FLIGHT of IDEAS….

Intuisi, majinasi, Ilusi & Halusinasiku…

Bhairawa Tantrayana vs Islam Nusantara vs Ngabdullah Ibrahim Tunggul Wulung (Toenggoel Woeloeng)


Tahun 70 M, Bait Suci di Jerusalem dihancurkan oleh Titus. Orang Yahudi berhamburan keluar dari Jerusalem
Tahun 150 M, Kerajaan Salakanagara, cikal bakal suku Sunda, kerajaan paling awal Nusantara dengan pengaruh ajaran Hindu dan Budha yang didirikan oleh pedagang India.
Ptolemeus menyebutnya Argyrè (negara Perak/ Salakanagara).

Tahun 358 – 382 M, Melanjutkan Kerajaan Salakanagara, Jayasinghawarman naik tahta menjadi Raja Tarumanegara di Jawa Barat.
Jayasinghawarman adalah seorang Maharesi dari Calankayana India yang mengungsi ke Nusantara karena daerahnya ditaklukkan oleh Maharaja Samudragupta dari Kerajaan Maurya.

Tahun 414 M, Fa Hien, petualang dari China menceritakan sebuah daerah bernama Ye-po-ti (Wayu Seputih Lampung atau Jawadwipa) yang banyak beragama Hindu.

Tahun 570 M, Nabi Muhammad lahir.

==== Bagian ini silahkan baca di http://genghiskhun.com/muhammad-syahrbaraz-heraclius-khusraw-ii-petualangan-para-sebaya-integrasi-google-maps ====

Tahun 603 M, Kerajaan Malayu berdiri di hilir Batang Hari, hasil konfederasi dari para pedagang-pedagang yang berasal dari pedalaman Minangkabau.

Tahun 629 M, pembantaian dan pengusiran Yahudi di Jerusalem oleh Heraclius Romawi.

Tahun 632 M, Nabi Muhammad wafat.
Abu Bakar menjadi Khalifah Islam pertama. Menjabat selama dua tahun.
Setelah Perang Riddah (perang kemurtadan), dan Pertempuran Yamamah khususnya, di mana sejumlah besar penghafal Quran (sekitar 450) tewas, Zayd bin Tsabit ditugaskan untuk mengumpulkan wahyu Quran lisan dan tekstual menjadi satu jilid tunggal.

Bani Ghassan, salah satu klan yang diperangi Abu Bakar karena tidak mau membayar zakat.

Tahun 634 M, Umar bin Khattab menjadi Khalifah Kedua.
Menjabat selama 10 tahun.
Pasukan Umar menaklukkan Gaza.
Tahun 637 M, pasukan Umar menaklukkan Caesaria. kemudian menuju Jerusalem.

Tahun 638 M, pasukan Umar mengepung Kota Suci Jerusalem dan menaklukkannya.
Masjid kecil dibangun di atas puing-puing Bait Suci.
Orang Yahudi boleh kembali dan beraktifitas lagi di Jerusalem.

Pembukuan dan Penyeragaman Al Quran
Tahun 644 M, Utsman menjadi Khalifah Ketiga. Menginisiasi pembukuan dan Penyeragaman Al Quran.
Sembilan Tahun sesudah Nabi wafat.

===========================================

Bandingkan;
– Masa Pembukuan Torah (wahyu-wahyu yang diterima oleh Musa pada tahun 1300-an SM), baru ditulis sekitar tahun 500-an SM (artinya 800 tahun sesudah masa hidup Musa)!
– Injil Pertama, yaitu Injil Markus, baru ditulis tahun 60-65 M (30 tahun sesudah Yesus hilang).

Baca artikel sebelumnya di sini http://genghiskhun.com/peradaban-manusia-dan-perjanjian-hakiki-dengan-tuhan-versi-google-maps
===========================================

Tahun 656–661 M, Ali bin Abi Thalib menjadi Khalifah ke-4

DINASTI UMAYYAH
Tahun 661 M, Hasan bin Ali menjadi Khalifah ke-5. Hanya menjabat 3 hari.
Kekhalifahan diganti oleh Dinasti Umayyah.
Ibukota dipindah ke Damaskus.

Tahun 669 M, pasukan Muslim bergerak ke Konstantinopel Kristen.

Tahun 670 M, di Jawa Barat berdiri kerajaan Sunda – Galuh (Pajajaran), kelanjutan dari Tarumanegara.
Kerajaan Sunda Galuh/ Pajajaran beraliansi dengan Kerajaan Kalingga (Ho-ling) di Jawa Tengah.

Tahun 671 sd 856 M, di Jawa berdiri Dinasti / Wangsa Syailendra (Sailendravamsa, Mataram Kuno, Buddha Mahayana) berpusat di Kota Medang (sekitar Maospati, Magetan, Jawa Timur sekarang).
Didirikan oleh sekelompok pelarian dari Palembang karena perselisihan keluarga; Dapunta Hyang yang kelak mendirikan kerajaan Sriwijaya (Buddha).
Keluarga besar ini berasal dari Champa (Vietnam Selatan)

Tahun 672 -674 M, Pemakaman seorang diduga muslim; Syeh Rohmaddin di Baros, Tapanuli.

Beberapa muslim juga mulai singgah di Malaka (Sayed Naguib al-Attas, Sayed Qodratullah Fatimy)

Tahun 675 M, utusan muslim ke kerajaan Kalingga Jepara (Mas’udi)

TRAGEDI KARBALA
Tahun 680 M, Yazid I menaiki takhta Dinasti Umayyah.
Peristiwa pembunuhan Husain bin Ali di Karbala.

== Bagian ini bisa dibaca di melacak-pembunuh-al-husayn-bin-ali ==

Bani Ghassan & Sebagian Keluarga Nabi Menyingkir ke Pantai Barat Sumatera
Bani Ghassan, salah satu klan yang diperangi Abu Bakar karena tidak mau membayar zakat, bersama beberapa keluarga Nabi, menyingkir dan berlayar hingga terdampar di Pantai Barat Sumatera, dekat Minangkabau yakni Luhak Nan Tigo (Agam, Tanah Datar dan 50 Kota)

Kisah ini menjadi legenda cerita rakyat Ba Khaba yang menceritakan kedatangan Sidi (Sayyidi) Nan Sabatang bersama keluarganya.
Mereka mendirikan kampung Ghasan

Anak cucu Sidi kemudian dinamai Sidi (laki-laki) atau Siti (Syaidati, perempuan).

Tahun 683 M, Ali bin Husain Zayn al-Abidin diangkat menjadi Imam Syiah ke-4

Tahun 683 M, Kerajaan Malayu Sumatera runtuh, berdiri Kerajaan Sriwijaya dan merupakan pusat pembelajaran dan penyebaran ajaran Buddha Vajrayana.

Tahun 684 M, Abu al-Aswad al-Du’ali (Addili), pertama kali mendefinisikan tata bahasa Arab dan meletakkan titik pada huruf hijaiyah.

Tahun 685 M, I-Tsing dari China berkunjung dan tinggal Sriwijaya selama empat tahun untuk menterjemahkan kitab suci Budha dari bahasa Sanskerta ke dalam bahasa Tionghoa.

Tahun 692 M, Khalifah Umayyah, Abdul Malik, membangun Dome of the Rock.
Tahun 694 M, Yahudi menyelenggarakan Sidang Dewan Toledo ke-17

Tahun 711 -712 M, beredar Kitab Kojiki/ “An Account of Ancient Matters“/ Furukotofumi di Jepang. Salah satu kitab tertua agama Shinto.
Kitab isi berisi asal mula mitos Jepang dan Keluarga Kekaisaran dimulai dari 628 M.
Tentara Islam dipimpin Thariq bin Ziyyad, dari Afrika Utara masuk Spanyol.

Tahun 715 M, pembangunan Masjidil Aqsha di sebelah selatan Dome of Rock.

AWAL PERPECAHAN SYIAH = 12 dan ZAIDIYAH
Imam Syiah ke-4 diracun (Ali bin Husain Zayn al-Abidin), terjadi perpecahan di kalangan Syiah
– Sebagian mengangkat Zayd bin Al sxebagai Imam ke-5
– Sebagian mengangkat Muhammad bin Ali (Imam Al Baqir) diangkat menjadi Imam Syiah ke-5

Muhammad al-Baqir fokus pada pendidikan baik Syiah dan non-Syiah.

Tahun 720 M, beredar Kitab kedua di Jepang; The Nihon Shoki atau Nihongi.

Tahun 732 sd 929 M, di jawa berdiri Dinasti Sanjaya penganut Hindu Syiwa yang masih rumpun keluarga Syailendra.
Pasukan Islam terjepit di Tours (Prancis)

Tahun 740 M, berdiri kerajaan Yahudi Khazar
Tahun 742 M, Charlemagne Raja Perancis mulai menganggap keberadaan Yahudi sebagai Aset.

Imam syiah ke-6 = Ja’far Shadiq
Tahun 743 M, Imam Ja’far Shadiq dijadikan Imam Syiah ke-6

DINASTI ABBASIYAH
Tahun 750 M, Dinasti Umayyah terguling, berdiri dinasti Abbasiyah berpusat di Kufah
Tahun 760 M, Karaism didirikan (reaksi Yahudi terhadap Yudaisme Rabinik).
Di Batu-Malang Jawa Timur, Gajayana mendirikan candi Badut yang di dalamnya terdapat lingga.

Tahun 762 M, ibukota Abbasiyah pindah ke Baghdad, dekat Ctesiphon).
Ibnu Ishaq menyusun Sejarah Nabi Muhammad di bawah pengawasan penguasa Abbasiyah.

Tahun 765 M, Ja’far Shadiq diracun.
Anaknya, Isma’il bin Jafar, pernah ditunjuk sebagai pengganti namun sudah mati lebih dulu.
Akhir dari posisi Imam Syiah Ismailiyah.

Namun beberapa pihak menunjuk Musa Kazim sebagai Imam Syiah ke-7 (syiah 12).

Tahun 767 M, Anan Ben David, menyebarkan sekte Karaite yang hanya percaya pada tulisan-tulisan Alkitabiah dan bukan hukum Lisan.

MAZHAB MALIKI
Tahun 775 M, Ibukota Sriwijaya pindah ke Jawa; aliansi dengan dinasti Syailendra.
Imam Malik mulai menyusun Al Muwaththa, Kitab Fiqh pertama

Tahun 782 M, Daranindra (Sri Wirarairimathana) raja ke-4 Syailendra – Sriwijaya berhasil memperluas kerajaan hingga Kamboja.

Di daratan India, antara tahun 800 – 1000 M Hindu, Buddha dan Jain mulai berkonflik dengan Muslim yang datang dari barat.
Jika konflik terjadi antara Hindu, Buddha dan Jain untuk memperebutkan Kuil, maka Kekhalifahan Islam datang untuk menghancurkan kuil-kuil yang ada.

Tahun 789 M, Al-Khalil bin Ahmad al-Farahidi, menyempurnakan Ilmu nahwu (tata bahasa Arab) dan menambahkan harokat (Syakal, Tanda baca di Al Quran).

Tahun 800 M, Ali Reza diangkat menjadi Imam syiah ke-8 (Syiah 12) di masa Khalifah Al Ma’mun Abbasiyah.

MAZHAB SYAFI’I
Tahun 804 M, Syafi’i murid Maliki, mulai mengembangkan Mazhab Syafi’i.
Tahun 804 M, Kamboja lepas dari kekuasaan Syailendra – Sriwijaya.
TAhun 807 M, Harun Al Rashid, Khalifah Abbasiyah mewajibkamn tanda pengenal pemeluk lain; Yahudi mengenakan lencana kuning, Kristen mengenakan lencana biru .
Tahun 814 M, Louis the Pius anak Charlemagne, memperluas kebijakan positif terhadap orang Yahudi, seperti mengubah “hari pasar” dari Sabtu (Shabbat ke hari Minggu.

Tahun 817 sd 889 M, masa hidup Abu Dawud, orang Persia salah satu Penyusun Kitab Hadits, pengikut Syafi’i.
Tahun 818 M, Muhammad Al Jawad, dijadikan Imam Syiah ke-9 (Syiah 12) di usia muda 8 tahun.

MAZHAB HAMBALI
Tahun 830 M, Ahmad bin Hambal, murid syafi’i, menyusun Kitab Musnad dan mengembangkan Mazhab Hambali.

Tahun 821 M, Seorang jenderal Abbasiyah, Tahir ibn Husain, mendirikan Dinasti Tahirid di Persia (Iran)

KONFLIK KELUARGA SYAILENDRA: HINDU vs BUDDHA di JAWA
Tahun 825 M, di Jawa, mulai konflik antara wangsa Sanjaya (Hindu syiwa) dengan Raja Samaratungga dari wangsa Syailendra (Sri Maharaja Samarottungga, Buddha).
Oleh Raja Samaratungga, masyarakat Jawa dikonversi paksa ke agama Buddha.
Manuku, calon Raja dari Sanjaya, belajar arsitek ke India dan kembali ke Jawa menjadi resi Gunadharma.
Kemudian Manuku membantu Raja Samaratungga membangun candi Borobudur (Candi Buddha bercorak Hindu).

Tahun 832 M, Manuku memperistri Pramuda Wardhani anak Raja Samaratungga, lalu menjadi raja Hindu Sanjaya bergelar Rakai Pikatan.

Tahun 833 M, Ibnu Hisyam di Timur tengah Meresensi Sejarah Nabi Muhammad karya Ibnu Ishaq.
Tahun 835 M, Ali Al-Hadi menjadi Imam Syiah ke-10 (Syiah 12) diusia muda 8 tahun.

Tahun 840 M, berdiri kerajaan Islam Syiah di Peureulak Aceh oleh Sultan Alaiddin Syed Maulana Abdul Aziz Shah.
Marco Polo menyebutnya Ferlec.

Tahun 845 M, di China, Kaisar Wuzong mempersekusi penganut Buddha, Zoroastrianisme, Kristen Nestorian, dan Manichaeisme .

Tahun 846 M, Shahih Bukhari selesai disusun di masa penguasa Abbasiyah.
Tahun 849 M, Shahih Tirmizi selesai disusun oleh Tirmizi murid Bukhari.

