mahayana)

Raja Chola Aditya I membangun Candi Siwa mirip Candi Prambanan di tepi sungai Kaveri, Tamil Nadu, India.

Al Hakim Fathimiyah menghancurkan Gereja Makam Suci di Jerusalem. Untuk membuktikan bahwa ibunya bukan kristen.

1010 M – penguasa Mosul, Kufah dan Bahrain berbaiat untuk Khalifah Al Hakim syiah Ismailiyah.

1011 M – Manifesto Baghdad, di mana Abbasiyah mengumpulkan pihak Sunni dan Syiah Dua Belas untuk memberikan kesaksian bahwa Al Hakim dinasti Fatimiyah Mesir bukan keturunan Sah dari Ali.
Di Afghanistan Tengah, Abu Ali bin Muhammad mendirikan dinasti Ghurid atau Ghorid. Mengubah keyakinan pemeluknya dari Buddha menjadi Islam.
Membangun pesantren-pesantren Islam.

Serlingpa Dharmakirti atau Dharmakirti Suvarnadvipa, anak Raja Sriwijaya Sri Cudamani Warmadewa/ warman/ Manpada? guru Buddha di Sumatera, kedatangan murid Atisa (Dipankara Sri jnana/ Dipamkara Shri Jnana, 982-1054 M) dari kerajaan Vikramapura, Bengali.

Atisa tinggal di Sumatera hingga tahun 1023 M.

1013 M – Zawi bin Ziri, mendirikan dinasti Zirid di Granada Spanyol setelah berhasil memberontak terhadap Khalifah AlManzor Cordoba.

1014 M – Mahmud dari Ghazni memimpin ekspedisi ke Thanesar.
1015 M – Mahmud menyerang Kashmir tetapi gagal.
Al Hakim Fatimiyah mengaku mulai mendapat Wahyu.

Sekitar 1016 M – Mulai berkembang aliran Druze pecahan dari Syiah Ismailliyah di masa Khalifah Al-HakiM – Fatimiyah Mesir.
Kitab Sucinya Al Hikmah.
Druze menggabungkan unsur-unsur Isma’ilisme, Gnostisisme, Neoplatonisme, Pythagoreanisme.

1016 M – Terjadi Gempa bumi di Jerusalem.

1017 M – Rajendra Chola I, raja dari dinasti Chola di Koromandel, India selatan, mengirim ekspedisi laut untuk menyerang Sriwijaya.

Di Mesir, Hamza diberi gelar Imam Al-Muwahhidūn oleh Khalifah Fatimiyah Al Hakim, sebagai permulaan dari panggilan Ilahi.

1018 M Mahmud Ghazni menyerang Mathura dan mengalahkan Chandrapala.

1019 M – Airlangga mendirikan istana Watan Mas di Pasuruan, bergelar Sri Lokeswara1166–1168 Dharmawangsa Airlangga Utunggadewa.

Di Mesir, terjadi perseteruan antara penganut Druze perihal sifat Ilahi Khalifah Al Hakim (sebagai inkarnasi Tuhan), akibatnya Muhammad bin Ismail Nashtakin ad-Darazi dieksekusi oleh kawannya Hamza bin ‘Ali bin Ahmad.

1021 M – al-Ḥākim Fathimiyah menghilang di bukit Mokattam, dekat Kairo Mesir(dibunuh?)
kemudian Hamza dibantu oleh Baha’ud-Dīn as-Samuqī.

Mahmud menyerang Lahore Pakistan.
Mahmud mendukung raja Kannauj untuk mengalahkan Chandela Ganda.
Pada tahun yang sama Shahi Trilochanapala terbunuh di Rahib dan putranya Bhimapala menggantikannya.

1023 -1025 M – Rajendra Chola I, India selatan, mengirim ekspedisi kedua untuk menggempur Sriwijaya.
Sriwijaya kalah, kendali atas pulau Jawa juga melemah.
Airlangga segera memindahkan ibukota ke Kahuripan (Sidoarjo), memperluas wilayahnya dan membangun Kota Pelabuhan Ujung Galuh (Surabaya).
Adik-adik Airlangga menjadi Raja di Bali.

1025 M – Mahmud menyerbu Gujarat , menjarah kuil Somnath dan menghancurkan jyotirlinga – nya . Dia mengambil rampasan 2 juta dinar tanpa penghancuran kuil.

1027 M – Orang Yahudi Samuel Hanagid, penyair menjadi wazir di Granada Spanyol. Lambang kekuatan politik dan kreativitas sastra orang-orang Yahudi di Spanyol pada saat itu.
1028 M – Rajendra Chola menunjuk Sri Dewa sebagai raja baru Sriwijaya dibawah Dinasti Chola.

1030 M – Airlangga menaklukkan Hasin, Wuratan, dan Lewa. Sri Jayabupati menaiki tahta Sunda. Ia memerdekakan kerajaannya dari jajahan Sriwijaya/ Chola.
Rajendra Chola I membangun Candi mirip Prambanan di Gangaikonda Cholapuram

1031 M – Airlangga menaklukkan Wengker. Lewa memberontak, namun berhasil ditumpas.

1032 M – Ratu Tulodong penguasa Lodoyong, Brang Kidul Tulungagung, menyerang Airlangga dan berhasil menghancurkan istana Watan Mas.
Airlangga berhasil lolos dan membangun ibukota baru di Dahanapura (Daha) dekat Kediri. Ia kemudian menundukkan Lwaram, membalaskan dendam Dharmawangsa.

Abul Kamal Tumin, pemberontak Zenata Menaklukkan kota Maroko Fes pada 1032, menewaskan 6.000 orang Yahudi.

1035 M – Mpu Kanwa menggubah naskah Arjunawiwaha. Pemberontakan raja Wengker.
1036 M – Airlangga membangun Asrama Sri Wijaya.
1037 M – Pemberontakan Wengker berhasil ditumpas. Airlangga berhasil menaklukkan seluruh Bumi Jawa.

1040 M – Pertempuran Dandanaqan, Ghaznaiyah Persia takluk pada Seljuk dari Asia Tengah.
Perang saudara internal dinasti.
Multan Pakistan dikuasai lagi oleh Ismailiyah Syiah.

Di Pesisir Utara Afrika, Abdallah ibn Yasin mendirikan kekhalifahan Almoravid/ Moor beribukota di Marrakesh (Maroko)

CIKAL BAKAL LEAK BALI
Di Bali mulai beredar Serat Cabraberag, Sampian Emas, Tangting Mas, Jung Biru yang menjadi rujukan Ilmu Leak hingga saat ini
=====================
sisa-sisa pengaruh Tantrayana yang masih terlihat sampai sekarang ialah sengguhu di Bali mempergunakan atribut kalachakra $ sangku putih, genderang tangan dan genta %atribut menari dari Siwa Bhairawa& tergantung di atas sebuah chakra dengan sebuah pegangan atau tangkai garuda
=====================

1042, Prasasti Pamwatan: Raja Airlangga dibantu Mpu Baradah di Jawa Timur membagi dua Kerajaannya untuk dua putranya.
Pembelahan kerajaan ini terjadi akibat puteri mahkota Airlangga; Dyah Sangramwijaya/ Sri Sanggramawijaya Dharmaprasadha Utunggadewi, menolak menduduki tahta.
Sedangkan tahta yang di Bali sudah diduduki oleh Anak Wungsu, adik bungsu Airlangga.

Sang puteri memilih menjadi pertapa dan Bhikkuni yang bergelar Kilisuci.
Konon, tempat pertapaan Dewi Kilisuci, Gua Selomangleng, bisa tembus ke Laut Selatan, kerajaan Nyi Roro Kidul.

========
Legenda mengisahkan bahwa Empu Baradha terbang sambil membawa Kendi (Teko dari tanah liat) berisi air. Dari angkasa, isi kendi ditumpahkan menjadi sungai Brantas/ Berantas yang membelah Kerajaan Medang.
========
Pembagiannya sebagai berikut;
– Sebelah timur s. Brantas; Mapanji Garasakan/ JayengranaSri Jayasabha dan Sri Jayabaya memperoleh Kerajaan Kahuripan/ Jenggala (Surabaya).
– Sebelah barat s. Brantas; Sri Samarawijaya/ Jayanagara memperoleh Kerajaan Kadhiri/ Dhaha/ Panjalu.

Prabu Airlangga lalu menjadi pertapa di Pucangan dan berganti namanya menjadi Maharesi Gentayu.

Mpu Gnijaya, dari Kediri berangkat menuju ke Bali.