Tahun 850 M, Balaputradewa, saudara Samaratungga, penguasa Syailendra – Sriwijaya yang juga Buddha, memerangi Rakai Pikatan namun kalah dan melarikan diri ke Sumatra, ini mengakhiri pengaruh Wangsa Syailendra yang Buddha di Jawa.

Tahun 868 M, Hasan Al Askari menjadi Imam Syiah ke-11 (syiah 12)
Tahun 872 M, Muhammad Al Mahdi dijadikan Imam Syiah ke-12, dinyatakan menghilang saat berusia 5 tahun.
Tahun 873 M, dinasti Tahirid digulingkan oleh dinasti Saffarid.

Tahun 874 M, masa Dinasti Tang di China, terjadi gelombang migrasi muslim ke berbagai wilayah termasuk Nusantara.
Shahih Muslim selesai disusun oleh Muslim ibn al-Hajjaj.
Era kemunculan sekte Syiah Dua Belas dalam Islam.

Tahun 887 M, Abbas bin Firnas dari Andalusia (Spanyol), menggambar prototype pesawat terbang.

Tahun 909 M, berdiri Dinasti Fatimiyyah di Mesir.
Di Jawa, Danghyang Bajrasatwa mempunyai anak bernama Danghyang Tanuhun (Mpu Lampita).
Danghyang Tanuhun kemudian mempunyai 5 anak (Panca Tirtha). kelima anaknya akan mengabdi di daerah Jawa-Bali. (Babad Danghyang Bang Manik Angkeran SIDDHIMANTRA TATWA)

Pendatang ini menyembah Sanghyang Widhi Wasa sebagai Bhatara Siwa, dengan simbol pemujaan Lingga Yoni.

Tahun 912 M, berdatangan para pedagang dari Persia ke Nusantara.
Tahun 913 M, di Peureulak Aceh mulai terjadi perang saudara antara penganut Syiah dan Sunni.

Tahun 914 M, berdiri Dinasti Warmadewa Hindu di pulau Bali oleh Raja pertama Kesariwarmadewa.

TAFSIR AL QURAN PERTAMA
Tahun 915 M, Ibnu Jarir ath-Thabari menyusun Tafsir Al Quran yang pertama kali.
Tahun 922 M, Eksekusi Hallaj, sufi / sufi Muslim Persia radikal.
Tahun 929 M, Mpu Sindok, keturunan Wangsa Sanjaya yang Hindu Syiwa, memindahkan pusat kekuasaan dari Jawa Tengah ke sekitar Jombang Jawa Timur dan mendirikan Dinasti Isyana (Medang Kamulan).

Tahun 932 M, Restorasi Kerajaan Sunda.
Tahun 942 M, Kantor Exilarch, Ulama Yahudi Perwakilan Babylonia, ditutup setelah ada perselisihan dengan kaum Muslim. David ben-Zaccai saat itu sebagai Ketuanya.

Tahun 944 M, Ziri ibn Manad (Ziri), pemimpin suku Berber Sanhaja, mendirikan dinasti Zirid di Maghreb dengan izin Khalifah Fathimiyah ke-3; Al-Mansur Billah.

Tahun 947 M, Mpu Sindok diduga mengarang dan menyebarkan Kitab Sang Hyang Kamahayanikan yang menguraikan soal-soal ajaran dan ibadah agama Budha Tantra.
Sayangnya Ajaran ini disalahartikan oleh pengikutnya menjadi ajaran Bhairawa Tantrayana.

Ilmu Bhairawa Tantrayana (Kanibal Jawa)
Ajaran Bhairawa, diduga sikretisme Buddha Mahayana dengan Hindu Syiwa yang berasal dari Kerajaan Benggala Timur, India, perlahan masuk ke Sumatra dan Jawa.

Gara-gara banyak kegagalan moksa, maka penduduk jawa mulai mempelajari ilmu Ngrogoh Sukmo ajaran Kali (Kali ajaran Durgo, Durgo ajaran Hindu Siwa).
Tantrayana sendiri memusatkan pemujaan terhadap Devi/ Dewi sebagai Ibu Bhairawa (Ibu Durga atau Kali). Sebagai sakti (istri) Dewa Siwa, kedudukan Dewi Durga ini lebih ditonjolkan daripada dewa itu sendiri.

Peran Dewi Durga dalam menyelamatkan dunia dari ambang kehancuran ini disebut Kalimasada (Kali-Maha-Husada), artinya “Dewi Durga adalah obat yang paling mujarab” dalam zaman kekacauan moral, pikiran, dan perilaku pada manusia.

Yaitu agar bisa Moksa harus menjalani Panca Makara (PANCA-MA) atau Puja Malima (LIMA-MA), yaitu lima ajaran inti yang digunakan sebagai dasar dan acuan dalam mencapai Moksa, namun disalah artikan yaitu;
1. Mada/ Madya(kebingungan/tengah), artinya lebih kepada jalan tengah, tidak terlalu banyak atau kurang, tidak terlalu keras atau lemah, yang kemudian ditafsirkan menjadi minuman beralkohol dan mabuk-mabukan.

2. Mamsa (mam= aku, sa= pertiwi/tanah), artinya lebih kepada memadamkan nafsu dan keinginan, mematikan semua indra, yang kemudian ditafsirkan menjadi mematikan hewan, memakan daging dan meminum darah.

3. Matsya (nyaman, luwes, mengalir), artinya lebih kepada keluwesan pergerakan, merasakan empati dan simpati, tidak kaku (dalam yoga, disebut pranayama, yang bertujuan agar pikiran menjadi tenang dan mudah bermeditasi), yang kemudian ditafsirkan menjadi memakan ikan (kembung yang beracun).

4. Mudra(bayu, tekad, jiwa), adalah penjiwaan yang mendalam, penuh tekad, pelaksanaan tindakan dan pembuktian, yang kemudian ditafsirkan menjadi menari hingga klimaks.

5. Maithuna (persatuan, menghancurkan), yakni menyatukan pikiran kepada kosmis, menghancurkan pikiran, tenggelam kepada kehampaan, mencapai kebebasan pikiran, yang kemudian diartikan sebagai persetubuhan massal.

Praktek malima adalah menyembelih perawan sebagai persembahan kepada dewa, kemudian meminum darahnya bersama, tertawa-tawa, dan menari-nari dengan diiringi oleh bunyi-bunyian dari tulang-tulang manusia yang dipukul-pukul hingga menimbulkan suara gaduh.
Ritual dilanjutkan dengan makan dan minum bersama.

Setelah itu dalam acara yang dilakukan di lapangan yang disebut ksetra, para peserta ritual melakukan persetubuhan massal, yang kemudian diikuti dengan semedi.
Ritual ini dipercaya sebagai jalan pintas untuk dapat bersatu dengan dewa saat mereka masih hidup.

Di Jawa, dengan cara mengadakan ritual sex bebas di depan suguhan Arak, Tumpeng dan Ingkung tumbal Manusia.
Sukma yang bisa berkelana untuk tujuan mencuri dinamakan Ngepet.
Untuk tujuan asmara dinamakan Pelet.
Untuk tujuan melukai orang lain dinamakan Santet.

Siapa yang dijadikan korban/ tumbal? tentu saja kasta-kasta rendah yang beragama Kapitayan/ animisme dan dinamisme (pemujaan atas pohon, batu dan ruh).

Agama Hindu/ Buddha hanya diakses oleh kelompok Brahmana dan Ksatria.

Kelak Ribuan Ulama Islam dibunuh saat berdatangan ke tanah jawa.

Tahun 955 M, Al Mas’udi, petualang muslim, berkunjung ke Kerajaan Sriwijaya.

Tahun 960 M, di Bali ada dua kerajaan;
– Aji Tabenendra warmadewa (Dinasti Warmadewa)
– Indra Jayasingha warmadewa (Candrabhayasingha warmadewa).

Tahun 965 M, Imam Ahmad bin ‘Isa Al-Muhajir hijrah ke Hadramaut melepaskan diri dari cengkeraman Abbasiyah.

Tahun 969 M, Pembangunan kota Kairo, kemudian;
Tahun 972 M, Universitas Azhar didirikan oleh dinasti Fatimiyah di Mesir.
Tahun 990 M, Sayyid Razi (Al-Sharif al-Radi) menyusun Nahjul Balagha yang diklaim sebagai tulisan Ali bin Abi Thalib/

Perkembangan Bhairawa Tantrayana ke Bali
Tahun 980 M, Pernikahan antara putri Mahendradatta (cicit Mpu Sindok) dari Isyanas (Medang Kamulan), Jawa Timur dan raja Dharma Udayana Warmadewa dari dinasti Warmadewa Bali di Kediri.

Mengawali Bhairawa Tantra di Bali dan perkembangan Ilmu Ghaib.
Mereka berdua mempunyai Tiga Anak;
1. Airlangga.
2. Marakatapangkaja
3. Anak Wungsu, penerus Warmadewa Bali.

tahun 986 M, Di Aceh, Karena sering terjadi perang Saudara di Aceh. Maka kerajaan Perlak di bagi dua;
– Perlak Pesisir (Syiah) dipimpin oleh Sultan Alaiddin Syed Maulana Shah.
– Perlak Pedalaman (Sunni) dipimpin oleh Sultan Makhdum Alaiddin Malik Ibrahim Shah Johan.

Tahun 999 M, Danghyang Tanuhun dikatakan keturunan Bhatara Hyang Pasupati yang berparahyangan di gunung Mahameru India.
Danghyang Tanuhun mengabdi di daerah Jawa-Bali (Medang Kamulan, Kediri), mempunyai 5 anak (Panca Tirtha);
(Babad Danghyang Bang Manik Angkeran SIDDHIMANTRA TATWA)
1. Mpu Gnijaya, menuju Gunung Lempuyang Madya, Bali Timur I049. cikal bakal Sang Sapta Resi (tujuh pendeta) yang kemudian menurunkan keluarga besar Pasek.

2. Mpu Semeru (Peranda Sakti Bawu Rawuh) penganut Siwa, menuju Besakih 999 M. Putra angkatnya Mpu Kamareka (Mpu Dryakah) kemudian menurunkan keluarga Pasek Kayuselem (Brahmana Siwa).
– Mpu Ghana, menuju Dasar Gelgel, Klungkung tahun 1000 M.

3. Ida Empu Kuturan (Mpu Rajakretha) (Buddha), menuju Silayukti, Teluk Padang atau Padangbai, Karangasem tahun 1001 M, melayani Raja Dharma Udayana dan mulai membangun Pura.
Alasan lain kepergian ke Bali adalah karena konflik dengan istri yang menguasai sihir.
Istrinya berjuluk “Walu Natheng Girah” atau “Rangda Natheng Girah” (jandanya Raja Girah) alias Ni Calon Arang.

KISAH CALON ARANG
Di masa ini ada janda Ni Calon Arang yang mempunyai putri cantik namun tak ada yang datang melamar, karena dicurigai mereka berdua penganut ilmu hitam sesat.
Karena marah, ni Calon Arang melakukan ritual untuk menemui Dewi Durga agar mengirimkan penyakit ke masyarakat sekitar.
Uniknya, kisah ini lebih populer di Bali daripada Kediri, daerah asalnya.

Ida Empu Kuturan juga terkenal dengan pemersatu ajaran Bhairawa dan ajaran Tri Murti.
“Ciwa Budha” sebagai persenyawaan Ciwa dan Budha dengan kewajiban mendirikan tiga pura untuk memuja Sang Hyang Widhi Wasa (Pura “Kahyangan Tiga”)

Peninggala Mpu Kuturan sendiri Meru, hasil modifikasi Pagoda umat Buddha.

4. Ida Mpu Bharadah (Mpu Pradah), tahun 1000 M berdiam di Lemah Tulis Pajarakan dan menjadi pendeta kerajaan Airlangga di Kediri, Daha, Jawa Timur.

Kelak Mpu Bharadah mempunyai anak bernama Mpu Bahula.
Empu Bahula kelak mempunyai keturunan bernama Mpu Tantular si penyusun Kitab Kakawin Sutasoma yang di dalamnya tercantum “Bhineka Tunggal Ika”.

Empu Bahula yang berhasil membunuh Ni Calon Arang (Rangda) di Girah (Gurah, Kediri). (Lontar Calon Arang)

Tahun 1000 M, Rabi Gershon dari Mainz, Jerman, menerbitkan larangan bigami. Ini menandai awal dari Ashkenazi (Franco-Jerman) kreativitas halachic.

Tahun 1002, Di Persia, Mahmud dari Ghazni menyerbu Sistan dan mengakhiri dinasti Saffarid.
Awal pembentukan dinasti Ghaznavid.

Tahun 1006 M, Di Sumatra, Perlak berkonflik dengan Sriwijaya. Kemudian Perlak melakukan Aliansi dengan Kerajaan Malaka (malaysia). Perlak kemudian berubah melebur menjadi Kerajaan Samudera Pasai yang beribukota sekitar Lhokseumawe.
Di tahun yang sama, pesta pernikahan Airlangga yang diadakan di ibukota Medang (Maospati), diserbu aliansi Sriwijaya dari utara, mengakhiri dinasti Isyanas (Medang Kamulan).
Airlangga melarikan diri dan bertapa di Sendang Made, Kudu, Jombang, Jawa Timur.

Tahun 1008 M, di Mesir, Khalifah Fathimiyah Al-Hakim mengaku ilahi, menekan semua non-Muslim untuk pindah agama dan memaksa semua orang Yahudi untuk mengenakan “anak lembu emas” di leher mereka.

Tahun 1009 M, Airlangga mendirikan kerajaan Kahuripan di lereng Gunung Penanggungan (Sidoarjo – Surabaya) sebagai kelanjutan dari dinasti Isyana leluhurnya.

Tahun 1011 M, Manifesto Baghdad, di mana Abbasiyah mengumpulkan pihak Sunni dan Syiah Dua Belas untuk memberikan kesaksian bahwa Al Hakim dinasti Fatimiyah Mesir bukan keturunan Sah dari Ali .