1043 M – Gerakan Druze mulai menutup diri.
1044 M – Perang saudara antara Janggala dan Panjalu.

1048 M – penguasa Zirid, Al-Muizz ibn Badis, menghidupkan kembali ritual Sunni di seluruh Tunisia dan Aljazair. Diserbu oleh Khalifah Fatimiyah Al-Mustansir Billah.

1049 M – Airlangga wafat dalam pertapaannya. Jenazahnya dimakamkan di lereng Gunung Penanggungan sebelah timur.

Di Bali, Anak Wungsu adik Airlanggga yang menjadi Raja Bali, memerintah dengan adil bijaksana.

1050-1051, berdiri kekaisaran Turki Seljuk yang kemudian mengontrol wilayah Jerusalem.
Namun kemudian jerusalem direbut oleh Fathimiyah Mesir.

1052 M – Kerajaan Panjalu menjadi bawahan Janggala.

1054, perpecahan Gereja Timur dan Barat.
Al Moravid menghancur leburkan kota Sijilmasa

1055 M – Baghdad dikuasai oleh tentara Turki Seljuk. Pemerintahan Abbasiyah-Seljuk dimulai sampai sekitar tahun 1258 ketika tentara Mongol menghancurkan Baghdad.

1058 M – Ghaznawiyah mencoba bangkit oleh Sultan Ibrahim cucu Mahmud Ghazni. Berperang dengan Paramara dari Malwa dan Gahadvala dari Kannauj di sebelah timur.
Lahir Abu Hamid Al-Ghazali (1058–1111 M) di Khorasan, Persia (Iran), penggagas Ilmu Kalam

1066 M – Sriwijaya merdeka dari Chola.
Di Granada, Massa menyerbu dan membunuh wazir Yahudi Joseph ibn Naghrela dan membantai sebagian besar penduduk Yahudi.

1067 M – Tahdhib al-Ahkam dan Al-Istibsar selesai disusun oleh Abu Ja’far Muhammad Ibn Hasan Tusi (Syaikh Tusi).

1070 M – RASHI, (Rabi Solomon ben Isaac; Orang bijak Yahudi) mulai mendirikan yeshiva
1071 M – Pertempuran Manzikert; Sultan Alp Arselan Seljuk berhasil mengalahkan gabungan tentara salib yang dipimpin oleh Kaisar Romawi Timur Romanos IV Diogenes.
Ibukota Seljuk dipindah ke Konya, Turki.
1076 M – Almoravid menaklukkan Kekaisaran Ghana

1082 M – pemakaman Fatimah binti Maimun, seorang perempuan muslim di Leran, Gresik Jawa timur.

1086 M – Koalisi pasukan Castilia dan Aragon dikalahkan oleh Amoravid di Pertempuran Sagrajas/ Zalaca/ Zallacah.

1088 M – Paus Urbanus II mengeluarkan fatwa PERANG SALIB.

Perang Salib (1099–1260)
Khotbah tentang Perang Salib Pertama mengilhami pecahnya kekerasan anti-Yahudi. Di beberapa bagian Prancis dan Jerman, orang-orang Yahudi dianggap sebagai musuh sama seperti Muslim: mereka bertanggung jawab atas penyaliban , dan mereka lebih terlihat langsung daripada Muslim yang jauh.

R. Solomon ben Samson mencatat;

“.. tentara salib (pertama) dalam perjalanan ke Tanah Suci memutuskan bahwa sebelum memerangi orang-orang Ismael mereka akan membantai orang-orang Yahudi yang berada di tengah-tengah mereka untuk membalas penyaliban Kristus.”

Maka terjadilah pembantaian atas Yahudi di sepanjang jalan yang dilewati..

1088 M – Sriwijaya menjadi bawahan kerajaan Melayu Dharmasraya (Mauli).
1090 M – Hassan-i Sabbah menduduki benteng Alamut, Qazvin-Iran, dan mendirikan Kekhalifahan Ismailiyah Nizari.
Pasukan pembunuhnya efektif, seperti halnya Sicarii Yahudi, pasukan Hassan Sabbah dinamakan Hashashin, dalam melakukan aksinya sambil menghisap Hashish (semacam ganja).

1096 M – Terjadi Pembantaian Yahudi di Rhineland yang dilakukan oleh massa Kristen Jerman dari Perang Salib Rakyat.

PERANG SALIB 1
Pada 1099 M – Tentara Salib mencapai Jerusalem yang didalamnya terdapat Yahudi, Kristen dan Islam.
Jerusalem berhasil direbut oleh tentara Salib, orang-orang Yahudi di kumpulkan di sinagoga lalu dibakar.
Semua penduduk Jerusalem non Kristen dibantai tak bersisa.

Pasca Perang Salib 1 mulai muncul prasangka-prasangka terhadap yahudi semisal;
– Fitnah Darah (Blood Libel)
– Tumbal ritual, muncul di Inggris tahun 1144 M
– Wabah Black Death
dsb

Antisemitisme ini makin merajalela hingga PD 2 di masa Hitler

ABAD KE-12
1100 M – Janggala menaklukkan Madura.
1104 M – Panjalu merdeka dari Janggala.

1111 M – Wafat Al Ghazali
1112 M – Sheikh Abdullah Arif menjadi Raja Peureulak
1113 M – Suryavarman II Raja Khmer kamboja membangun Candi Besar Angkor Wat.

Yahudi dibantai dalam pemberontakan yang dipicu oleh kematian Pangeran Agung Kiev.

1116 M – Lodoyong menjadi bawahan Panjalu.
1119 M – pembentukan Unit Tempur Ksatria Templar atas arahan Paus Clement V.
Tujuan Utamanya melindungi Peziarah Kristen ke dan dari Jerusalem.

1125 M – Dinasti Jurchen Jin membangun ulang tembok China di sebelah utara untuk membendung Mongol.

1126 M – Lahirnya Ibnu Rusyd, pemikir Islam di Kordoba. Pengagas Averroisme, yang mempengaruhi dunia Islam dan Kristen.

ABDUL QADIR GILANI (SYEH ABDUL KADIR JAILANI)
1127 M – ABDUL QADIR GILANI (SYEH ABDUL KADIR JAILANI) mulai berdakwah dan menyusun Kitab Sirr al-Asrar wa Mazhar al-Anwar (Kitab Rahasia Rahasia dan Manifestasi Cahaya)

1135 M – Maharaja Jayabhaya (Jayabaya/ Joyoboyo) naik tahta menjadi Raja Kadiri di Jawa Timur.
Prasasti Hantang/ Ngantang dibuat sebagai anugerah untuk penduduk desa Ngantang yang setia pada Kadiri selama perang melawan Jenggala.
Sedangkan di Bali, Sri Jayasakti naik tahta dengan Kitab undang-undang Utara-widhi-balawan dan Rajawacana.

Banyak muncul karya sastra Hindu, misalnya Kitab Smaradahana, Kitab Bharatayudha, Kitab Lubdhaka, Wrtasancaya dan kitab Kresnayana.

1144 M – Perang Salib ke-2.

1150 M – Templar dan jaringannya mulai berinovasi membuat surat kredit dan sistem Perbank-an bagi peziarah yang bepergian ke Jerusalem.
jadi Peziarah tak perlu khawatir membawa banyak hartanya selama di perjalanan.

Kondisi inilah yang membuat para anggota Templar dan jaringannya semakin kaya.

1151 M – Sebagian wilayah Ghaznawiyah di bawah Sultan Bahram Shah dicaplok raja Ghurid Ala al-Din Husayn setelah membakar kota selama 7 hari 7 malam.

1157 M – Kakawin Bharatayudha ditulis oleh Mpu Sedah, gubahan dari kitab Mahabarata, sebagai kiasan kemenangan Kediri atas Janggala.
Panjalu sebagai Pandawanya, Jenggala sebagai Kurawa

1158 M – Raja Joyoboyo Kerajaan Dhoho Kediri mengundang ulama dari Persia, Al Wasil Syamsudin (Maolana Ngali Samsujen/ Mbah Wasil) untuk membahas Kitab Musyarar yang berisi perbintangan dan ramalan. (Prasasti Museum Trowulan, Mojokerto)

Apakah Kitab ini adalah karya Aldul Qadir jailani? tidak ada info lebih lanjut…
Sebagai balas budi membantu terjemahan, mbah Wasil diberi tempat domisili di Setono Gedong, Kediri.

1159 M – Prabu Jayabaya wafat. Terjadi perebutan tahta antara kedua putranya (Sri Aryeswara vs Sri Sarweswara). Janggala mengambil kesempatan ini untuk memerdekakan diri.

1160 M – muncul pemberontakan Yahudi Kurdi pimpinan David Alroy yang mengaku sebagai Messiah dan menyerukan gerakan kembali ke Yerusalem.
Pemberontakan ini bisa ditumpas.