Tahun 1013 M, Zawi bin Ziri, mendirikan dinasti Zirid di Granada Spanyol setelah berhasil memberontak terhadap Khalifah AlManzor Cordoba.

Sekitar 1016 M, Mulai berkembang aliran Druze pecahan dari Syiah Ismailliyah di masa Khalifah Al-Hakim, Fatimiyah Mesir.
Kitab Sucinya Al Hikmah.
Druze menggabungkan unsur-unsur Isma’ilisme, Gnostisisme, Neoplatonisme, Pythagoreanisme.

terjadi perseteruan antara penganut Druze perihal sifat Ilahi Khalifah Al Hakim (sebagai inkarnasi Tuhan), akibatnya Muhammad bin Ismail Nashtakin ad-Darazi dieksekusi oleh kawannya Hamza bin ‘Ali bin Ahmad.

TAhun 1016 M, Terjadi Gempa bumi di Jerusalem.

Tahun 1017 dan 1025, Rajendra Chola I, raja dari dinasti Chola di Koromandel, India selatan, mengirim ekspedisi laut untuk menyerang Sriwijaya.

Tahun 1023 -1025 M, Rajendra Chola I, India selatan, mengirim ekspedisi kedua untuk menggempur Sriwijaya.
Sriwijaya kalah, kendali atas pulau Jawa juga melemah.
Airlangga segera memindahkan ibukota ke Kahuripan (Sidoarjo), memperluas wilayahnya dan membangun Kota Pelabuhan Ujung Galuh (Surabaya).
Adik-adik Airlangga menjadi Raja di Bali.

Tahun 1027 M, Orang Yahudi Samuel Hanagid, penyair menjadi wazir di Granada Spanyol. Lambang kekuatan politik dan kreativitas sastra orang-orang Yahudi di Spanyol pada saat itu.

Tahun 1032 M, Abul Kamal Tumin, pemberontak Zenata Menaklukkan kota Maroko Fes pada 1032, menewaskan 6.000 orang Yahudi.

CIKAL BAKAL LEAK BALI
Di Bali mulai beredar Serat Cabraberag, Sampian Emas, Tangting Mas, Jung Biru yang menjadi rujukan Ilmu Leak hingga saat ini

sisa-sisa pengaruh Tantrayana yang masih terlihat sampai sekarang ialah sengguhu di Bali mempergunakan atribut kalachakra $ sangku putih, genderang tangan dan genta %atribut menari dari Siwa Bhairawa& tergantung di atas sebuah chakra dengan sebuah pegangan atau tangkai garuda

Tahun 1042, Raja Airlangga di Jawa Timur membagi dua Kerajaannya untuk dua putranya;
– Kerajaan Kahuripan di Kota Jenggala (Surabaya) dengan Raja Mapanji Garasakan (Janggala)
– Kerajaan Kadhiri di kota Dhaha dengan Raja Sri Samarawijaya (Panjalu).

Nama “Kediri” = “Kadiri” = Khadri (Sansekerta) = pohon pacé atau mengkudu (Morinda citrifolia).

Tahun 1049 M, Anak Wungsu adik Airlanggga yang menjadi Raja Bali, memerintah dengan adil bijaksana.
Tahun 1050-1051, berdiri kekaisaran Turki Seljuk yang kemudian mengontrol wilayah Jerusalem.
Namun kemudian jerusalem direbut oleh Fathimiyah Mesir.

Tahun 1067 M, Tahdhib al-Ahkam dan Al-Istibsar selesai disusun oleh Abu Ja’far Muhammad Ibn Hasan Tusi (Syaikh Tusi).

Tahun 1071 M, pertempuran Manzikert. Seljuk mengalahkan Romawi Timur.
Ibukota Seljuk dipindah ke Konya, Turki.

Tahun 1082 M, pemakaman Fatimah binti Maimun, seorang perempuan muslim di Leran, Gresik Jawa timur.

Tahun 1054, perpecahan Gereja Timur dan Barat.
Tahun 1070 M, RASHI, (Rabi Solomon ben Isaac; Orang bijak Yahudi) mulai mendirikan yeshiva
Tahun 1088 M, Paus Urbanus II mengeluarkan fatwa PERANG SALIB.

Perang Salib (1099–1260)
Khotbah tentang Perang Salib Pertama mengilhami pecahnya kekerasan anti-Yahudi. Di beberapa bagian Prancis dan Jerman, orang-orang Yahudi dianggap sebagai musuh sama seperti Muslim: mereka bertanggung jawab atas penyaliban , dan mereka lebih terlihat langsung daripada Muslim yang jauh.

R. Solomon ben Samson mencatat;

“.. tentara salib (pertama) dalam perjalanan ke Tanah Suci memutuskan bahwa sebelum memerangi orang-orang Ismael mereka akan membantai orang-orang Yahudi yang berada di tengah-tengah mereka untuk membalas penyaliban Kristus.”

Tahun 1096 M, terjadi Pembantaian Rhineland pembantaian (penganiayaan 1096/ Gzerot Tatnó), pembunuhan massal orang Yahudi yang dilakukan oleh massa Kristen Jerman dari Perang Salib Rakyat.

PERANG SALIB 1
Pada 1099 M, orang-orang Yahudi membantu orang-orang Arab untuk mempertahankan Yerusalem melawan Tentara Salib 1.
Namun Jerusalem berhasil direbut oleh tentara Salib, orang-orang Yahudi di kumpulkan di sinagoga lalu dibakar.

Tahun 1119 M, pembentukan Unit Tempur Ksatria Templar atas arahan Paus Clement V.
Tujuan Utamanya melindungi Peziarah Kristen ke dan dari Jerusalem.

ABDUL QADIR GILANI (SYEH ABDUL KADIR JAILANI)
Tahun 1127 M, ABDUL QADIR GILANI (SYEH ABDUL KADIR JAILANI) mulai berdakwah dan menyusun Kitab Sirr al-Asrar wa Mazhar al-Anwar (Kitab Rahasia Rahasia dan Manifestasi Cahaya)

Tahun 1135 M, Maharaja Jayabhaya (Joyoboyo) naik tahta menjadi Raja Kadiri di Jawa Timur.
Sedangkan di Bali, Sri Jayasakti naik tahta dengan Kitab undang-undang Utara-widhi-balawan dan Rajawacana.

Tahun 1144M, Perang Salib ke-2.

Tahun 1150 M, Templar dan jaringannya mulai berinovasi membuat surat kredit dan sistem Perbank-an bagi peziarah yang bepergian ke Jerusalem.
jadi Peziarah tak perlu khawatir membawa banyak hartanya selama di perjalanan.

Kondisi inilah yang membuat para anggota Templar dan jaringannya semakin kaya.

Pada 1160 M, muncul pemberontakan Yahudi Kurdi pimpinan David Alroy yang mengaku sebagai Messiah dan menyerukan gerakan kembali ke Yerusalem.
Pemberontakan ini bisa ditumpas.

Tahun 1171 M, Saladin, pembesar Fathimiyah Mesir, memberontak dan mengakhiri dinasti Fathimiyah, lantas mendirikan dinasti Ayyubiyah.

Tahun 1178 M, Chou Ku-fei menerbitkan Ling wai tai yang menceritakan urutan negara makmur masa itu;
– Cina
– Arab (Bani Abbasiyah)
– Jawa (Panjalu)
– Sumatra (Sriwijaya).

Tahun 1179 M, Raja Joyoboyo Kerajaan Dhoho Kediri mengundang ulama dari Persia, Al Wasil Syamsudin (Maolana Ngali Samsujen/ Mbah Wasil) untuk membahas Kitab Musyarar yang berisi perbintangan dan ramalan.

Apakah Kitab ini adalah karya Aldul Qadir jailani? tidak ada info lebih lanjut…

Tahun 1183 M, Wangsa Mauli yang menggantikan hegemoni Syailendra di Sumatra, mendirikan kerajaan Dharmasraya.

Tahun 1187 M, Saladin merebut Jerusalem dari kendali Kristen dan Templar.

Tahun 1206 M, Temujin menjadi Penguasa Tunggal Mongol bergelar Genghis Khan. Mengawali berdirinya dinasti JENGHISID.

Tahun 1219 – 1221 Penaklukan Genghis Khan Mongol atas Khwarezmia (Persia/ Iran).

Tahun 1222 M, Tumapel/ Singosari didukung Brahmana memberontak terhadap Jenggala Panjalu.
Setelah Janggala-Panjalu runtuh, berdiri kerajaan Singosari.

Pendirinya ada beberapa versi;
– Ken Arok/ Sri Rajasa Sang Amurwabhumi/ Batara Siwa. (Pararaton, Prasasti Mula Malurung)
– Ranggah Rajasa Sang Girinathaputra (Negarakretagama)

Saat ini Ida Danghyang Bang Manik Angkeran di Bali memiliki putra empat orang (Catur Warga);
– Ida Bang Banyak Wide, penganut Buddha, kelak menjadi anak angkat Mpu Sedah (siwa) dan patihnya R. Wijaya di Jawa.
– Ida Bang Tulusdewa, tetap di Besakih Bali
– Ida Bang Wayabiya, tetap di Besakih Bali.
– Si Agra Manik.

Di Jawa, Ida bang Banyak Wide turun kasta, dari Brahmana menjadi Ksatria, karena menikah dengan I Gusti Ayu Pinatih di Daha Kediri. Banyak Wide mengganti namanya menjadi Arya Wiraraja (kasta Satria).
Keduanya mempunyai anak bernama Ida Bang Bagus Pinatih/ Ranggalawe.

Tahun 1229 M, Perang Salib ke-6
Kaisar Romawi Frederick II merebut Jerusalem dari tangan muslim.

Tahun 1244 M, dinasti Ayyubiyah dibantu tentara bayaran Khwarezmi merebut kembali Yerusalem dari Kristen.

Markas Ksatria Templar segera berpindah-pindah hingga ke Eropa dengan misi yang mulai tak jelas, namun kekayaannya sangat banyak.

Anak Kertajaya dijadikan Raja baru Kediri.
1257 M Baab Mashur Malamo mendirikan Kerajaan Ternate di Maluku.

Tahun 1250 M, lembaga Inkuisisi dalam Gereja Katolik dibentuk. Tujuannya untuk memerangi ajaran sesat/ bidat.
Hukuman yang populer adalah dibakar di tiang pancang.
(Kelak pada tahun 1908 namanya diubah menjadi “Kongregasi Suci Suci dari Kantor Suci” dan diubah lagi menjadi Kongregasi untuk Ajaran Iman pada tahun 1965.

KEHANCURAN BAGHDAD
Tahun 1258 M, tentara Mongol Hulagu Khan dengan kekuatan sekitar 200.000 orang tiba di Baghdad untuk menghancurkan dinasti Abbasiyah.

Tahun 1260 M, Kublai Khan mendirikan dinasti Yuan.
tahun 1267 M, Sultan Malik as-Saleh (Meurah Silu) mendirikan Kerajaan Samudera Pasai, melanjutkan kerajaan Perlak.

Tahun 1269 M, Kertanegara naik tahta menjadi Raja Singosari yang kekuasaannya hingga ke Bali dan Sumatra.
Agamanya Bhairawa Tantrayana.

Tahun 1271 M, Jayakatwang, cicit Kertajaya bekas raja Singosari, naik tahta menjadi Raja Kediri. Menyimpan dendam untuk merebut lagi kekuasaan di Singosari.

Tahun 1272 M, Banyak Wide/ Arya Wiraraja dipindah dari Daha ke Madura. Anaknya mengabdi pada R. Wijaya menantu Raja Singasari.

Tahun 1275–1286, Ekspedisi Pamalayu oleh Kerajaan Singhasari terhadap Kerajaan Melayu di Dharmasraya di Pulau Sumatra.

Raja Darmasraya, Mauliwarmadewa menerima kedatangan delegasi Singosari untuk tinggal selama hampir 20 tahun.
Saat kembali ke Jawa, ekspedisi memboyong 2 putri Raja Mauliwarmadewa:
Dara Jingga (Kakak) dan Dara Petak (adik).

Tahun 1280 M Kertanegara dari Singosari membunuh orang jahat yang bernama Mahisa Rangkah.
Tahun 1284 M Kertanegara menyerang Bali dan rajanya ditawan.
Kertanegara mulai berselisih dengan Arya Wiraraja yang menolak program penyatuan Nusantara dan penyebaran Bhairawa Tantra.
jabatan Arya Wiraraja diturunkan jabatannya dari demung menjadi adipati di Madura.
Arya Wiraraja memancing Jayakatwang Kediri agar segera menyerbu Singasari.

Tahun 1292 M, Marcopolo menulis;
di Perlak ada tiga kelompok masyarakat, yaitu
(1) China, yang seluruhnya beragama Islam;
(2) Barat (Persia), yang seluruhnya beragama Islam; dan
(3) pribumi, yang menyembah pohon, batu, dan roh, bahkan di pedalaman masih memakan manusia!

Kertanegara penganut Bhairawa Kalacakra melukai utusan Kaisar Mongol.
Kaisar Khu Bhi Lai Khan sendiri menganut Bhairawa Heruka, lalu Khubilai Khan mengirim pasukan untuk menyerang pulau Jawa (Singhasari).
Kertanegara Raja Singosari diserbu Jayakatwang Kediri saat ritual Bhairawa Tantra di Istana.

Tahun 1293 Tentara Mongol membantu R. Wijaya, menantu Kertanegara, untuk menggulingkan Jayakatwang, namun tak lama tentara Mongol diusir oleh Raden Wijaya.
Lalu berdirilah kerajaan Majapahit di Trowulan Mojokerto Jawa Timur oleh pasukan Raden Wijaya dibantu pasukan kecil muslim dari China.(Said Aqil Siradj)
Pulangnya pasukan Ekspedisi Pamalayu, salah satu putri Melayu yaitu Dara Petak dijadikan istri oleh Raden Wijaya.

Raja Inggris Edward I memberontak terhadap Perancis setelah berselisih.
Raja Philip dari Perancis berhutang ke jaringan Templar untuk membiayai perangnya.

Tahun 1294 M, Raden Wijaya membuat Prasasti Kudadu.
Tahun 1295 M, Arya Wiraraja dipindah menjadi penguasa Lumajang berjuluk Prabu Menak Koncar I. Kerajaan bernama Lamajang Tigang Juru menguasai Madura, Lamajang, Patukangan atau Panarukan dan Blambangan.

FYI, Gelar Menak dalam babad Betaljemur adalah gelar untuk raja raja Islam.
Apakah saat itu Arya Wiraraja dari Kasta Satria sudah masuk Islam? belum ada informasi..

Tahun 1297 M, Akhir Perang Salib.

Tahun 1299 M, Usman 1, panglima terpercaya Seljuk, mendirikan Dinasti Ottoman di Turki karena Sultan Seljuk terakhir (Alauddin) tak berketurunan

Tahun 1300 – 1373, masa hidup Ibnu Katsir.

Tahun 1307 M, Philip IV dari Prancis mempersekusi dan membunuh anggota jaringan Templar untuk menutupi Hutang-hutangnya terhadap Ordo ini.

Tahun 1309 M, Jayanegara (Kala Gemet), putra sulung Raden Wijaya dengan Dara Petak naik tahta menjadi Raja kedua Majapahit.
Ida Kresna Wang Bang Kapakisan, anak Ida Danghyang Soma Kapakisan, mengabdi di Majapahit.

Ida Kresna Wang Bang Kapakisan mempunyai putra empat orang;
1) Menjadi raja di Blangbangan,
2) Raja Pasuruan,
3) Ratu Sum­bawa,
4) Dalem Ketut Kresna Kapakisan, menjadi Raja Bali dan keturunannya bergelar Dalem.

Tahun 1312 M, Kelompok Templar secara resmi dibubarkan oleh Paus Clemens V atas desakan Philip IV.
Kisah ini menimbulkan tanda tanya berabad-abad…

Tahun 1319 M, pelarian Templar bergabung dengan ordo Kristus di Portugal.

Tahun 1325 M, Adityawarman (anak Dara Jingga) yang lahir di Majapahit memimpin duta Perdamaian ke Tiongkok. Untuk membina lagi hubungan yang memburuk saat pendirian Majapahit.

Tahun 1328 M, Bre Kahuripan /Tribuwana Tunggadewi menjadi raja Majapahit ke-3.
Tahun 1336 M, Gajah Mada diangkat menjadi Mahapatih di Majapahit.
Pengelana Syiah memasuki Bengkulu dibawah pimpinan Imam Maulana Irsyad.
diantaranya terdapat : Imam Sobari, Imam Bahar, Imam Suandari dan Imam Syahbuddin.

Setiba di Bengkulu mereka langsung melaksanakan rangkaian Upacara Ritual Tabot mengenang gugurnya Husein bin Ali bin Abi Thalib yang diselenggarakan selama 10 hari, yakni dari akhir bulan Dzulhijjah 756 H sampai dengan tanggal 10 Muharram 757 H.

Ritual ini masuk Pariaman sekitar tahun 1831 M dengan sebutan Tabuik.

Tahun 1343 M, Majapahit di bawah Adityawarman dan Gajah Mada menaklukkan Raja Sri Gajah Waktera (Sri Astasura Ratna Bumi Banten) dari kerajaan Bedahulu Bali (Bedulu, Wangsa Warmadewa) Raja Bali ini adalah seorang Bhairawa penganut ajaran Durga Bhairawi.

Saat di Bali inilah Adityawarman mempelajari ilmu ini juga.

Perwakilan Majapahit di Bali didirikan di Samprangan dan kemudian Gelgel .

Tahun 1349 M, Mpu Tantular (Danghyang Angsokanata) menuju ke Bali dan mengabdi pada Sri Haji Wungsu Raja Bali.
Ida Mpu Tantular mempunyai empat anak Iaki-Iaki;
1) Mpu Danghyang Panawasikan, kelak putrinya menikah dengan Danghyang Nirartha.
2) Mpu Bekung atau Danghyang Siddhimantra.
3) Mpu Danghyang Smaranatha.
4) Mpu Danghyang Soma Kapakisan, mengabdi di Majapahit. kelak menjadi gurunya Gajah Mada.

Danghyang Smaranatha kelak mempunyai dua putra;
– Danghyang Angsoka, berdiam di Jawa melaksanakan paham Budha. Anaknya Astapaka kelak menuju Bali menurunkan keluarga Brahmana Budha
– Danghyang Nirartha (Danghyang Dwijendra)

Tahun 1347 M, di Sumatra, Adityawarman melanjutkan kekuasaan kakeknya, raja Mauliwarmadhewa (lihat tahun 1275 M), mendirikan kerajaan baru bernama Malayapura beraliran Buddha Vajrayana yang masih melakukan ritual Bhairawa Tantra.
Adityawarman memindahkan ibukota dari Dharmasraya ke Swarna Bhumi kemudian ke Pagarruyung.

Tahun 1350 M, Hayam Wuruk naik tahta menjadi raja Majapahit ke-4.
Mpu Smaranatha (anak Mpu Tantular) menjadi penasihat kerajaan.
Mpu Smaranatha menikah dengan Ida Sakti Sunyawati mempunyai dua anak;
– Ida Angsoka
– Ida Nirartha.

Tahun 1351 M, Majapahit menaklukkan Kerajaan Lasem.
Tahun 1365 M, Mpu Prapañca (Dang Acarya Nadendra, pendeta Buddha Majapahit) menulis Kitab Kakawin Negarakretagama di bawah kekuasaan Hayam Wuruk.
Tahun 1368-1369 M, dikuburnya beberapa orang yang sudah Islam diwilayah Trowulan dan Tralaya (ibukota kerajaan Majapahit).
Tahun 1371-1377 M, Adityawarman duta Pagarruyung, mengirimkan utusan ke Tiongkok sebanyak 6 kali.

Tahun 1380 M, wafatnya Ida Dalem Ketut Kresna Kepakisan di Bali. Digantikan oleh Dalem Ketut Ngulesir yang bergelar Dalem Smara Kepakisan.

Syekh Jumadil Kubro/ Syaikh Jamaluddin Husein Al-Akbar/ Sayyid Jamaluddin al-Husaini al-Kabir dikisahkan melakukan perjalanan dakwah ke Wajo, Makassar.

Tahun 1386 M, Pelarian Bangsawan dari Majapahit bernama Parameswara (Anak Sang Sapurba?) menuju Singapura dan mendirikan kerajaan Singapura.

Tahun 1389 M, Wikramawardhana yang menikahi putri Hayam Wuruk, naik tahta menjadi Raja Majapahit ke-5.
Tahun 1398 M, Singapura dilibas Majapahit.
Parameswara, bersama Laksamana Cheng Ho menghadap kaisar Cina untuk meminta perlindungan.

Tahun 1399 M, Syekh Jumadil Kubro datang ke Jawa setelah kunjungannya ke Campa (Vietnam)
Raja Campa merupakan besan Jumadil Qubro.
Raja Campa mempunyai 3 anak:
1) Putri , menikah dengan Malik Ibrahim
2) Putri Darawati, kelak menikah dengan pangeran Majapahit Kertawijaya.
3) Putra, pangeran pengganti Raja.

Jumadil Qubro dan kedua anaknya, Malik Ibrahim Asmaraqandi dan Maulana Ishaq, berasal dari Samarkand, Uzbekistan.

Dalam rangka ke Jawa ini Jumadil Qubro mengajak dua anaknya.

Tahun 1400 M, mulai berkembang agama Samaritan, pecahan dari Yahudi.

Tahun 1401 M, lahir Sunan Ampel di Campa, anak Maulana Malik Ibrahim.
Tahun 1402 M, Sekembalinya dari China, Parameswara memeluk agama Islam, mendirikan kerajaan Malaka dan bergelar Sulthan Iskandar Syah.

PERANG PAREGREG MAJAPAHIT BARAT vs TIMUR
Tahun 1404 M, Perang Paregreg, yaitu perang antara Majapahit istana barat Trowulan (Wikramawardhana, menantu Hayam Wuruk), melawan istana timur Blambangan (Bhre Wirabhumi, putra kesayangan Hayam Wuruk dari selir).

Tokoh Minak Djinggo dalam cerita Damar Wulan merupakan olok-olok terhadap Wirabhumi.

Tahun 1405 M, Armada Cheng Ho yang memimpin sekitar 208 kapal mengunjungi Pasai.
Dalam kunjungan tersebut Cheng Ho juga menyampaikan hadiah dari Kaisar Tiongkok, Lonceng Cakra Donya.

Perjalanan Cheng-Ho juga menuju Jawa, ke Ibukota Majapahit Timur, Kedaton Wetan, ibukota yang diakui oleh Dinasti China .
Saat singgah di Tuban, Gresik, Surabaya, menemukan ada sekitar 1000 keluarga China islam.

Tahun 1406 M, akhir perang Paregreg. Wirabhumi terbunuh. juga beberapa pasukan anak buah Cheng-Ho.
Wirabhumi dimakamkan di Candi Grisapura di Desa Lung.
Wikramawardhana, walaupun menang perang, namun diwajibkan membayar denda pada kaisar sebesar 60.000 tahil.
Sampai tahun 1408 baru bisa diangsur 10.000 tahil saja. Akhirnya, kaisar membebaskan hutang tersebut karena kasihan.

Tahun 1409 M, Majapahit Barat menganggap Adityawarman di Pagarruyung telah membangkang, oleh karena itu segera dikirim ribuan pasukan Majapahit ke Sumatra.
terjadi pertempuran dahsyat didaerah yang kini bernama “Padang Sibusuk” dan “Kiliran Jao

Tahun 1410 M, Syekh Hasanuddin dari Campa yang ikut menumpang kapal Cheng-Ho, turun di Karawang untuk membangun Pesantren di Jawa Barat.
Syeh Hasanudin ini merupakan keturunan Husein Bin Ali r.a., dari jalur Dyah Kirana, kelak dikenal dengan nama Syeh Quro.

Kemudian berdiri pesantren pertama di Karawang Jawa Barat oleh Syekh Quro.
Karawang saat itu termasuk wilayah kerajaan Sunda Galuh atau Pajajaran.

=

PENGIRIMAN WALISONGO dari TURKI OTTOMAN.
Joan of Arc mengaku mendapat wahyu.
Tahun 1413, Mehmed 1 (Muhammad 1/ Muhammad al Jalabiy/ Celeby Mehmed), putera Sultan Murod, naik tahta menjadi Sultan Ottoman Turki ke-5
.
Berinisiatif mengirim delegasi 9 Ulama ke Jawa atas Laporan Syekh Jumadil Kubro tentang suatu daerah yang penuh Ilmu Hitam dan Jin Jahat.
1. Maulana Malik Ibrahim, berasal dari Turki.
2. Maulana Ishaq, dari Samarkand.
3. Maulana Ahmad Jumadil Kubro, dari Mesir
4. Maulana Muhammad al Maghriby, dari Marokko.
5. Maulana malik Israo’il, dari Turki.
6. Maulana Muhammad Ali Akbar, dari Persia.
7. Maulana Hasanuddin, dari Palestina.
8. Maulana Aliyuddin, dari Palestina.,
9. Syekh Subakir/ Sayyid Syamsuddin Albaqir Alfarsi, dari Iran (Persia)

Malik Ibrahim menuju kota Gresik.

Perdagangan Segitiga – Budak Trans atlantik
1. Ekonomi Atlantik Selatan dan Karibia terutama bergantung pada pasokan tenaga kerja yang aman untuk produksi komoditas tanaman, membuat barang dan pakaian untuk dijual di Eropa.
2. Dari eropa, barang-barang seperti senjata, amunisi, dan barang-barang buatan pabrik lainnya diekspor barang ke Afrika.
3. Ekspor budak dari Afrika melintasi Samudera Atlantik ke Amerika dan Kepulauan Karibia.

Kelompok Jumadil Kubro mulai membangun markas di Turgo lereng merapi.

Syeikh Subakir, pendekar pulau Persik, memasang tumbal di puncak gunung tidar Magelang.

Walisongo Angkatan pertama ini mengenalkan Islam tanpa sekalipun membawa budaya Arab.
Mereka mulai mengenalkan Sarung, shalat jumat 41x berturut-turut sama mulianya dengan naik haji.

Mengejar pengikut Bhairawa Tantra hingga ke Banyuwangi.
Pasca Perang Paregreg, jawa Timur porak poranda.
Saat itu Para kanibal Bhairawa berlindung ke penguasa alas Purwo banyuwangi yang bernama Menak Sembuyu(putra Wirabhumi) dan Bajul Sengoro yang juga pemakan manusia.
Putri Menak Sembuyu, yaitu Dewi Sekar Dalu (Sekardadu) kelak dinikahi oleh Maulana Ishaq dan tahun 1442 M lahir bayi laki-laki diberi nama Raden Paku terkenal sebagai Sunan Giri.

=

FYI, Gelar Menak dalam babad Betaljemur adalah gelar untuk raja raja Islam.
Apakah saat itu Arya Wiraraja dari Kasta Satria sudah masuk Islam? belum ada informasi..

=

Beberapa pelarian Bhairawa ke Bali mengajar Tantrayana Ilmu Leak.

Saat ini makam/ petilasan Syekh Jumadil Kubro diyakini berada di beberapa tempat;
– Trowulan Majapahit, Mojokerto;
– Genuk Kota Semarang;
– lereng Merapi Turgo (dekat Plawangan, Kaliurang), Desa Purwobinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman;
– Parangtritis Gunungkidul, Yogyakarta
– Wajo, Makassar, Sulawesi Selatan.

Tahun 1419 wafat ulama Maulana Malik Ibrahim di Gresik Jawa Timur.
Sunan Ampel anaknya masuk anggota Wali Songo.

Tahun 1420 M, Syekh Nurjati, teman Syeh Hasanudin, yang juga menumpang kapal Cheng-Ho, turun di Cirebon untuk membangun Pesantren.
Syeh Nurjati kelak disebut sebagai Syekh Mursahadatillah.

Tahun 1426 M, bencana kelaparan melanda Jawa dan Majapahit

Tahun 1430 M, Raden Pamanah Rasa, putra mahkota Padjajaran yang kelak menjadi Prabu Siliwangi, ditugaskan menghancurkan Pesantren Syekh Quro, namun terkesima oleh suara merdu ayat-ayat suci Al-Qur’an yang dikumandangkan oleh Subang Larang, putrinya Ki Gedhe Tapa (Kepala Pelabuhan Cirebon) yang sedang mengaji.