1163 M – Amalric diangkat menjadi Raja Jerusalem (1163–74). Tawanan yahudi di Jerusalem ditebus oleh usaha penggalangan dana yang dilakukan oleh Maimonides dari Mesir.

1166–1168 Maimonides (rambam, Rabi Musa ben Maimon, 1138-1204 M) menyusun Komentar atas Mishnah di kota Fez, Maroko, usai melarikan diri dari Cordoba karena wilayah tersebut dikuasasi oleh AlMohad .

1168 M – Mulai berkembang aliran Sufi Suhrawardi di Baghdad Iraq. Diajarkan oleh Abu al-Najib Suhrawardi lalu dilanjutkan oleh keponakannya, Shahabuddin Abu Hafs Umar Suhrawardi, jalur keturunan Abu Bakar.

Suhrawardi diangkat sebagai Ulama Abbasiyah dan menulis buku Awarif ul-Maarif.

1171 M – Prasasti sapu angin; Sri Aryeswara naik tahta Panjalu, menang dari saudaranya Sri Sarweswara.
Saladin, pembesar Fathimiyah Mesir, memberontak dan mengakhiri dinasti Fathimiyah, lantas mendirikan dinasti Ayyubiyah.

Dengan keruntuhan Fatimiyah, Syiah Ismailiyah terpecah menjadi 3 sekte:
– Druze
– Nizari
– Mustaali

Atas usahanya pembebasan tawanan Yahudi oleh pasukan Salib Kristen di Yerusalem, maimonides diangkat menjadi Naqid oleh komunitas Yahudi Mesir.

Di akhir hidupnya, Maimonides mengabdi pada dinasti Ayyubiyah yang baru berdiri.

1175 M – Darmasiksa naik tahta di Sunda. Putranya, Jayadarma menikah dengan putri Singhasari bernama Dyah Lembu Tal (Anak Kertanegara). Kelak keduanya memiliki putra bernama Wijaya, pendiri Majapahit.

Tahun yang sama, Muhammad Ghori dinasti Ghurid menaklukkan Multan Pakistan yang dikuasai Ismailiyah.

1178 M – Chou Ku-fei menerbitkan Ling wai tai yang menceritakan urutan negara makmur masa itu;
– Cina
– Arab (Bani Abbasiyah)
– Jawa (Panjalu)
– Sumatra (Sriwijaya).

Raja Masula Masuli di Bali membangun Pura Puser Tasik

HIJRAHNYA KETURUNAN NABI ke-18; AZMATKHAN
1179 M – Al Imam Amir Abdul Malik (Al Muhajir) bin Alwi Ammul Faqih yang tinggal di Hadramaut, mulai hijrah ke India.
Al Imam Abdul Malik adalah seorang Keturunan nabi Muhammad dari jalur Ja’far Shadiq dan Ahmad Al Muhajir Hadramaut Yaman. Abdul Malik kelak bergelar Azmatkhan/ Adzomat Khan setelah menikah dengan Putri Bangsawan Nashrabad India.

Sedangkan anak yang lain Alwi Ummul Faqih yang lain, Ali, kelak juga berhijrah ke Indonesia (kakek buyutnya HRS, Habib Rizieq Shihab pendiri FPI)

Di India utara saat itu terdapat Kesultanan Ghurid dengan Rajanya Sultan Muhammad bin Sam Al Ghurri (Dinasti Ghurid).

Abdul Malik Azmat Khan tinggal di Ahmedabad India, tapi Habib Luthfi bin yahya Pekalongan menyebutkan tinggal di Haiderabad.
Ada juga yang mengatakan di Naserabad.
yang jelas makamnya ada di Naserabad India.

1180 M – Ibn Tumart, pemuka Masmuda (konfederasi suku Berber) mendirikan kekhalifahan Almohad (Muwahidun) di Maroko setelah menggulingkan Almoravid.
Ibnu Tumart mengklaim sebagai keturunan Idriss I – keturunan Hassan bin Ali.
Bahkan mengklaim sebagai MAHDI dan Klaim ini didukung oleh Ibn Khaldun.

Ibnu Tumart membangun markas di sebelah utara makam Idris 1;

Wilayah kekuasaannya kelak mencakup Maghreb (pesisir utara Afrika; Aljazair, Libya, Mauritania, Maroko dan Tunisia)

1183 M – Wangsa Mauli yang menggantikan hegemoni Syailendra di Sumatra, mendirikan kerajaan Dharmasraya.

REKONSILIASI JENGGALA dengan PANJALU
1185 M – Janggala dan Kediri kembali bersatu, melalui jalur pernikahan antara Kameswara (Dewa Kama/ Panji Asmarabangun) dg Sasi Kirana (Candra Kirana) putri prabu Girindra/ Girinata dari Jenggala (Kitab Smaradahana karya mpu Dharmaja).

Girindra mempunyai putra dari permaisuri lain yaitu Ken Arok.

1186 M – Sultan Mu’izz ad-Din Muhammad dari Ghor menaklukkan ibukota Ghaznavid terakhir di Lahore Pakistan.

1187 M – Saladin/ Sholahuddin Al Ayyubi merebut Jerusalem dari kendali Kristen dan Templar.

1190 M – Kertajaya adik Kameswara naik tahta di Kediri memunculkan ketegangan baru.
Menurut pihak Jenggala, seharusnya yang naik tahta adalah anak kameswara dengan sasi kirana.

1193 M – Pasukan Janggala menyerbu Kediri dan berhasil menduduki kota dan istana Daha. Kertajaya dibantu Tunggul Ametung terpaksa mengungsi dari istananya menuju Trenggalek.
1194 M – Kertajaya raja Kediri di trenggalek menyusun kekuatan, enggempur dan menaklukkan Janggala.
Tunggul ametung menghancurkan Kutaraja ibukota jenggala, dianugerahi wlayah itu dan Kutaraja berganti nama menjadi Tumapel.(prasasti Kamulan)

Pasukan Muslim (dinasti Ghurid) menaklukkan India.

1194 M – Raja Kertajaya/ Çrnga (Syrenggra)/ Sri Maharaja Sri Sarweqwara Triwikramawataranindita Çrengalancana Digwijayottungadewa yang memerintah kerajaan Kediri antara tahun 1190 – 1200 membangun Candi Penataran di Blitar sebagai candi gunung untuk tempat upacara pemujaan agar dapat menangkal atau menghindar dari mara bahaya akibat Gunung Kelud yang sering meletus dan merusak kawasan pemukiman dan pertanian.

1195 M – Di Mesir, Megillat Zutta” ditulis oleh Abraham ben Hillel , berisi pujian terhadap Maimonides saat berkonflik dengan Sar Shalom.

1199 M – Bābā Farīd atau Shaikh Farīd (20 tahun) di Multan Pakistan menjadi murid sufi Qutbuddin Bakhtiar Kaki (26 tahun).
Farid Baba diklaim sempat tinggal lama di Jerusalem sebelum akhirnya pindah ke Delhi.

ABAD KE-13; Konflik Turun temurun Dhaha (Sanjaya/ Isnaya/ Warman?) vs Singosari (Wangsa Rajasa)
1203 M – Tunggul Ametung menikahi Ken Dedes, putri pendeta Boddha dari Panawijen bernama Mpu Purwa Widada.

1204 M – Maimonides meninggal dunia. Makamnya diduga di Tiberias

Namun ada juga yang menyebutkan tetap di Mesir.

yang pasti, kanotr Naqid dipegang oleh keluarga Maimonides hingga abad ke-14.

1205 M – Ken Arok anak Girindra membunuh Tunggul Ametung, menjadi penguasa Tumapel dan memerdekakan diri dari kekuasaan Kediri.
Ken Arok menikahi Ken Dedes yang lagi mengandung Anusapati, janin Tunggul Ametung.

1206 M – Temujin menjadi Penguasa Tunggal Mongol bergelar Genghis Khan. Mengawali berdirinya dinasti JENGHISID.

1206 M – Ghori Sultan Ghurid dibunuh.
Salah satu budak Ghori dari Turki mamluk, Qutb al-Din Aibak, mengambil alih kekuasaan, menjadi Sultan Delhi pertama, menguasai wilayah India utara.
Budak kepercayaan yang lain;
Nasir-ud-Din Qabacha menjadi penguasa Multan pada tahun 1210.
Tajuddin Yildoz menjadi penguasa Ghazni .
Ikhtiyar Uddin Muhammad bin Bakhtiyar Khilji menjadi penguasa di beberapa bagian Bengal.