Akhirnya Prabu Siliwangi masuk Islam dan menikahi Subang Larang, mempunyai tiga anak;
– Walangsungsang (Cakrabuana kelak pendiri Kesultanan Cirebon)
– Rara Santang, ibu Sunan Gunung Jati hasil pernikahan dengan Abdullah Maulana Huda (Sayyid dari Mesir)
– Kian Santang, kelak berjasa dalam mengislamkan penduduk Jawa barat.

=

Salah satu anak Syekh Quro bernama Syekh Bentong (Tan Go Hwat alias Kyai Batong), kelak punya anak bernama Siu Ban Ci yang dijadikan selir oleh Raja Majapahit (Kertabumi/ Brawijaya V, Purwaka Caruban Nagari). Hasil pernikahan ini kelak menghasilkan anak bernama Jin Bun (R. Patah).

Ada juga yang mengatakan Siu Ban Ci, yang saat ini berumur 17 tahun, merupakan putri Campa yang dikirim ke Majapahit zaman Ratu Suhita untuk menikah dengan Pangeran Kertawaijaya.

Tahun 1432 M, lahir Mpu Santi Badra di Kerajaan Lasem. Kelak dihomrati dikalangan umat Buddha dengan karyanya Kidung Badra Santi
Tahun 1433 M, kunjungan Cheng-Ho ke Nusantara yang ketujuh.

Tahun 1437 M, Rani Suhita (Kencanawungu) naik tahta menjadi raja Majapahit ke-6 (putri Wikramawardhana) didampingi suaminya Bhra Hyang Parameswara Ratnapangkaja (Damar Wulan?).
Mulai banyak pemberontakan dan persekusi.

Tahun 1440 H, Rombongan dari Campa tiba di Gresik.
Mereka adalah Raden Santri/ Raden Ali Murtadla, Raden Rahmat (Sunan Ampel) dan Putri Campa tiba di Gresik Jawa Timur.
Tujuannya untuk menggantikan Peran Malik Ibrahim, Ayah Sunan Ampel, yang sudah meninggal.

Raden Rahmat diberi lokasi PAdepokan di Ampel, Gresik (oleh Ratu Suhita?)

Tahun 1442 M, Lahir Sunan Giri, anak Maulana Ishaq dengan putri penguasa Blambangan trah Majapahit (Banyuwangi)
Kono ibu dan keluarga Istana masih Hindu, oleh karena itu Maulana Ishaq pergi dari Blambangan menuju pasai, bayinya dititipkan di Gresik.

1444 M – 1448 M, lahir Jin Bun anak Kertawijaya dari selir Putri Campa.

Tahun 1447 M, Suhita mangkat dan pemerintahan Majapahit Barat dilanjutkan oleh adiknya; Kertawijaya menjadi Raja Majapahit ke-7 (sri maharaja Wijaya Parakrama Wardhana Dyah Kertawijaya).

Kertawijaya beristri dua orang;
1) Jayeswari, mempunyai 3 putra:
1a) Rajasawardhana dyah Wijayakumara atau Sang Sinagara,
1b) Girisawardhana dyah Suryawikrama,
1c) Singawikramawardhana dyah Suraprabawa.

2) Ratu Champa, anaknya bernama;
2a) Jin Bun (R. Patah)
2b. Bathara Katong

Kertawijaya membuat prasasti yang berisi Silsilah lengkap Girindrawardhana.
Termasuk memnceritakan adanya dua hakim agama Boddha dan 4 hakim Siwa.

Tahun 1448 M, lahir Syarif Hidayatullah putra rara santang. kelak menjadi Sunan Gunung Jati.
Putri Campa istri Kertajaya, ibunya Jin bun, Dewi Anarawati meninggal dunia dimakamkan di situs Trowulan.
Jin Bun diungsikan ke Palembang untuk diasuh Arya Damar.

Tahun 1450 M, lahir Raden Said alias Sunan Kalijogo, anak Aria Wilatikta Adipati Tuban.
Tahun 1451 M, Kertawijaya wafat, digantikan oleh Rajasawardhana Dyaha Wijayakumara/ Sang Sinagara.

Sang Sinagara memperistri Ratu Tanjungpura Manggalawardhani. Dikaruniai EMPAT Anak.
Ibukota Majapahit dipindah ke Kahuripan (Sidorajo-Surabaya).

Mulai terjadi pertikaian antara Putra Sulung Bhre Kahuripan Samarawijaya dan Bhre Wengker(III) Girisawardhana. (Nia Kurnia Sholihat, “Rekonstruksi Sejarah Majapahit”)

Tiga tahun kekosongan kekuasaan di Majapahit.

Tahun 1453 M, Muhammad Al Fatih Sultan Ottoman ke-7 berhasil merebut Konstantinopel dari Romawi Timur dan segera mengubah namanya menjadi Istanbul.
Girisawardhana naik tahta menjadi Raja Majapahit.

Gereja dan Perbudakan
Tahun 1455 Paus Nicholas V menyetujui Perbudakan yang dilakukan oleh Portugis.

DEMAK PUSAT PELEBURAN KASTA
Tahun 1458 M, mulai dibangun masjid Demak dan perkembangan Demak sebagai Pusat Islam.
Pusat penghapusan Kasta dan ritual sesat Bhairawa Tantrayana.
Pusat Peleburan Kelompok Gusti dan Kawulo dengan nama baru Masyarakat.

Pemakaian luas sebutan kata ganti pertama dengan Ingsun, Aku, Kulun, awak. Sebelumnya hanya boleh dipakai oleh golongan Keraton.

PELEBURAN AGAMA KAPITAYAN KE ISLAM
Menyembah Tuhan disebut sembahyang (dari Sembah hyang taya, agama Kapitayan).

Tempat ibadah kecil dinamai Langgar (dari Sanggar), yakni bangunan empat persegi yang pada dindingnya ada lubang kosong (simbol dari Sang Hyang Taya, bukan patung atau arca seperti Hindu Buddha).
Istilah Puasa, poso (dari Upawasa).
Sadran atau nyadran (dari kata sraddha), upacara setelah 12 tahun kematian seseorang.

Peringatan 3 hari, 7 hari, 40 hari, 10 hari, 1000 hari kematian seseorang (tradisi Campa)

Perubahan cerita Mahabarata dan Ramayana menjadi versi Islam.

Sunan Bonang kelak menginisiasi Slametan/ Kenduri, upacara tandingan Bhairawa Tantrayana.
Peserta laki-laki semua duduk membuat lingkaran, di tengahnya ada makanan, lalu berdoa. Inilah yang disebut tradisi kenduri atau slametan.

Islam berkembang pesat karena kasta rendah mulai menolak anaknya dijadikan tumbal.

Tahun 1462 M, Syekh Subakir kembali ke Persia.
Tahun 1463 M, mulai terjadi konflik internal dalam keraton Majapahit di bawah Girisawardhana.
Tahun 1464 M istri Sang Sinagara menjadi Bhre Daha dan wafat tahun 1474 M.
Tahun 1465 M, lahir Raden Maulana Makdum Ibrahim alias Sunan Bonang di Rembang, putra Sunan Ampel.

KONFLIK SURAPRABHAWA vs EMPAT PUTRA SANG SINAGARA
Tahun 1466 M, Suraprabawa Sang Singawikramawardhana, alias Pandansalas naik tahta menjadi Raja Majapahit. Ibukota Kahuripan dipindah ke Trowulan.

Tahun 1468 M, Baru dua tahun Suraprabhawa bertahta (prabhu rong tahun), Empat keponakan raja Sura prabhawa menyingkir dari Keraton Kahuripan. Empat putra Sinagara yang sakit hati menyingkir ke Jinggan (antara Mojokerto dan Surabaya sekarang), yaitu;
– Bhre Kahuripan Samarawijaya,
– Bhre Mataram(V) Wijayakarana,
– Bhre Pamotan(II) Wijayakusuma,
– dan si bungsu Bhre Kertabhumi Ranawijaya.

Mereka berempat menyusun kekuatan untuk merebut hak mereka atas tahta dipimpin oleh Kakak Sulung Samarawijaya yang bergelar Sang Munggwing Jinggan (Yang Berdiam di Jinggan).;

LEGENDA WALI SONGO
Tahun 1470 M, lahir Sunan Drajat adiknya Sunan Bonang, dimulainya era Walisongo angkatan kesekian yang melegenda;
Sunan Ampel
Sunan Bonang (anak Sunan Ampel)
Sunan Giri
Sunan Kalijogo, penggagas Wayang Kulit dan Gamelan.
Sunan Drajat
Sunan Kudus, penggagas Wayang Golek.
Sunan Muria, anak Kalijogo hasil pernikahan dengan putri Maulana Ishak.
Sunan Gunung Jati
?

Tahun 1474 M, Suraprabhawa masih menjadi Raja Majapahit (Trowulan) mengeluarkan prasasti pamintihan untuk memberi anugerah pada satu pengikut setianya yaitu sang arya surung. prasasti ini ditemukan di bojonegoro.

Di Keling- Daha, janda Sang Sinagara, yaitu Bhre Daha(VI) Manggalawardhani Dyah Suragharini wafat.

Tahun 1478-1481 M, Raden Paku/ Ainul Yaqin/ Sunan Giri ke-1 (anak Maulana Ishaq) membina Giri Kedaton di dekat Gresik Jawa Timur.
Bersamaan dengan berdirinya Kerajaan Negara Daha di Banjar Kalimantan Selatan.

Selain membina di daerah Gresik, Sunan Giri dan keturunannya senantiasa berkunjung dan menjaga Blambangan Hindu (wasiat ayahnya).

PERANG SUDARMA WISUTA AWAL KERUNTUHAN MAJAPAHIT: GIRINDRAWARDHANA MENYERBU MAJAPAHIT
Tahun 1478 M, Girindrawardhana (Empat putra Sang Sinagara dari Jinggan menyerbu Majapahit Trowulan, Suraprabhawa sang paman Terbunuh (bukan moksa). (kapernah paman, bhre prabhu sang mokta ring kadaton, pararaton).
Naasnya, Bhre Koripan Samarawijaya juga gugur. Prasati Pethak menyebutkan
kadigwijayanira sang munggwing jinggan duk ayun-ayunan yudha lawaning majapahit
(“kemenangan Sang Munggwing Jinggan yang naik-jatuh berperang melawan Majapahit”).

Wijayakarana, putra Kedua naik tahta. Istana dipindah dari Trowulan ke Keling, bergelar Girindrawardana dyah wijayakarana batara i kling

=

Ada yang menyebut pasukan Girindrawardhana dipimpin oleh Patih Udara.

Perhatikan juga, Babad Tanah Jawi yang ditulis tahun 1800-an menyebutkan bahwa yang menyerbu Majapahit Trowulan adalah R. Patah

===

Mpu Santi Badra yang sedang menuntut ilmu lolos dan melarikan diri menuju Madirasari, Gunung Argasoka, Lasem, mulai menyusun Kakawin Babad Badrasanti

Tahun 1479 M, Masjid Demak resmi berdiri. Sebagai pusat keraton yang akan dibentuk kemudian.
GirindraWardana Dyah Wijayakarana (putra kedua sang Sinagara) segera menyerang Sunan Giri di Giri Kedaton Gresik.

Tahun 1481 M, Raden Patah (Saudara Tiri Suraprabhawa, Raja yang dikudeta oleh Girindrawardhana) naik Tahta menjadi Kerajaan Islam Demak dan segera menyatakan perang terhadap Majapahit Keling.
Terjadi “tumuli guntur” (Gunung meletus?) di Jawa (Pararaton). Kiasan atas berdirinya Demak?
Tahun ini juga Sunan Ampel Meninggal dunia dan dimakamkan di Demak.

========================================
Tahun ini berakhirnya Naskah Pararaton. Diduga Tahun inilah kemunculan Kitab pararaton, namun penulisnya tak diketahui. Kelak digubah lagi dijaman Sultan Agung tahun 1613
========================================

Tahun 1482 M, R Pamanah Rasa menjadi Raja Padjajaran bergelar Prabu Siliwangi. Ibukota di Pakuan (Bogor)
Salah satu Anak Laki-lakinya (Raden Kian Santang) mendapat tugas mengislamkan seluruh keluarga Padjajaran dan Jawa Barat, kecuali patih Pucuk umun menolak masuk Islam dan mengasingkan diri menjadi suku Baduy dg kepercayaan sunda wiwitan/ Karuhunan.

==
*
Tahun 1485 M, kronik China di Kuil Sam po Kong menyebutkan seorang bupati Majapahit (Trowulan) bernama Nyoo Lay Wa yang mati karena ada pemberontakan pribumi (penyerbuan Majapahit Keling?).
Nyoo Lay Wa mati, ditunjuk Ranawijaya sebagai penggantinya.

Jika info ini benar maka zaman itu akan ada Dua Ranawijaya;
– Ranawijaya boneka Demak
– Ranawijaya Raja Daha

Konon Kronik ini diangkut oleh Residen Poortman dalam sebuah penggerebekan di Klenteng Semarang pada tahun 1928 M. Ternyata diketahui Residen Poortman ini tak pernah ada.

==

Tahun 1486 M, pemerintahan Majapahit Keling kemudian dilanjutkan oleh Wijayakusuma (girindrawardana dyah wijayakusuma sri singawardana batara i kling) yang cuma beberapa bulan saja (4-10 bulan?).
Digantikan oleh Bhre kertabhumi ranawijaya yang bergelar Sri Wilwatikta Janggala Kadhiri Prabhu Natha.
Istana dipindah dari Keling ke Daha.

Pembuatan prasasti PETAK (Kembang Sore) dan prasasti JIYU 1 (Trailokyapuri) masa kepemimpinan Ranawijaya Kediri.
Isinya tentang kemenangan Trah Girindrawardhana merebut Majapahit Trowulan.
– Majapahit masih berdiri bukan negara bagian/ boneka (Demak)
– Hadiah tanah bagi Sri Brahmanaraja Ganggadara atas jasanya membantu menggulingkan Suraprabhawa.
– Peringatan Sradda (12 tahun meninggalnya Raja). Raja yang meninggal tahun 1474 M adalah janda Sang Sinagara, yaitu Bhre Daha(VI) Manggalawardhani Dyah Suragharini wafat di Daha.

Tahun 1492 M, Askia Muhammad, penguasa Kekaisaran Songhai di Timbuktu, memaksa orang Yahudi harus masuk Islam atau pergi dari wilayahnya.
Orang Yahudi yang masuk Islam ini kelak dinamakan ANUSIM.

Tahun 1499-1518, Patih Hudara mengkudeta Girindrawardhana Ranawijaya.

===
Di Tahun 1513 M, Tome Pires menulis;

“..di Pulau Jawa ada seorang raja bernama Batara Vigiaya. Ibu kota kerajaannya terletak di Dayo. Pemerintahannya hanya bersifat simbol, karena yang berkuasa penuh adalah mertuanya yang bernama Pate Amdura“.(Suma Oriental)

===

Tahun 1492 Raja Ferdinand dan Ratu Isabella Memerintahkan untuk mengusir orang-orang Yahudi dari Spanyol kecuali mereka bertobat pada titik pedang ke Kristen.

Tahun 1494 M, Perjanjian Tordesilllas antara Spanyol dan Portugal.
Wilayah sebelah timur dimiliki oleh Portugis dan sebelah barat oleh Spanyol.

Tahun 1496 M, Kesultanan Aceh didirikan oleh Sultan Ali Mughayat Syah dengan ibukota Banda Aceh.

Tahun 1496 -1500 M, Guru Nanak mengenalkan ajaran SIKH yang merupakan ‘campuran Hindu-Islam’ di Punjab India di era pemerintahan Mughal.

Tahun 1506 M, Pogrom Lisbon dengan korban “Kristen Baru” (orang-orang Yahudi yang dipaksa masuk Kristen)

Saat ini juga mulai berkembang ATHEISME, ketidakpercayaan adanya Tuhan.

Tahun 1507 M, Pate Rodin alias Raden Patah meresmikan Masjid Agung Demak yang baru diperbaiki (Tome Pires dalam Suma Oriental).

Tahun 1509 M, Mpu Santi Badra (Siswa Buddha dari Bhikkhu Na Wang I Campa dan Majapahit), calon Raja Kerajaan Lasem, menjadi seorang sramana Buddha (semacam pandita Buddha yang melakukan praktik brahmacari di usia tua).
Mpu Santi Badra menghabiskan sisa hidupnya hampir 18 tahun lamanya Puntuk Punggur, Gunung Ngargapura, Lasem. Ia mengajarkan Buddhadhamma bercorak kegeniusan lokal yang dikenal sebagai Endriya Pra Astha.

PORTUGIS TIBA DI MALAKA
Tahun 1511 M, de Albuquerque dari Portugis menaklukkan Kesultanan Malaka dengan kekuatan 1.200 dan tujuh belas atau delapan belas kapal. Dimulainya Kristenisasi dari Eropa.

Tahun 1512 M, menantu Jin bun bernama Pate Unus (bupati Jepara) menyerang Portugis di Malaka.
Surawisesa (Anak Siliwangi) meminta bantuan Portugis Afonso de Albuquerque di Malaka untuk menghadapi Demak -Cirebon yang sebenarnya adalah saudara-saudaranya sendiri.

Tahun 1512 M, Tome Pires pengelana Portugis tiba di Malaka.
Tahun 1513 M, Daha masih menjadi ibu kota Majapahit di masa Ranawijaya/ Bhatara Wijaya/ Batara Vigiaya (Tome Pires).
Tahun 1513 M, Sunan KaliJogo Wafat dimakamkan di Demak.

Tahun 1517 M, Syeh Siti Jenar dihukum mati.

Jinbun/ Raden Patah menyerbu Dyah Ranawijaya, yang menjadi raja Majapahit Daha, karena berhubungan dengan Portugis.

Tahun 1515 M, Tome Pires meninggalkan Malaka

Tahun 1518 M, Yat Sun/ Pangeran Sabrang Lor/ Pati Unus anak Jinbun menjadi Raja Demak menggantikan Raden Patah yang wafat di usia 63 tahun.
Beredar kitab Sanghyang siksakanda ng karesian sekitar Kerajaan Pajajaran. Kitab Suci penganut Sunda Wiwitan.

Tahun 1521 M, Kesultanan Pasai ditaklukkan oleh Portugis. Sisa-sisa pasukan bergabung dengan Kesultanan Aceh.
kelahiran Nirartha di Daha Kediri kelas Brahmana (Berg).
Sultan Trenggono naik tahta menjadi Raja Demak.

Tahun 1522 M, Antonio Pigafetta, pelancong, menyatakan bahwa pesisir utara Jawa sudah muslim semua.
Tahun 1524 M, Demak menyerang Majapahit yang diketahui bekerja sama dengan Portugis (Kronik Sam Po Kong?).
Sunan Ngudung, Panglima Perang bergerak menuju Daha/ Kediri. Namun Sunan Ngudung terbunuh dalam peperangan.

Tahun 1524 – 1526 M, meninggalnya Girindrawardhana/ Ranawijaya (bukan moksa).
Tahun ini juga meninggalnya Sunan Bonang, dimakamkan di Tuban.

Tahun 1526 M, Raden Samudra, keturunan Kerajaan Negara Daha Kalimantan, mendirikan kerajaan baru Kesultanan Banjar di Banjarmasin.
Kelak Raja Terakhir, pangeran Antasari di tahun 1905 M memimpin perlawanan terhadap Penjajah.

KERUNTUHAN MAJAPAHIT TAHUN 1527 M (Bukan 1478 M)
Tahun 1527 M, Daha Majapahit dikalahkan oleh Sultan Trenggana raja Demak.
Pasukan Demak dipimpin Sunan Kudus putra Sunan Ngudung.
Majapahit runtuh (De Graaf, Pegeaud)

Nirartha dan keluarganya Daha kediri mengungsi ke Timur, Pasuruan lalu Banyuwangi.

Tahun 1528 M, Kerajaan Panarukan di bagian Timur Jawa, menyatakan merdeka dari pengaruh Majapahit, lalu berkunjung ke markas Portugis di Malaka untuk bekerja sama. (Barros, de Asia]
Sedangkan Raja Madura yang telah Islam, merdeka dari Majapahit dan bekerja sama dengan Demak.

==

SIAPAKAH BRAWIJAYA??
Rentang tahun 1478 – 1527 M di atas terjadi kesimpangsiuran, siapakah tokoh yang bernama BRAWIJAYA?
Pararaton atau prasasti-prasasti peninggalan Kerajaan Majapahit tidak mengenal nama Brawijaya.

Ada yang menyebut Brawijaya = Kertabumi (Babad Tanah Jawi ditulis tahun 1800-an, Serat Kanda, Kronik Sam po Kong, serat Dharmagandul), meninggal saat diserbu Daha.
Ada yang menyebut Brawijaya = Ranawijaya (Girindrawardhana Dyah Ranawijaya)

==

Hamzah Fansuri/ Hamzah Pansuri, masa hidup seorang Sufi dan Seniman di Sumatera.
Masa ini terkenal pula Syamsuddin Sumatrani.

Aktivitas kedua orang ini kelak mendapat perlawanan dari Nuruddin ar-Raniri dan Abdur Rauf Singkili.

Tahun 1529 M, Perjanjian Saragosa, yaitu perjanjian antara Spanyol dan Portugis tentang Koloni atas prakarsa Paus.
Pembagian di garis bujur yang melalui 297,5 marine leagues (17° sebelah timur Kepulauan Maluku).
Hasil kesepakatan;
– Spanyol harus meninggalkan Maluku dan memusatkan kegiatan di Filipina.
– Portugis tetap melakukan aktivitas perdagangan di Maluku.

Mulai Muncul gerakan Protestan dalam Kristen yang dimotori oleh Martin Luther King

Tahun 1530 M, Danghyang Ashoka pendeta Buddha Majapahit masih bermukim di Daha Majapahit dengan Aman tanpa adanya persekusi oleh pemenang perang (Demak).
Hubungan Surat-menyurat dengan Kerajaan Bali masih lancar.
Danghyang Astapaka (Anak Danghyang Ashoka, ), berangkat ke Bali atas Undangan kerja sama Raja Bali (Watu Renggong). (babad Bali)

Tahun 1535 M, Loaisa (pengelana Portugis) mencatat bahwa di Jawa ada Raja Islam dan Raja yang bukan Islam.
Yang Terbesar adalah Raja Demak yang terus memusuhi Portugis.

Tahun 1537 M (?), Nirartha Brahmana, pelarian dari Majapahit Daha Kediri yang runtuh dan beragama Hindu shaivisme, tiba di Bali di masa pemerintahan Dalem Baturenggong kerajaan Gelgel Bali (Berg).

Baturenggong merupakan Dinasti Kresna Kepakisan.
Nirartha kelak mengubah simbol Lingga-Yoni dengan patung Murti-Puja dan Padmasana sebagai niyasa Siwa.

===
Tapi Rontal Dwijendra Tattwa menyebut bahwa kedatangan Nirartha ke Bali Tahun 1489 M,
Ini tidak masuk akal karena tahun tersebut Majapahit Daha di bawah Ranawijaya sedang mencapai kemenangan gemilang.
===

bertepatan dengan Bali sedang terjangkit penyakit bertahun-tahun.
Nirartha memberikan sebagian rambutnya kepada raja dan menyatakan bahwa hal tersebut akan menghapus penderitaan.
Rambut ini ditempatkan di sebuah kuil yang kemudian menjadi tempat ziarah pengikut Shaivis di Bali.
Kemudian Nirartha menjadi penasehat Spiritual Raja Bali, menghasilkan karya sastra dan Arsitektur di Bali.

Danghyang Nirartha mengganti namanya menjadi Danghyang Dwijendra.
Kelak Danghyang Nirartha dan DangHyang Astapaka mendirikan Triwangsa di Bali.

Tahun 1545 M, Sultan Trenggono dari Demak berhasil menaklukkan Pasuruan.

Tahun 1546 M, Raja Bali Gelgel memberontak terhadap Demak (tulisan Mendes Pinto Fernao dari Portugis).
Trenggono Raja Demak meninggal dalam perjalanan menyerbu Kerajaan Panarukan. (Barros, de Asi]

Tahun 1546 M, Konsili Trente, mengutuk Protestan sebagai Bidat.

Tahun 1550–1589, Kerajaan Buddha Bayinnaung Burma/ Myanmar mulai membantai muslim rohingya.
Sentimen etnis dan agama masih berlanjut hingga hari ini antara Buddha dan Muslim.
Wafatnya Sunan Kudus dan dimakamkan di Kudus.

Tahun 1552 M, berdiri Kesultanan Banten hasil aliansi antara Demak dan Cirebon

Tahun 1556 M, Danghyang Astapaka menyingkir dari Kerajaan Gelgel Bali karena ada perang saudara pertama.

Tahun 1568 M, wafatnya Sunan Gunung Jati dan dimakamkan di Cirebon.

Tahun 1570 -1579 M, Kerajaan Pajajaran Jawa Barat dihancurkan oleh Kesultanan Banten. Mengakhiri Kerajaan Hindu terakhir di pulau Jawa

Tahun 1578, Dalem Waturenggong (Dalem Bekung?) di Samprangan (Klungkung, Bali) melaksanakan upacara homa yajna/ Yadna Homa (Agnihotra) dalam rangka upacara Eka Dasa Rudra di Besakih.
Upacara homa ini dipimpin dua orang pendeta, yaitu Danghyang Nirartha (pendeta Siva) dan Danghyang Astapaka (Pendeta Buddha, anak Danghyang_Angsoka pendeta Majapahit).(I Ketut Widnya)

Pemberontakan Internal kedua di Kerajaan Gelgel

Tahun 1580 M, Kakawin Babad Badrasanti digubah menjadi Geguritan oleh Pangeran Tejakusma I atas permintaan Sultan Pajang

Tahun 1581 M, Dang Hyang Nirartha meninggal dunia di Bali (Berg), di masa meninggalkan bermacam tulisan

=====================
Masa Hidup Dyang Niratha ada beberapa versi;
Rentang 1521-1581 M (Berg, lebih dipercaya. baca tahun 1578 M)
Rentang 1478-1560 M dari Daha sampai Tambora (Soegianto Sastrodiwiryo)
Rentang 1453-1520 M (I Wayan Suadnyana)

=====================

Di Bali, keturunan Danghyang Nirartha dan Danghyang Astapaka menduduki pos sebagai Brahmana Wangsa, Siwa dan Buddha. (Jalur Mpu Tantular, keturunan anak ke-3/ Mpu Danghyang Smaranatha)
Diberi nama Ida Bagus dan Ida Ayu.
Untuk Panditanya bukan Danghyang atau Mpu, berubah menjadi Pedanda.

Keturunan para Dalem menduduki Kesatria Wangsa.(Jalur Mpu Tantular, keturunan Anak ke-4, Danghyang Soma Kapakisan)
Diberi nama Anak Agung dan Anak Agung Ayu.

Para Arya menjadi Vaisya wangsa. Diberi nama I Dewa, I Gusti, I Dewa Ayu, Desak, I Gusti Ayu, Ngakan dan lain-lain.

Diluar ini adalah kelompok Sudra/ Wang Jaba dan tidak diperkenankan mempelajari veda,
Diberi nama I Gede, I Wayan, I Putu, I Made, I Nyoman, I Ketut dan lain sebagainya.

Tahun 1589 M, Senopati Ing Alogo mendirikan Kerajaan Mataram Islam di hutan Mentaok.

==
Tahun 1597 M, Belanda berlabuh di bali, dibawah Cornelis de Houtman.
Dalem Bekung memerintahkan Panglima Perang I Gusti Ngurah Jelantik (III) untuk menumpas pemberontakan di Blambangan dan Pasuruhan.