Masa dimulainya penghancuran Patung dan kuil Hindu di India. Reruntuhannya kemudian dipakai untuk membangun masjid.
Misalnya kompleks Qutb di Delhi dibangun dari batu-batu dari 27 kuil Hindu dan Jain yang dihancurkan. Demikian pula, masjid Muslim di Khanapur, Maharashtra dibangun dari bagian-bagian yang dijarah dan dihancurkan sisa-sisa kuil Hindu

Seorang sufi alumni Tarekat Baghdad, Moinuddin Chishti mengadakan perjalanan dari Sistan Iran ke Delhi India.

Genghis Khan merangsek dari arah utara menghancurkan dinasti China Jin.

1207 M – Lahir Jalaluddin Muhammad Rumi di Khorasan, Persia di bawah kekuasaan Turki Seljuk.

1215 M – Wilayah Dinasti Ghurid bagian barat runtuh dicaplok oleh Khwarezmia.

1219 – 1221 Penaklukan Genghis Khan Mongol atas Khwarezmia (Persia/ Iran).

1221 M – Pertempuran Ganter. Prabu Kertajaya tewas di tangan Ken Arok.
Keluarga Kertajaya berhasil melarikan diri ke Madiun dan mendirikan kerajaan Glangglang di Ngurawan yang nantinya melahirkan Jayakatwang.

Kelak Jayakatwang di tahun 1292 M menaklukkan Singosari keturunan Ken Arok.

1222 M – Setelah Janggala-Panjalu runtuh, berdiri kerajaan Singosari yang didukung oleh para Brahmana dari Kediri.
Kediri menjadi bawahan Tumapel. Ken Arok menjadi penguasa tertinggi di Bumi Jawa.

Pendirinya ada beberapa versi;
– Ken Arok/ Sri Rajasa Sang Amurwabhumi/ Batara Siwa. (Pararaton, Prasasti Mula Malurung)
– Ranggah Rajasa Sang Girinathaputra (Negarakretagama)

Ken Arok mengawali dinasti Girindrawamca, artinya keturunan Girindra atau Siwa

1227 M – Ken Arok tewas diracun oleh Anusapati, yang kemudian menggantikannya sebagai raja Tumapel.

1229 M – Perang Salib ke-6
Kaisar Romawi Frederick II merebut Jerusalem dari tangan muslim.

1230 M – Qutbuddin Bakhtiar Kaki (62th) dari Kirgystan bertemu Moinuddin Chishti (93th) saat perjalanan dari Sistan menuju Delhi. Mereka akhirnya bersama-sama menuju Delhi di masa pemerintahan Iltutmish awal kesultanan Delhi.

1236 M – Tentara Salib merebut Cordoba, Spanyol.

1244 M – Dinasti Ayyubiyah dibantu tentara bayaran Khwarezmi merebut kembali Yerusalem dari Kristen.

Markas Ksatria Templar segera berpindah-pindah hingga ke Eropa dengan misi yang mulai tak jelas, namun kekayaannya sangat banyak.

Anak Kertajaya dijadikan Raja baru Kediri.

1248 M – Wisnuwardhana menjadi raja Tumapel.
1250 M – Kediri disatukan kembali dengan Tumapel.

1252 M – Erupsi gunung Merapi. Meletus yang ke-empat.
1254 M – Tumapel berganti nama menjadi Singhasari.
1255 M – Prasasti Mula Malurung.
1257 M – Erupsi dahsyat gunung Samalas di pulau Lombok.
Baab Mashur Malamo mendirikan Kerajaan Ternate di Maluku.

1258 M – Perubahan iklim akibat erupsi gunung Samalas. Sebagian besar Bumi mengalami musim dingin berkepanjangan. Gerhana Bulan total terjadi pada bulan Mei.

Nizamudin Aulia (20 tahun) dari India mengunjungi guru sufi Fariduddin Ganjshakar/ Bābā Farīd/ Shaikh Farīd (79 tahun) di Delhi untuk menjadi muridnya.

Ibn Battuta mengatakan bahwa Fariduddin Ganjshakar adalah panduan spiritual dari Kesultanan Delhi.
Kelak puisi Baba Farid menjadi lagu-lagu agama Sikh.

1250 M – lembaga Inkuisisi dalam Gereja Katolik dibentuk. Tujuannya untuk memerangi ajaran sesat/ bidat.
Hukuman yang populer adalah dibakar di tiang pancang.
(Kelak pada 1908 namanya diubah menjadi “Kongregasi Suci Suci dari Kantor Suci” dan diubah lagi menjadi Kongregasi untuk Ajaran Iman pada 1965.

1255 M – Amir Abdullah Azmatkhan bin Abdul Malik menjadi pejabat Diplomasi Kesultanan Naserabad India Lama (Gubernur India??).

1256 M – Seorang cucu Jenghis Khan, Hulagu Khan, memimpin serangan dahsyat ke benteng Alamut (utara Tehran), pos pertahahan Fatimiyah Hasan Sabbah

1257 M – Gunung Samalas di pulau Lombok meletus

KEHANCURAN BAGHDAD
1258 M – Hulagu Khan dengan kekuatan sekitar 200.000 tentara Mongol tiba di Baghdad untuk menghancurkan dinasti Abbasiyah.

1260 M, Kublai Khan mendirikan dinasti Yuan.
1263 M – Iklim Bumi kembali normal.
1267 M – Sultan Malik as-Saleh (Meurah Silu) mendirikan Kerajaan Samudera Pasai, melanjutkan kerajaan Perlak/ Peureulak.
1268 – 1269 M – Kertanegara naik tahta menjadi Raja Singosari; raja besar yang kekuasaannya hingga ke Bali dan Sumatra.
Agamanya Bhairawa Tantrayana; Kalacakra (Budha Mahayana + Hindu Syiwa) .

Masa pemerintahan Kertanegara mengakui dua agama resmi yang dikepalai oleh Dharmadhayaksa.

MahaRsi Markandeya dari jawa tengah juga mengungsi ke Bali. Dikisahkan;
“..Rsi Markandya mengajak sekitar 800 pengikut menyeberang ke Bali.
Sampai di pegunungan Toh Langkir, Besakih, Karangasem, sebagian besar pengikutnya meninggal akibat terserang penyakit.
Setelah bermeditasi, Rsi Markandiya bersama sebagian pengikutnya kembali lagi ke lereng Raung. Keanehan muncul, pengikutnya mendadak sembuh setelah mandi di lereng Raung. ”

Akhirnya mereka mendirikan petilasan di lereng Raung. Untuk memperingati, pemda mambangun Candi Gumuk Kancil.

Kelak Markandeya di Bali memperkenalkan sistem irigasi (Subak) (lontar Markandeya Purana).

Di Bali, Ida Danghyang Bang Manik Angkeran memiliki putra empat orang (Catur Warga);
– Ida Bang Banyak Wide, penganut Buddha, kelak menjadi anak angkat Mpu Sedah (siwa) dan patihnya R. Wijaya di Jawa.
– Ida Bang Tulusdewa, tetap di Besakih Bali
– Ida Bang Wayabiya, tetap di Besakih Bali.
– Si Agra Manik.

Di Jawa, Ida bang Banyak Wide menikah dengan I Gusti Ayu Pinatih di Daha Kediri, menyebabkannya turun kasta, dari Brahmana menjadi Ksatria, berganti nama menjadi Arya Wiraraja (kasta Satria).
Keduanya mempunyai anak bernama Ida Bang Bagus Pinatih/ Ranggalawe.

1271 M, Jayakatwang, cicit Kertajaya bekas raja Kediri/ Panjalu, naik tahta menjadi Raja Kediri. Menyimpan dendam untuk merebut lagi kekuasaan di Singosari.

Di Konya, Turki, Lahir Ahmad Shahjalal yang kelak hijrah dan menjadi Ulama Sufi di Bengali, Bangladesh.

1272 M – Banyak Wide/ Arya Wiraraja dipindah dari Daha ke Madura. Anaknya mengabdi pada R. Wijaya menantu Raja Singasari.

1273 M – Rumi meninggal dunia di Konya Turki.
Putranya Sultan Walad mendirikan Ordo Mevlevi (Ordo Darwis Berputar)

EKSPEDISI SINGOSARI UNTUK PERKEMBANGAN BHAIRAWA TANTRAYANA
1275–1286, Ekspedisi Pamalayu oleh Kerajaan Singhasari terhadap Kerajaan Melayu di Dharmasraya di Pulau Sumatra.

Raja Darmasraya, Mauliwarmadewa menerima kedatangan delegasi Singosari untuk tinggal selama hampir 20 tahun.
Saat kembali ke Jawa, ekspedisi memboyong 2 putri Raja Mauliwarmadewa:
Dara Jingga (Kakak) dan Dara Petak (adik).