Tahun 1601 M, Ekspedisi Belanda kedua dipimpin Yakub van Heemskerck berlabuh di Bali.
Masa dimulainya pelabuhan Buleleng sebagai tempat perdagangan budak dari penduduk Bali ke Batavia/ kota lain atas ijin Raja Bali.

=

Sekitar tahun ini Blambangan Hindu berhasil direbut oleh Demak Islam.
Kerajaan Demak sebenarnya dicegah menyerbu Blambangan oleh Sunan Giri berdasarkan wasiat ayahnya; bahwa ayahnya pernah berjanji tak akan menyerang Blambangan.

Pelarian Balambangan menuju Kedawung, Puger, Jember.

Tahun 1602 berdiri VOC milik Belanda. Dilanjutkan masanya kerajaan Demak dan Walisanga di Jawa.

Tahun 1609 M, berdiri kesultanan Melayu Sambas di kalimantan.
Tahun 1613-1645 M, Cucu Sutawijaya; Pangeran Aryo Martopuro atau Sultan Agung/ Raden Mas Rangsang di Mataram naik Tahta.
Konflik antara Mataram dan aliansi Jawa Timur.
Bersamaan dengan ditulisnya Kitab Pararaton tentang sejarah Majapahit dan Singosari yang ditulis di pulau Bali.

Tahun 1618 M, Sunan Giri ke-3 menggubah Kitab Asrar (Musarar) yang dianggap karangan dan ramalan Prabu Jayabaya (lihat Tahun 1179 M).
Tahun 1629 M, kesultanan Aceh dipimpin oleh Sultan Iskandar Muda menyerang Portugis di Melaka dengan armada yang terdiri dari 500 buah kapal perang dan 60.000 tentara laut. Namun gagal.

Tahun 1662 M, Syekh Abdurrauf bin Ali al-Fansuri as-Singkili (syiah Kuala) menyebarkan tarekat Syattariyah di Aceh hingga pantai barat sumatera (padang pariaman).

Tarekat syattariyah merupakan ajaran Syiah.

Sepeninggal Syiah Kuala, aktivitas dilanjutkan oleh Muridnya, yaitu Syekh Burhanuddin Pariaman (Ulakan) yang mulai mendirikan
Surau di Tanjung Medan dan di Ulakan.

Kerajaan Pagarruyung berangsur menjadi Kerajaan Islam.
Gelar Raja berubah menjadi Sultan.

Struktur masyarakat Hindu (Kasta) juga berubah.
Brahmana => Sidi dan Tuanku (Ulama).
Ksatria => Sidi/ Bagindo (laki)/ Puti (perempuan).
Waisya => Sutan
Sudra atau Paria = Marah.

Untuk kelompok Sidi/ Bagindo, panggilannya Ajo
Untuk kelompok Marah, panggilannya Uda.

Tahun 1633 M, Belanda dan Bali berkonflik dengan Mataram Islam.
Tahun 1939 M, Sultan Agung dari kerajaan Mataram menyerang Bali, I Gusti Ngurah Jelantik (VI), menang pertempuran di Pantai Kuta.

Tahun 1651 M, kerajaan Gelgel runtuh karena konflik internal.

Tahun 1665 M, Pagarruyung/ Minang pesisir barat memberontak terhadap gubernur Aceh.
Tahun 1666 M, VOC juga mengusir Aceh dari pesisir barat Sumatera untuk kepentingan dagangnya.
Tahun 1668 M, Pagarruyung bersekutu dengan VOC di Padang dalam menghadapi Aceh.
Di Turki , Sabbatai Zevi, rabi yahudi dipaksa masuk Islam.

Tahun 1679-1680 M, orang-orang Yahudi dari Yaman diusir dari kota oleh Imam al-Mahdi Ahmad, lalu dikirim ke daerah kering dan tandus di negara bernama Mawza? untuk menahan nasib mereka atau mati.

Tahun 1681 M, Kakawin Babad Badrasanti digubah menjadi tembang macapat oleh oleh Pangeran Tejakusma IV.
Tahun 1686 M, berdiri Kerajaan Klungkung di Bali, empat kilometer utara Gelgel.
Untung Suropati berangkat dari Mataram ke Pasuruan untuk menjadi adipati (raja) Pasuruan dan sekitarnya bergelar Raden Adipati Wironegoro yang sangat memusuhi kompeni Belanda.

Untung Suropati menjadi raja di Pasuruan dengan gelar Raden Adipati Wironegoro. Selama 20 tahun pemerintahan Suropati (1686-1706)

Tahun 1689 M, Inggris vs Perancis memulai perang 200 tahun (hingga 1815 M).

Perang Opium; Inggris vs China
Sekitar Tahun 1700, Inggris membanjiri daratan China dengan Opium/ Candu.
Pada tahun 1709, penganut Sikh berhasil mendirikan Kemaharajaan, mulai membantai kelompok lain yang tak sepaham; Muslim dan Hindu.
Konflik nantinya diperparah lagi dengan datangnya pelaut dan penjajah dari Eropa (kristen dan Katolik).

Tahun 1722 M, Terbit Babad Tanah Jawi versi P. Adilangu II.

Pada tahun 1729, China mulai melarang penggunaan Opium, dilanjutkan pada 1839, Kaisar Daoguang China, menunjuk viceroy Lin ZexuChina untuk menghentikan impor Opium.
Terjadi perang antara China dengan Inggris yang berakhir dengan kekalahan China.
Berakibat penyalahgunaan Opium makin merajalela.

Tahun 1744 M, di Jazirah Arab wilayah Turki Ottoman, dimulai aliansi antara Muhammad bin Saud penguasa Dirra’iyah (Sekarang Riyadh) dengan Muhammad Bin Abdul Wahhab.

=============================
Selengkapnya kisah ini bisa dibaca di http://genghiskhun.com/resensi-buku-kudeta-mekkah-sejarah-yang-tak-terkuak
=============================

Tahun 1750 M, Pagarruyung mulai mengadakan kontak dengan Inggris di Malaka agar mengusir VOC dari Sumatra.

Tahun 1767-1772 M, perang antara Kerajaan Hindu Blambangan dengan VOC Belanda.
Tahun 1771 M, Kesultanan Pontianak didirikan oleh musafir al-Sayyid Syarif Abdurrahman al-Kadrie, keturunan Imam Ali ar-Ridha

tahun 1778 M, beredar Kitab Veda palsu di Perancis bernama Ezourvedam. Diduga ditulis oleh pihak Kristen.

Tahun 1785 Coolen (Rusia – jawa Mataram) menyebarkan Kristen Kejawen di Ngoro Jawa Timur. Syahadat Khasnya;
“La illahaila Allah, Yesus Kristus Putrane Allah”.
Murid-muridnya;

Kyai Yakobus Singotaruno,
Kyai Eliasar Kunto,
Paulus Tosari,
Kyai Abisai Ditotaruno dan
Ki Dalang Yohanes Dasimah.

Tahun 1788 M, Yasadipura 1 menulis versi asli Babad Tanah Jawi karya Carik Braja tahun 1757 M, atas perintah Sunan Paku Buwono III.

Tahun 1789 M, REVOLUSI PERANCIS.
Tahun 1799 M, Napoleon naik tahta menjadi Kaisar Perancis.
Tetap memerangi Inggris sebagai babak penutup Perang 200 tahun..
Belanda memihak Perancis.

Inggris ikut memerangi Belanda, termasuk VOC di Nusantara.
Perselisihan di Nusantara ini kelak diselesaikan dalam Traktat London tahun 1824 M.

Dari tahun 1880 hingga permulaan era Komunis, Inggris berusaha untuk mencegah penggunaan candu di Tiongkok, tetapi malah mempromosikan penggunaan morfin, heroin, dan kokain, yang semakin memperburuk masalah kecanduan.

Sekitar 1800, Adolf von Harnack mengusulkan dehellenisasi dalam Kristen. Bersamaan dengan dimulainya Diaspora China (dengan membawa opiumnya) yang berlangsung hingga tahun 1949. Menyebabkan masalah baru dengan meluasnya peredaran opium di benua Amerika

Tahun 1803 M, Mulai terjadi benih konflik antara kaum Padri (agamawan) dan kaum adat di wilayah pagarruyung.
Kaum Padri dipimpin oleh Harimau Nan Salapan sedangkan Kaum Adat dipimpinan oleh Yang Dipertuan Pagaruyung waktu itu Sultan Arifin Muningsyah

Tahun 1811 M, Sultan Mahmud II dari Turki Ottoman, mengirimkan pasukan dari Mesir di bawah pimpinan Muhammad Ali Pasha untuk menumpas pemberontakan Saud di sekitar Mekkah.

Tahun 1815 M, Napoleon dari Perancis kalah perang dengan Inggris. mengakhiri kekuasaannya.

PERANG PADRI
Tuanku Pasaman memimpin kaum Padri (agamawan) menyerbu Istana Pagarruyung, mengawali Perang Padri.
Sultan Arifin Muningsyah melarikan diri dari ibu kota kerajaan ke Lubuk Jambi.

Tokoh terkemuka perang Padri adalah
– Haji Miskin
– Haji Piobang
– Haji Sumanik
lulusan Al Azhar Mesir yang berpaham Wahabi.
Trio ini mantan tentara Turki saat berperang dengan napoleon (Mangaradja Onggang Parlindungan)

Tahun 1821 M, Sultan Tangkal Alam Bagagarsyah (kemenakan dari Sultan Arifin Muningsyah) bekerja sama dengan Belanda dalam melawan Kaum Padri.
Tahun 1824 M, Traktat London; Perjanjian Inggris-Belanda untuk membagi wilayah jajahannya.

Tahun 1825 – 1830 M, Perang Diponegoro di Jawa.
Tahun 1825 M, Sultan Tangkal Alam Bagagarsyah dikhianati Belanda. Berbalik bersekutu dengan kaum Padri.

Tahun 1832 M, Mas Ngabehi Poerbawidjaja dan Mas Ngabehi Mangoenwidjaja menulis Babad Kadhiri atas pesanan VOC, pasca perang Diponegoro, salah satu isinya menyebutkan bahwa

Raja Joyoboyo mempunyai 2 abdi setia bernama;
– Kiai Doko, kemudian menjadi Senopati Perang Tunggul Wulung
– Kiai Dhoho, kemudian menjadi patih Buta Locaya

Saat Joyoboyo Hilang moksha, kedua abdi ini ikut moksa.
Buta Locaya ditugaskan untuk menjaga Selabale (gua Selomangleng).
Tunggul Wulung diperintahkan untuk menjaga kawah Gunung Kelud agar letusannya tidak banyak merusak desa sekitar, dan memakan banyak korban jiwa. Konon, nantinya Raja Jayabaya akan datang kembali, dan tugas Tunggul Wulung adalah mempersiapkan kedatangan sang raja yang telah muksa.

Mangoenwidjaja, mengakui bahwa karyanya merupakan cerita fiktif hasil dari dialog dengan jin yang didatangkan dengan ritual pemanggilan tertentu.
Jin tersebut mengaku bernama Buta Locaya.

Nama “Tunggul Wulung” memiliki arti “Panji/ Bendera Biru-Hitam”.

Tahun 1840 M, Ngabdullah dari Juwono Pati, umur sekitar 40 tahun, mantan pengikut Diponegoro, terobsessif oleh Babad Kadhiri segera bertapa di lereng gunung Kelud selama 7 tahun untuk menyongsong Prabu Joyoboyo (bambang Noorsena).
Di lereng bertemu dengan Endang Sampurnawati (Anak Bupati Kediri, lantas menjadi istrinya).

Tahun 1841 M, Tuan Gadang di Batipuh (penerus Sultan Tangkal Alam Bagagar) memimpin pemberontakan melawan dominasi Belanda di Pagarruyung Sumatra.

Tahun 1848 M, Ngabdullah berganti nama menjadi Tunggul Wulung.
Van Akkeren menduga Ngabdullah ingin menyamakan dirinya dengan Tunggul Wulung, penjaga Gunung Kelud, lambang kekuatan yang menyelamatkan dunia dari kehancuran.

Lalu Tunggul Wulung (Ngabdullah) menyebarkan Kristen Jawa, mengarang cerita:
– Yesus Kristus lahir di Gunung Lawu dan Kristus berarti ‘keris yang tus’ keris yang sejati.
– Ratu Adil yang selama ini diharap-harapkan kedatangannya oleh orang Jawa tidak lain adalah Kanjeng Nabi Isa Rohullah.
– Mengarang cerita Sabdapalon Nayagenggong, Darmogandul, Gatoloco, Nyi Roro Kidul mantu.
isi cerita Sabdapalon Nayagenggong menyebutkan bahwa penyerang yang menghancurkan Majapahit adalah Demak. Padahal yang menghancurkan Majapahit adalah Girindrawardhana dendam lama Jayakatwang Kediri. Diduga hasil jiplakan Babad Kadhiri;

Sedangkan Darmogandul dan Gatoloco adalah Kitab porno.

Tahun 1855 M, Tunggul Wulung (Ngabdullah) dibaptis oleh Jellesma di Mojowarno Jombang.
Tahun 1856 M, Pasrah Karso, Pieter Jansz, Tresna Wirodiwongso dan Petrus menyebarkan Injil di Jepara Jawa Tengah.

Tahun 1860 M, Muncul Naskah Perang Bubat ditulis oleh orang Bali atas suruhan Belanda.
Isinya tentang pembantaian Sunda oleh Majapahit.
menurut Agus Sunyoto, cerita dalam naskah ini fiktif.

Tahun 1858 – 1863 M, Kakawin Babad Badra Santi digubah menjadi Kidung oleh Ki Kamzah (R. Panji Kamzah, anak dari cicit Tejakusuma IV) untuk melengkapi karya Carita Lasem.
Carita Lasem berisi tentang Sejarah Kerajaan Lasem dalam kurun waktu 1351 sampai 1863. Mulai dari Dewi Indu atau Bhre Lasem I (-1382) sampai dengan Ki Kamzah.

Salah satu kutipannya ;
“… Pangeran Santibadra mengabdi ke Majapahit (1469), dia didampingi oleh Eyang Kakek Pandhita Na Wang I. Selain Na Wang I, Pangeran Santibadra juga dipanakawani oleh Gin Hong, Kecruk, dan Palon….