Masa pembangunan Candi Kidal, candi Jago dan candi Singosari

1280 M Kertanegara dari Singosari membunuh orang jahat yang bernama Mahisa Rangkah.
1282 M – Mongol menyerbu Champa – Istana Champa melarikan diri ke hutan.

1284 M Kertanegara menugaskan Wijaya (menantu Kertanegara dan seorang pangeran Sunda) untuk menyerang Bali dan rajanya ditawan.
Patih Kebo Parud/ Kebo Iwa (penganut Bhairawa Bima Sakti) ditugaskan untuk mengendalikan Bali.
Kebo Iwa bersemedi di Goa Garba

Kertanegara membangun Pura Kebo Edan bercirikan ajaran Bhairawa untuk pemeluk Hindu di Gianyar, Bali

Rsi Markandeya membangun Pura terbesar di lereng Toh Langkir (gunung Agung); pura Besakih

====
Sisa-sisa pengaruh Tantrayana ialah sengguhu di Bali mempergunakan atribut kalachakra: sangku putih, genderang tangan dan genta (atribut menari dari Siwa Bhairawa) tergantung di atas sebuah chakra dengan sebuah pegangan atau tangkai garuda.

Tahun 2012 terdeteksi kelompok Bhairawa puja kali dipimpin oleh Gatot Bhinawa Rata yang bergelar diksa Bheru Baba. Ritual memakai sarana darah kambing jantan, alkohol, bunga, buah-buahan dan sarana lainnya.

====

Kertanegara mulai berselisih dengan Arya Wiraraja yang menolak program penyatuan Nusantara dan penyebaran Bhairawa Tantra.
jabatan Arya Wiraraja diturunkan jabatannya dari demung menjadi adipati di Madura.
Arya Wiraraja memancing Jayakatwang Kediri agar segera menyerbu Singasari.

1285 M – Persatuan Kerajaan Champa (Jaya Simhavarman III (Chế Mân/ Pangeran Harijit)) dan Annam (Đại Việt) untuk mengusir Invasi Mongol Kublai Khan.

Harijit mempunyai 3 istri:
– Putri Bhaskaradevi
Ratu Tapasi (saudara kandung Kertanegara Singosari)
– Huyen Tran (putri Annam)

Ratu Tapasi kelak mempunyai dua anak
– Adirasa, kakek buyut Sunan Ampel (sumber;Agus Sunyoto)
– Adiraja, pulang ke Jawa

KETURUNAN NABI ke-20: MEMPERSATUKAN Annam dan Champa
Persatuan Champa- Annam diduga juga hasil andil Ahmad Syah Jalal/ Amir Al-Mu’azhzham Syah Maulana Ahmad (keturunan nabi ke-20), beliau putra Abdullah Azmatkhan.
Abdullah Azmatkhan dan anaknya merupakan pejabat diplomasi dari India, kelak menjadi ulama disekitar China, Champa (Kamboja) dan Annam (Vietnam) bersaing dengan budaya yang dibawa oleh Marco Polo.
Sedangkan anak cucu Abdullah kelak berkelana ke selatan; Sumatera, Kalimatan, Sulawesi, Jawa dan Maluku sebagai anggota Walisongo.

1286 M – Penaklukkan Melayu selesai. Kertanegara menghadiahkan arca Amoghapasa kepada penguasa Dharmasraya.
1289 M – Dinasti Yuan mengirim utusan yang meminta agar Singhasari tunduk pada kekuasaan Mongol. Kertanegara dengan tegas menolak dan memotong telinga sang utusan.
Kertanegara penganut Bhairawa Kalacakra.
Kaisar Khu Bhi Lai Khan sendiri menganut Bhairawa Heruka, lalu Khubilai Khan mengirim pasukan untuk menyerang pulau Jawa (Singhasari).

Kertanegara segera dinobatkan sebagai Jina (Dhyani Buddha) yaitu sebagai Aksobya bergelar Jnanaciwabajra, dan Joko Dolok itu adalah arca perwujudannya (Prasasti dan Arca Joko Dolok di surabaya).

PERLAK ke SAMUDRA PASAI
1292 M – Marcopolo menulis;
di Perlak, ada tiga kelompok masyarakat, yaitu
(1) China, yang seluruhnya beragama Islam;
(2) Barat (Persia), yang seluruhnya beragama Islam; dan
(3) pribumi, yang menyembah pohon, batu, dan roh, bahkan di pedalaman masih memakan manusia!

Tahun ini Perlak bergabung dengan Kerajaan Samudera Pasai

Kertanegara Raja Singosari diserbu Jayakatwang Kediri saat ritual Bhairawa Tantra di Istana (Soekmono, 1959 : 60).
Singhasari runtuh dan Kediri kembali bangkit.
Wijaya bersedia tunduk lalu mendirikan desa Majapahit sebagai bawahan Kediri.
Hampir bersamaan, pasukan Mongol mendarat di pesisir utara Jawa timur dan menduduki kota-kota pelabuhan dari Tuban hingga Ujung Galuh (Surabaya).

1293 Tentara Mongol dibujuk oleh R. Wijaya, menantu Kertanegara, untuk menggulingkan Jayakatwang.
Setelah Jayakatwang mati dan Kediri runtuh, tentara Mongol ditelikung dari belakang oleh Raden Wijaya.
Lalu berdirilah kerajaan Majapahit di Trowulan Mojokerto Jawa Timur oleh pasukan Raden Wijaya dibantu pasukan kecil muslim dari China.(Sumber: Said Aqil Siradj)
Pulangnya pasukan Ekspedisi Pamalayu, salah satu putri Melayu yaitu Dara Petak dijadikan istri oleh Raden Wijaya.

Raja Inggris Edward I memberontak terhadap Perancis setelah berselisih.
Raja Philip dari Perancis berhutang ke jaringan Templar untuk membiayai perangnya.

1294 M – Raden Wijaya yang bergelar Kertarajasa Jayawardhana membuat Prasasti Kudadu.

Kantor Raja bernama BANGSAL

Kediaman keluarga Raja bernama PURI

Prasasti Gunung Butak; perjanjian antara Raden Wijaya sebagai pendiri kerajaan Majapahit dengan Arya Wiraraja yang telah banyak membantu dalam perintisan dan pembentukan kerajaan Majapahit bahwa “pulau Jawa akan dibagi menjadi dua bagian dan masing-masing mendapat sebagian.”

Arya Wiraraja dingkat sebagai adipati Nararya membawahi wilayah Lumajang Utara, Lumajang Selatan, dan Tigang Juru.

1295 M – Ranggalawe, salah satu pendiri Majapahit yang menjabat sebagai adipati Tuban tewas dalam suatu konspirasi oleh Halayudha, seorang licik yang berambisi menjadi mahapatih Majapahit. Ia tewas di tangan Kebo Anabrang (mantan panglima ekspedisi Pamalayu), yang langsung dibunuh saat itu juga oleh Lembu Sora, paman Ranggalawe.
Arya Wiraraja (ayah Ranggalawe) mendirikan Kerajaan Lamajang Tigang Juru berjuluk Prabu Menak Koncar I, menguasai Madura, Lamajang, Patukangan atau Panarukan dan Blambangan.

=========================
FYI, Gelar Menak dalam babad Betaljemur adalah gelar untuk raja raja Islam.
Apakah saat itu Arya Wiraraja, yang kastanya diturunkan dari Brahmana menjadi Ksatria, memilih masuk Islam? belum ada informasi..
=========================

1296 M – Prasasti Penanggungan.

Ahmad Syah Jalaluddin (putra ke-6 Abdullah Azmatkhan) naik tahta menjadi Raja ke-3 Kesultanan Naserabad India Lama.
Tahun yang sama, Juna Muhammad Khalji/ Alaudin Khiljis/ Ala ud-Din Khalji naik tahta menjadi sultan Delhi- Dinasti Khalji periode 1296–1316 M, atasan Ahmad Syah Jalal .

Wilayah Kesultanan Delhi meliputi India utara, Pakistan, dan Afghanistan timur sekarang.
Alaudin terkenal karena mengusir invasi Mongol ke India .

1297 M – Akhir Perang Salib.

1298 M – Alaudin Khalji penguasa Delhi, membantai mualaf 15.000 dan 30.000 orang di dekat Delhi dalam satu hari, karena kekhawatiran akan adanya pemberontakan.

1299 M – Usman 1, panglima terpercaya Seljuk, mendirikan Dinasti Ottoman di Turki karena Sultan Seljuk terakhir (Alauddin) tak berketurunan

ABAD KE-14
1300 – 1373, masa hidup Ibnu Katsir.
1300 M – Lembu Sora tewas di tangan mahapatih Nambi setelah keduanya diadu domba oleh Halayudha.
1301 M – Nambi putra Wiraraja yang baru wafat, dilantik menjadi adipati Lumajang- Blambangan.

1303 M – Di Bangladesh, Shah Jalaluddin al-Mujarrad al-Naqshbandi atau Hazrat Shah Jalal, tokoh sufi murid Syed Ahmed Kabir Suhrawardi dari Mekah, tiba di Sylhet Bangladesh.

Sylhet saat itu dibawah kekuasaan Kerajaan Hindu Gour Govinda Dev sedang diserbu oleh Sultan Lakhnauti; Shamsuddin Firoz Shah (Islam sunni).
Penyebabnya, Seorang muslim dipotong tangannya dan bayinya dibunuh oleh Raja Gour Govinda setelah muslim ini menyembelih sapi untuk akikah bayinya.
Shah Jalal membantu Firoz Shah melawan Raja Hindu ini.
Akhirnyas Kemenangan diraih oleh Firoz Shah, Sylet dikuasai oleh Muslim. Shah Jalal kemudian menetap di Sylhet.

1307 M – Philip IV dari Prancis mempersekusi dan membunuh anggota jaringan Templar untuk menutupi Hutang-hutangnya terhadap Ordo ini.
Raja Champa meninggal. Kisruh lagi antara Champa dengan Annam.

1309 M – Raden Wijaya wafat.
Titi Surti Nastiti, arkeolog pada Pusat Penelitian dan Pengembangan Arkeolog Nasional, menduga tiga dari keempat istrinya melakukan Suti/ Bela/ Mabela (Tribhuwaneswari, Narendraduhita, dan Prajnaparamita).

Makam/ abu jenazah berada di Situs Siti Inggil Trowulan

Jayanegara (Kala Gemet), putra sulung Raden Wijaya dengan Dara Petak naik tahta menjadi Raja kedua Majapahit.
Nambi mengundurkan diri dari jabatan mahapatih Majapahit dan menjadi raja di Lumajang.

Keturunan Nabi ke-21 : Jumadil Kubro
1310 M – Lahirnya Husein Jamaluddin Akbar/ Jamaludin Khusen/ Jamaludin Husein Al Kabir alias Jumadil Kubro/ Qubro, Putra Ahmad Syah Jalaluddin dengan istri Champa dimasa raja Che Chi (Jaya Sinhavarman IV, 1307-1312)

Pendapat lain; Jumadil Kubro lahir tahun 1270 M(??)

Tahun ini juga Raden Japutra Layar naik takhta menjadi Raja kerajaan Nan Sarunai Kalimantan Selatan.

1312 M – Kelompok Templar secara resmi dibubarkan oleh Paus Clemens V atas desakan Philip IV.
Kisah ini menimbulkan tanda tanya berabad-abad…

ERA GAJAH MADA; 1313-1364 M
1313 M – Gajah Mada menjadi kepala pasukan khusus Bhayangkara.

1316 M – Nambi, salah satu pendiri Majapahit tewas akibat difitnah oleh Halayudha dan Jayanagara. Lumajang dianeksasi oleh Majapahit. Halayudha diangkat sebagai mahapatih baru.

1318 M – wafatnya Amir Abdullah Azmatkhan bin Abdul Malik dimakamkan di Nashrabad, Kabupaten Haidarabad yang berdekatan dengan Kota Ahmadabad, India.

Che Nang, raja Champa, melarikan diri ke Jawa setelah diserbu Dai Viet.

1319 M – Pemberontakan Dharmaputra Winehsuka pimpinan Ra Kuti. Trowulan berhasil diduduki, namun dapat direbut kembali oleh pasukan Bhayangkara pimpinan Gajah Mada yang kemudian menumpas para Dharmaputra. Jabatannya dinaikkan menjadi patih. Halayudha dihukum mati setelah segala fitnah yang ia perbuat di masa lalu terbongkar.
Di Eropa, Pelarian Templar bergabung dengan ordo Kristus di Portugal.

KETURUNAN NABI HIJRAH LAGI
1320 M – Muhammad bin Tughlags, Turko-India (Budak Turki Muslim, Hindu India) berhasil merebut Kesultanan Delhi India dari dinasti Khalji, mengawali Dinasti Tughlag..
Bin Tughlagq seorang penguasa Kejam, menyebabkan keluarga Ahmad Syah Jalaludin mengungsi ke timur/ Champa.

Saat ini Champa dipimpin oleh Raja Che A Nan (Jaya Ananda, dinasti Vijaya, 1318 – 1324)

1321 M – Odoric de Pordenone/ Odorico Mattiussi/ Mattiuzzi, pengelana kristen dari Venesia mengunjungi Majapahit.

1325 M – Adityawarman (anak Dara Jingga) yang lahir di Majapahit memimpin duta Perdamaian ke Khanbaliq, Tiongkok. Untuk membina lagi hubungan yang memburuk saat pendirian Majapahit.
Ibnu Batutah, suku Berber, memulai petualangannya.

1326 M – Champa mengalahkan Dai Viet

1328 M – Jayanagara dibunuh oleh Ra Tanca, anggota Dharmaputra terakhir yang masih hidup. Tanca kemudian langsung dibunuh oleh Gajah Mada saat itu juga. Tahta Majapahit diserahkan kepada Bre Kahuripan/ Tribhuwanatunggadewi sebagai RAja ke-3 Majapahit.
1329 M – Pemberontakan Keta di Jawa Timur.
Di Kalsel, Raden Neno (1329-1349) menjadi Raja Nan Sarunai.

1331 M – Pemberontakan Sadeng.
Nambi terbunuh, menyebabkan kekosongan kekuasaan Blambangan hingga tahun 1352

1332 M – Adityawarman kembali pergi ke Khanbaliq sebagai duta besar Majapahit.
1333 M – Wafatnya Ahmad Syah Jalal ayah Jumadil Kubro di Haedarabad, dekat Ahmadabad, India (atau di Champa??).

1334 M – Hayam Wuruk lahir.
1336 M – Gajah Mada diangkat menjadi Mahapatih di Majapahit. Pengucapan Sumpah Palapa.

====================
Versi Agus Sunyoto; Gajah Mada bukan Patih, tetapi seorang Ilmuwan dan konseptor.
Penyusun Kitab Hukum Kutara Manawa Dharmasastra, pelengkap Kitab Hukum “Purwadigama Dharmasastra” Masa Singosari Kertanegara

Penyusun Kitab Leadership “Astadacawyawahara
====================

Brahmana majapahit era ini;
Ida Mpu Tantular dan empat anak Iaki-Iakinya;
1) Mpu Danghyang Panawasikan, kelak putrinya menikah dengan Danghyang Nirartha.
2) Mpu Bekung atau Danghyang Siddhimantra.
3) Mpu Danghyang Smaranatha.
4) Mpu Danghyang Soma Kapakisan, mengabdi di Majapahit. gurunya Gajah Mada.

Danghyang Smaranatha kelak di akhir kajayaan Majapahit mempunyai dua putra;
– Danghyang Angsoka, berdiam di Jawa melaksanakan paham Budha. Anaknya Astapaka kelak menuju Bali menurunkan keluarga Brahmana Budha
– Danghyang Nirartha (Danghyang Dwijendra)

Pengelana Syiah memasuki Bengkulu dibawah pimpinan Imam Maulana Irsyad.
diantaranya terdapat : Imam Sobari, Imam Bahar, Imam Suandari dan Imam Syahbuddin.

Setiba di Bengkulu mereka langsung melaksanakan rangkaian Upacara Ritual Tabot mengenang gugurnya Husein bin Ali bin Abi Thalib yang diselenggarakan selama 10 hari, yakni dari akhir bulan Dzulhijjah 756 H sampai dengan tanggal 10 Muharram 757 H.

Ritual ini masuk Pariaman sekitar 1831 M dengan sebutan Tabuik.

1337 M – Wang Dayuan, seorang pengelana Yuan-Mongol mengunjungi Majapahit dan melaporkan tentang adanya sisa-sisa pasukan Mongol yang menetap dan membentuk komunitas Muslim Hui di lembah Gelam, Sidoarjo.
1339 M – Majapahit menaklukkan negeri-negeri di Sumatra dan Malaya yang belum tunduk. Adityawarman diangkat sebagai gubernur Sumatra.

1339 M – anak Raja Langkasuka bernama Bharubhasa mendirikan Kerajaan Chermin dengan wilayah kekuasaan dari Aceh, Sumatera Utara, Perak, Kedah dan Champa.
Dia diislamkan oleh Syekh Jumadil Kubro (29th) dan menjadi Sultan Mahmud Ibnu Abdullah. (Christopher Buyer)

1342 M – Che A Nan wafat, sesuai tradisi Sati (suttee) ajaran Hindu, harus diikuti dengan pembakaran istri hidup-hidup.
Tradisi ini dikecam oleh Odoric de Pordenone.

Ida Danghyang Soma Kapakisan (Anak ke-4 Mpu Tantular) mempunyai anak bernama Ida Kresna Wang Bang Kapakisan yang juga mengabdi di Majapahit.
Ida Kresna Wang Bang Kapakisan mempunyai putra empat orang;
1). Dalem Wayan menjadi Dalem di Blambangan (Sira Dalem Sri Bhima Chili Kapakisan??)
2). Dalem Made menjadi Dalem di Pasuruhan (Dalem Sri Bhima Cakti ??)
3). Dalem Nyoman Sukania menjadi Dalem di Sumbawa (Perempuan)
4) Dalem Ketut Kresna Kapakisan/ Sri Aji Kresna Kepakisan, kelak diangkat menjadi Raja Bali dan keturunannya bergelar Dalem.

1343 M – Majapahit di bawah Adityawarman dan Gajah Mada menaklukkan Raja Sri Gajah Waktera (Sri Astasura Ratna Bumi Banten) dari kerajaan Bedahulu Bali (Bedulu, Wangsa Warmadewa) Raja Bali ini adalah seorang Bhairawa penganut ajaran Durga Bhairawi.

==========================
Menurut Agus Sunyoto, Adityawarman ke Bali sebenarnya untuk membebaskan Gajah Mada yang telah ditawan oleh Kerajaan Bali yang mulai melepaskan diri dari cengkeraman Majapahit.
==========================

Saat di Bali inilah Adityawarman mempelajari ilmu Bhairawa juga.
Perwakilan Majapahit di Bali didirikan di Samprangan dan kemudian Gelgel .

Gajah Mada mengangkat bangsawan Jawa Sri Aji Kresna Kepakisan sebagai penguasa bawahan Bali, setelah sebelumnya kakak-kakaknya menjadi penguasa bawahan di Blambangan dan Pasuruan.
Sri Aji Kresna Kepakisan berkasta Ksatria walaupun sebenarnya merupakan cucu Brahmana.

Selama memerintah di Bali, Dalem Ketut sempat mengunjungi Majapahit semasa Hayam Wuruk.
Pembangunan Pura Maospahit di Denpasar

beberapa masyarakat lokal yang tak mau mengadopsi budaya bali dinamakan Bali Aga (Bali Asli)

1345 M – Ibnu Batutah mengunjungi Shah Jalal di Sylhet.

Lalu Ibnu Batutah tiba di pelabuhan Quanzhou pesisir timur Cina, saat itu di bawah kekuasaan bangsa Mongol.
Ibnu Batutah mencatat bahwa sudah ada perkampungan muslim, memiliki masjid, pasar, dan rumah sakit mereka sendiri.

Kemudian Ibnu Batutah menuju Djawah (Sumatra).

1347 M – di Sumatra, Adityawarman melanjutkan kekuasaan kakeknya, raja Mauliwarmadhewa (lihat 1275 M), mendirikan kerajaan baru bernama Malayapura beraliran Buddha Vajrayana yang masih melakukan ritual Bhairawa Tantra.
Adityawarman memindahkan ibukota dari Dharmasraya ke Swarna Bhumi kemudian ke Pagarruyung.

1348 M – Persekusi yahudi di Eropa; Yahudi disalahkan atas terjadinya wabah Black Death

1349 M – Persekusi yahudi di Erfurt, Jerman dan pogrom Strasbourg “Hari Valentine”
Mpu Tantular (Danghyang Angsokanata) menuju ke Bali dan mengabdi pada Sri Haji Wungsu Raja Bali.
Jumadil Kubro (39th) dan adiknya Syeikh Thanauddeen (Datuk Adi Putera), tiba di Kelantan untuk berdakwah.
Jumadil Kubro ini merupakan anak pangeran Champa (anak Ahmad Shah Jalal yang hijrah ke Champa)
Jumadil Kubro mempunyai beberapa anak di berbagai negara, tiga diantaranya;

– Maulana Ibrahim Zaenuddin Al-Akbar As-Samarkondi/ As-Samarkandi/ Asmuro/ Ibrahim Akbar, lahir tahun 1370 M, kelak mempunyai anak bernama Maulana Ishak/ Maghroby/ Muhammad Jawad.

– Sultan Barokat Zaenal Alam/ Barakat/ Berkat (Ratnavamsa Pandita Parnen alias Bong Tak Keng??) kemungkinan lahir sekitar tahun 1330-1350, (pendapat lain 1406 M). Kelak mempunyai anak bernama Maulana Malik Ibrahim yang menikah dengan putri Champa melahirkan Sunan Ampel dan Ali Murtadhlo.

– Ali Nuralam Akbar/ Nurul Alam lahir tahun 1390 M (1401 M??), kakek Sunan Gunung Jati. Nama lain; Sultan Qonbul, Sultan Patani Darussalam, Arya Gajah Mada, Minak Brajo Nato

Di kalsel, Raden Anyan/ Datu Tatuyan Wulau Miharaja Papangkat Amas (1349-1358) menjadi Raja terakhir Nan Sarunai.

1350 M – Hayam Wuruk (16th) naik tahta menjadi raja Majapahit ke-4.
Pembuatan Prasasti Canggu

1351 M – Majapahit menaklukkan Kerajaan Lasem.
1352 M – Anak Sulung Wang Bang Kapakisan; yaitu Dalem Wayan menjadi Dalem di Blambangan (Sira Dalem Sri Bhima Chili Kapakisan??)

1353 M – Ibnu Batutah mengunjungi kerajaan Afrika kuno Mali menceritakan bahwa penduduk setempat bersaing satu sama lain dalam jumlah budak dan pelayan yang mereka miliki, dan dia sendiri diberi seorang budak laki-laki sebagai “hadiah keramahtamahan.”

1354 M – Kerajaan Chermin ditaklukan Kerajaan Siam dari Thailand. Kerajaan Cermin minta bantuan Majapahit.

1357 M – Perang Bubat. Raja Sunda tewas dalam suatu kesalahpahaman oleh Gajah Mada.
Hayam Wuruk yang kecewa kemudian mencabut jabatan sang mahapatih dan mengasingkannya ke Madakaripura. Majapahit menaklukkan Sumbawa.
=======
Kisah Bubat ini sebenarnya masih dipertanyakan, karena ditahun ini
Gajah Mada sedang fokus membantu kerajaan Chermin untuk menaklukan Siam.
Ternyata terbukti bahwa Kidung Bubat muncul tahun 1860 M pasca perang Diponegoro, ditulis di Bali oleh Belanda.
=======

Chermin memenangkan pertempuran.
Imperium Chermin berganti nama menjadi Kelantan – Majapahit II. cikal bakal Kesultanan Kelantan di Malaysia

1358- 1362 M – Majapahit dipimpin Empu/ Ampu Jatmika/ Jamatka memimpin Ekspedisi penyerbuan ke Kerajaan Nan Sarunai Kalimantan.

1359 M – Hayam Wuruk (25th) membangun Candi Jabung.

1360 M – Che Bonga/ Po Binasuor/ Che Bonguar/ Che Bong Nga/ Zainal Abidin naik tahta menjadi Raja Champa Muslim.
Pemerintahan Raja yang kuat.
Tempat Barakat Zaenal bin Jumadil Kubro 30th mengabdi (?).
Perkiraan lahirnya Maulana Malik Ibrahim

1364 M – Gajah Mada Meninggal dunia

1365 M – Mpu Prapañca (Dang Acarya Nadendra, pendeta Buddha Majapahit) menulis Kitab Kakawin Negarakretagama di bawah kekuasaan Hayam Wuruk.
1367 M – Negarakretagama menyebutkan adanya beberapa kerajaan di Celebes (Gowa di Makassar, Luwu, Bone di Bugis dan Banggai).

1368-1369 M – Meninggal dan dikuburnya beberapa pemeluk muslim diwilayah Trowulan dan Tralaya (ibukota kerajaan Majapahit).

1369 M – Che Bonga Raja Champa menjalin diplomasi dan pengakuan dari Kaisar Ming Tsai-Tsu

1370 M – berdirinya dinasti Timuriyah di Samarkand (Timur Lang/ Tamerlane)
Jumadil Kubro 60th, menuju ke Samarkand untuk membina hubungan (dan mungkin saja melaporkan kekejaman dinasti Tughlag).
Disana menikah dengan Amira Fathimah binti Amir Husain bin Muhammad Taraghay (cucu Timur Lang), kelak lahir putra pertamanya yaitu Ibrahim Asmorokondi.
Kelak dinasti Timuriyah memporak porandakan Kesultanan Delhi tahun 1398 M.

Pembantaian Brussel: Kristen membantai Yahudi di Brussel

1371-1377 M – Adityawarman duta Pagarruyung, mengirimkan utusan ke Tiongkok sebanyak 6 kali.
1371 M – Prabu Niskala Wastukancana naik tahta di Sunda.
Di Yunan, China, Lahirnya Cheng Ho/ Zheng He/ Haji Mahmud Shams/ Ma He/ Ma Sanbao/ Sam Po Bo dari suku Hui Muslim.

Menurut Babad ing Gresik, ada rombongan saudara raja Gedah; Maulana Mahpur, Maulana Malik Ibrahim , Sayyid Yusuf Mahrabi (ketua) beserta 40 orang pengiring. berlabuh di Gerwarasi atau Gresik.

Maulana Malik Ibrahim diangkat oleh raja Majapait (masa Hayamwuruk?) sebagai sahbandar

1376 M – Wijayarajasa/ Bhre Pamotan mendirikan keraton Majapahit Timur (Blambangan) bergelar bergelar Bhatara Parameswara ring Pamotan, namun masih sebagai bawahan Majapahit pusat. Adityawarman wafat. Ini Cikal Bakal kadaton wetan yang kelak memisahkan diri dari pusat pemerintahan.

Ada yang menyebutkan bahwa Jumadil Kubro 66th wafat tahun ini, makamnya berada di Troloyo Trowulan Mojokerto.

Dakwah lalu dilanjutkan oleh anak-anaknya.

Kompleks Makam Troloyo, Nisan tertua bertahun 1376 dan nisan termuda 1611 M.

================
Sedangkan saat ini, makam/ petilasan Syekh Jumadil Kubro/ anaknya diyakini berada di beberapa tempat;
– Trowulan Majapahit, Mojokerto;
– Genuk Kota Semarang;
– lereng Merapi Turgo (dekat Plawangan, Kaliurang), Desa Purwobinangun, Kecamatan PakeM – Kabupaten Sleman;
– Parangtritis Gunungkidul, Yogyakarta
– Wajo, Makassar, Sulawesi Selatan.


================

1377 M – Pemberontakan kerajaan-kerajaan di Sumatra: Pagaruyung, Palembang, dan Dharmasraya. Berhasil ditumpas oleh Hayam Wuruk Majapahit, namun berakibat lepasnya Pagaruyung.

1380 M – Wafatnya Ida Dalem Ketut Kresna Kepakisan di Bali (1350-1380 M). Digantikan oleh Dalem Ketut Ngulesir yang bergelar Dalem Smara Kepakisan.

1381 M – Cheng Ho 10 tahun, ditangkap dan dikebiri (Kasim) oleh pasukan Ming.

1382 M – Wastukancana membagi Tatar Sunda kepada kedua putranya.
Sunda pun kembali terpecah menjadi Sunda dan Galuh.

1386 M – Pelarian Bangsawan dari Majapahit bernama Parameswara (Anak Sang Sapurba?) menuju Singapura dan mendirikan kerajaan Singapura/ cikal bakal Malaka.

1387 M – Ampu Jatmika/ Ampoe Djatmaka dari Majapahit berhasil menaklukkan Kerajaan Nan Sarunai, yang beribukota di sekitar candi Agung Kalimantan Selatan

Diganti dengan kerajaan Negara Dipa (perwakilan Majapahit, cikal bakal kesultanan muslim Banjar yang berdiri tahun 1520 M)

Tragedi runtuhnya Nan Sarunai ini diungkapkan dalam puisi ratapan atau wadian dalam bahasa Maanyan yang disebut peristiwa “Usak Jawa” atau “Penyerangan oleh Kerajaan Jawa” (Fridolin Ukur, Tanya Jawab Tentang Suku Dayak, 1977: 46).

1389 M – Hayam Wuruk wafat. Wikramawardhana menikahi putri Hayam Wuruk, naik tahta menjadi Raja Majapahit ke-5.
Menimbulkan ketidakpuasan dari Wirabhumi…

Di Praha, komunitas Yahudi dibantai di hari Sabtu Suci 1389.

1390 M – Che Bonga (Raja Champa Muslim?) meninggal saat mengatur penyerangan ke Thang Long, Dai Viet.(dibunuh/ dikudeta?).
Digantikan oleh salah satu jenderalnya; Ko Cheng/ La Khai (Baginda Kiyan?).
La Khai bergelar Jaya Simhavarman VI, kelak putra Mahkota, Ba Dich Lai, berbesan dengan Sultan Barokat Zaenal Alam bin Jumadil Kubro (Bong Tak Keng??).

Ba Dich Lai mempunyai anak :
1. Dewi Candrawulan/ Condrowulan (Bong Fei Xin binti Ba Dich Lai bin Lai Khai Kocheng), kelak menikah dengan Malik Ibrahim (Ma Hong Fu), memperanakkan Sunan Ampel dan Ali murtadho.

Candrawulan ini merupakan perempuan duta besar Tiongkok arahan Cheng-Ho untuk kerajaan Majapahit.

2. Dewi Dwarawati/ Anarawati (muslimah, menikah dengan Bhre kertawijaya Majapahit. memperanakkan Ratu Pembayun handayaningrat, nenek Jaka Tingkir Pajang.

1390 M – bin Jumadil Kubro (mungkin Sultan Barokat Zaenal Alam atau mungkin Ibrahim Asmoro??) diduga menikah lagi dengan Puteri Syahirah dari Kelantan. (Putri Selindung Bulan, anak dari Sultan Baki Shan Bin Sultan Mahmud, Raja Chermin)
Kelak memperoleh 3 anak. salah satunya Ali Nurul ‘Alam (Maulana Malik Israil) lahir tahun 1401 M.

1391 M – Pembantaian terhadap Yahudi di Barcelona, spanyol
Pembantaian dan konversi paksa (Yahudi ke Kristen) dimulai 4 Juni 1391 di kota Seville sebelum meluas ke seluruh Castile dan Mahkota Aragon

1393 M – lahirnya Maulana Ishaq putra Ibrahim Zaenudin Asmorokondi 23th/ Ibrahim Asmura.

1398 M – Singapura/ Tumasik dilibas Majapahit.
Parameswara, bersama Laksamana Cheng Ho menghadap kaisar Cina untuk meminta perlindungan.
Timur Lang dari arah Samarkand memporak-porandakan Dinasti Tughlag Kesultanan Delhi tapi tak berniat mengambil wilayahnya.
kesultanan Delhi mencoba bangkit…

1399 M – Cheng Ho mulai aktif di angkatan laut China.
Maulana Ibrahim Zaenuddin Al-Akbar As-Samarkondi bin Jumadil Kubro berangkat ke Jawa bersama Maulana Ishak anaknya dan Malik Ibrahim (keponakannya, anak Barakat Zaenal yang petinggi Champa) .

Majapahit menyebutkan adanya daerah bernama Wanin dan Sram.
Nama Wanin = semenanjung Onin di daerah Fak-Fak
Sram = pulau Seram di Maluku

ABAD KE-15
1400 M – mulai berkembang agama Samaritan, pecahan dari Yahudi.
Jaya Indravarman VII (Ngauk Klaung, anak La Khai) naik tahta menjadi Raja Champa (1400 – 1441 M).

1401 M – Hayam Wuruk (67th) meninggal dunia.
Lahir Sunan Ampel (Bong Swi Hoo) di Champa, anak Maulana Malik Ibrahim 40th dengan Dewi Candrawulan putri Ngauk Klaung Champa.
kelak mengajinya dititipkan di Pasai, Aceh (Gus Baha).

Pendapat lain menyebutkan Sunan Ampel lahir tahun 1423 M.

1402/ 1414 M – Sekembalinya dari China, Parameswara memeluk agama Islam – mendirikan kerajaan Malaka dan bergelar Sulthan Iskandar Syah.

Dinasti Dai Viet menyerang Champa dan gagal.

1403 M – Wirabhumi Majapahit Timur, mengirim utusan kepada Cina guna mendapatkan pengakuan Kaisar Kaisar Yung Lo Cina. Hal ini membuat marah Wikramawardhana…

BERSAMBUNG ke Bersambung ke Menguak Detik-Detik Keruntuhan Majapahit Yang Misterius

Pustaka
GJF Biegman, Hikajat Tanah Hindia, 1894

https://cagarbudaya.kemdikbud.go.id/
https://padangulan.wordpress.com/2011/07/13/negeri-dengan-banyak-julukan/
https://en.wikipedia.org/wiki/Pogrom
https://siwisangnusantara.blogspot.com/2013/08/walisongo-agus-sunyoto.html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s