… Santi Badra dinobatkan menjadi Tumenggung Wilwatikta oleh Kertabumi”

Perhatikan dengan Sabda palon pada karya Darmagandul karya Ngabdullah Tunggul Wulung.
Karya ini terbit hampir bersamaan, apakah mereka berdua teman akrab? belum ada informasi…

Pada masa Turki Ottoman dan Sassaniyah Persia, Bahá’u’lláh mengaku mendapat wahyu di Iran mendirikan Baha’iyah yang mengajarkan nilai penting dari semua agama; kesatuan semua orang, menolak rasisme dan nasionalisme.
Bahaullah mengaku keturunan dari Ibrahim melalui jalur Keturah.

Tahun 1865 – 1870 M, Sultan Aceh Mansyur Syah meminta bantuan ke Turki Utsmaniyah. Sebagai balasan, Sultan Abdul Majid I mengirimkan beberapa alat tempur untuk Aceh dalam rangka melawan Belanda.

Tahun 1870 Kyai Sadrah Surapranata (Radin Abah/ Sadrach) murid Tunggul Wulung dari Karangyasa (Banyumas) menyebarkan Kristen Abangan.
Kelak ajaran Sadrah menjadi cikal bakal Gereja Kerasulan (Kerasulan baru).

Tahun 1871 M, lahir Traktat Sumatra.

Tahun 1872, Charles Taze Russell mendirikan Saksi Yehova atau Saksi Yehuwa (Jehovah’s witnesses). Inti ajarannya;
– Yehuwa adalah satu-satunya Allah,
– Yesus adalah Putra Allah, bukan bagian dari Tritunggal. (mirip Arian; Yesus berbeda substansi dengan Allah Bapa)

Tahun 1873 M, tindak lanjut Traktat Sumatra, pasukan Belanda mendarat di Pantai Cermin Meuraksa menandai awal invasi Belanda Aceh.

Tahun 1880 M, Theodor Herzl menginisiasi gerakan imigrasi kembali ke Israel.

=========================
Bagian ini bisa dibaca di sini; http://genghiskhun.com/yahudi-zionis-kristen-zionis-dan-islam-zionis
=========================

Tahun 1881 -1884, Pogrom Tsar Rusia pertama.
Tahun 1889, Mirza Ghulam Ahmad mendirikan Ahmadiyyah.
1903–1906, Pogrom Tsar Rusia kedua

Tahun 1896 M, Snouck Hurgronje mulai berperan di Aceh.

Tahun 1900 di Jawa berdiri Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) resmi diakui Belanda untuk meminimalisir aktivitas Sadrah.
Tahun yang sama ditulis Serat Darmagandul oleh Ki Kalamwadi/ Ngabdullah Tunggul Wulung (Philip Van Akheren).

Hampir seluruh isi Sêrat Darmågandhul merupakan bentuk turunan dari cerita Babad Kadhiri (lihat tahun 1832 M)
Tokoh Ki Darmågandhul juga kuat dugaan diinspirasi oleh tokoh Ki Darmåkåndå dari Sêrat Babad Kadhiri tersebut (G.W.J. Drewes).

Tahun 1902 M, di Jazirah Arab, Abdul Aziz bin AbdurRahman (cucu Ibnu Saud mengalahkan Gubernur Ottoman di Riyadh memulai Dinasti Saud ke-3.
Tahun 1906 M, Terbit Babad Demak versi Kraton Yogyakarta

Tahun 1909 berlaku larangan kepemilikan Opium di Amerika.
Tahun 1912 Ahmad Dahlan mendirikan Muhammadiyah.

Tahun 1918-1919 Pogrom Kota Guba di Armenia dengan korban ribuan yahudi.

Tahun 1926 Hasyim Asyari mendirikan NU.
Hasyim Asyari adalah keturunan pangeran Benawa bin Jaka Tingkir, keturunan Maulana Ishak bin Ahmad Jumadil Qubro, keturunanya Ali Zainal Abidin bin Hussein bin Ali suami Fatimah Azzahra.

Tahun 1928 M, Residen Poortman menyita kronik China dalam sebuah penggerebekan di Klenteng Sam Po Kong Semarang.

Menurut Agus Sunyoto; Serat yang ditulis pasca Perang Diponegoro dinilai meragukan; semisal Babad Kediri, Serat Darmogandul, Serat Syekh Siti Jenar, Kronik Klenteng Sam Po Kong.
Agus Sunyoto mengaku pernah mengejar Kronik China ini sampai ke Leiden , Belanda namun hasilnya nihil.

Menurut De Graaf, Sejarawan Belanda; tidak pernah ada Residen yang bernama Portman.
Petunjuk ini akan memicu penyelidikan lebih lanjut ke arah penulis yang merujuk ke Poortman, yaitu Mangaradja Onggang Parlindungan (Tuanku Rao) dan Slamet Muldjana (“Runtuhnya Kerajaan Hindu-Jawa dan Timbulnya Negara-negara Islam di Nusantara” tahun 1968 M).

=

Muktamar NU 1936 mengadopsi Piagam madinah, merekomendasikan pendirian negara DARUSSALAM, bukan Darul Islam.
Tahun 1940 M, Partai Komunis China berkuasa. Roda perekonomian ditingkatkan dengan perdagangan Candu.

Tahun 1941 M, progrom Iasi Rumania dengan korban 13.266 Yahudi.
Pogrom tykocin dan Jedwabne di Polandia.

David Ben-Gurion memproklamirkan Negara Israel pada tanggal 14 Mei 1948.

Berdirinya negara India menimbulkan kerusuhan sektarian yang sangat luas antara Islam, Hindu dan Sikh.

Pada tahun 1942 M, pasukan Jepang melakukan pembantaian atas muslim Rohingya di Burma (Myanmar sekarang) dan muslim Moro di Mindanao dan Sulu (Filipina). Pembantaian masih berlanjut hingga saat ini meski sudah berganti pemerintahan.

Tahun 1954 M, Gerald Gardner mendirikan perkumpulan Wiccan (Pagan-Sihir) yang menyembah patung patung.
Tahun 1958 M, Letnan Kolonel Ahmad Husein memproklamasikan berdirinya PRRI di Sumatera, dengan Syafruddin Prawiranegara sebagai Perdana Menteri.
Segera ditumpas oleh Letnan Kolonel Ahmad Yani.

Setelah peristiwa tersebut, orang-orang Sumatera Barat seolah takut membuka diri sebagai orang Minang karena khawatir dikait-kaitkan dengan PRRI.

Tahun 1965 M, Vatikan mengumumkan sebuah dokumen yang disebut “Nostra Aetate ” (Bahasa Latin untuk “In Our Time”) yang menyatakan bahwa orang Yahudi pada umumnya tidak bertanggung jawab atas kematian Yesus.

Tahun 1979 – 2013 dalam buku The Eticon, Mar Gregorius Yuhanna Ibn al-Ibri (uskup agung Ortodoks Syria di Aleppo) mendeskripsikan waktu-waktu shalat, makna dan urutan-urutannya dalam bahasa Arab.
1. Shalat al-Masa’ atau al-Ghurub (shalat maghrib);
2. Shalat al-Naum (shalat malam);
3. Shalat Nishfu al-Lail (shalat tengah malam);
4. Shalat Subuh (shalat subuh);
5. Shalat Sa’at ats-Tsalitsah (shalat jam ketiga);
6. Shalat Sa’at as-Sadisah (shalat jam keenam);
7. Shalat Sa’at At-Tasi’ah (shalat jam kesembilan).

====
Lebih lengkapnya bisa dibaca di http://genghiskhun.com/menelusuri-asal-mula-shalat-tujuh-waktu-kristen-ortodoks-syria-sabu-ash-shalawat
====

Tahun 1980 M penemuan makam Talpiot yang diduga milik Jesus dan keluarganya.

Pada tahun 1990 M, di Srilanka terjadi pengusiran dan pembantaian muslim oleh Macan Tamil (Hindu).
Ajaran shalat Tujuh Waktu berbahasa arab Kristen Ortodoks Syria masuk ke Indonesia. (Teguh Hindarto)

Tahun 1991 M, Berdiri AAI, Atheist Alliance International.
Athesime berkeyakinan bahwa;
– Tidak percaya pada tuhan mana pun, walaupun mungkin Tuhan/ Tuhan-Tuhan itu ada (ateis agnostik).
– Iman saja tak cukup, harus ada bukti yang tidak bisa disangkal.

Kampanye utama mereka adalah mengajak para pemeluk agama (terutama Kristen) untuk berpikir; di dalam kitab Suci; Sejarah manakah yang Mitos dan manakah yang Fakta?

Yesus yang telah berbohong;
Matius 16:28

“Sesungguhnya Aku berfirman kepadamu, Ada beberapa orang yang berdiri di sini, yang tidak akan merasakan kematian, sampai mereka melihat Anak Manusia datang dalam kerajaannya.” (Juga lihat Matius 24:34; Lukas 21:32; Markus 13:30)

Pengikut Atheis biasa mengidentifikasi dirinya dengan;
– pemikir bebas,
– skeptis,
– sekuler,
– agnostik,
– non-beriman
– dan lain -lain

Pada tahun 2003, di Tibet, kelompok Buddha mempersekusi muslim Hui.
Di India, selalu terjadi kerusuhan berkala antara Muslim dengan Hindu.

SELESAI

Oleh:
Genghis Khun

Baca Lebih Lanjut;
Larry Gonick, Kartun Riwayat Peradaban
Simon Sebag Montefiore, Jerusalem

Syeikh Syamsuddin Wasil (2): Antara Fakta dan Legenda


J. D. Wolterbeek, Babad Zending di Pulau Jawa
Kajian Gus Muwaffiq
kajian Said Aqil Siradj
Kajian Agus Sunyoto
https://pelangisingosari.wordpress.com/dongeng-arkeologi-antropologi/
https://ahmadsamantho.wordpress.com/2012/07/14/distorsi-sejarah-yang-mengeliminir-peran-walisongo-sebagai-penyebar-islam-di-nusantara/

Prof. Dr. Ahwan Mukarrom, MA, SEJARAH ISLAM INDONESIA I, http://digilib.uinsby.ac.id/20188/1/Sejarah%20Islam%20Indonesia%20I.pdf

https://www.dutaislam.com/2019/05/5-generasi-para-walisongo-menurut-habib-luthfi.html

Pekabaran Injil di Jawa


http://gitjkdpenjalin.com/Profil/
https://id.wikipedia.org/wiki/Babad_Tanah_Jawi
https://id.wikipedia.org/wiki/Samaratungga

Tentang Bhairawa Tantra
http://digilib.uin-suka.ac.id/913/1/BAB%20I%2C%20V%2C%20DAFTAR%20PUSTAKA.pdf
https://www.surya-aji.org/blog/2017/12/bhairawa/
https://kriyayoganusantara.wordpress.com/2016/03/20/tantra-bhairawa/
http://blackbali.blogspot.com/2008/04/tantrayana-dan-perkembangannya-di.html

Syeh Syamsuddin Wasil:

Syeikh Syamsuddin Wasil (2): Antara Fakta dan Legenda


http://agungpambudi72-sejarahdanperistiwa.blogspot.com/2013/05/sulaiman-al-wasil-syamsudin-atau-syekh.html
https://mistikus-sufi.blogspot.com/2013/07/syeikh-ali-syamsujen.html
https://ahmadsamantho.wordpress.com/2010/02/08/prabu-jayabaya-seorang-muslim/

Raja Jawa
https://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Indonesia
Babad Tanah Djawi L.Van Rijkkevorsel
https://id.wikipedia.org/wiki/Babad_Tanah_Jawi
http://kajanglako.com/id-881-post-mitos-adityawarman-dan-penaklukan-kerajaan-jawa-terhadap-sumatra.html
https://suprizaltanjung.wordpress.com/2012/08/10/adityawarman-arrya-dewaraja-pu-aditya-arya-damar/comment-page-1/
https://kekunoan.com/akibat-keburu-tewas-sebelum-upacara-tuntas-singhasari-tumpas/

Santibadra:

Menguak Kidung Badra Santi, Kesaksian Senjakala Kerajaan Majapahit


Skripsi Analisis Konteks dan carita Lasem http://lib.ui.ac.id/naskahringkas/2016-10//S57016-Norma%20Rizkiananingrum

https://siwisang.wordpress.com/2016/06/08/prasasti-petak-1486m/
Tentang Ramalan Jayabaya:
https://ahmadsena3.blogspot.com/2018/10/kisah-prabu-jayabaya.html
http://www.serunik.com/2014/04/inilah-isi-lengkap-ramalan-jayabaya.html
https://sangpencarikebenaran.wordpress.com/2014/02/25/raden-patah-melakukan-pemberontakan-pada-ayahnya-sendiri/
https://www.kompasiana.com/tamam.malaka/5528b578f17e616b7b8b45bf/-majapahit-runtuh-bukan-sebab-serangan-demak
https://indocropcircles.wordpress.com/2015/10/08/sejarah-majapahit-yang-terkubur-dan-dilupakan/

http://wayansuyasa-webblog.blogspot.com/2012/08/ilmu-leak-bali.html

https://rumahmuallafindonesia1.wordpress.com/2012/11/15/jejak-syiah-di-sumatera-barat/
https://regional.kompas.com/read/2016/02/08/14294371/Ketika.Orang-orang.Minang.Sempat.Takut.Memakai.Nama.Asli.Daerah?page=all

Sejarah Gelar Sidi Pada Masyarakat Pariaman (Keturunan Nabi Muhammad SAW)

https://ibgwiyana.wordpress.com/2012/09/18/babad-dhangyang-nirartha-dan-keturunannya-di-sanur-bali/
Raechelle Rubinstein, Beyond the realm of the senses : The Balinese ritual of kakawin composition, https://books.google.co.in/books?id=H0LIiSfh5hgC&printsec=frontcover#v=onepage&q&f=false

Diskusi Keruntuhan Majapahit Antara Siwi Sang dan Darma Shasangka;
http://kisahsejarahklasik.blogspot.com/2016/10/diskusi-sejarah-keruntuhan-majapahit.html
http://kisahsejarahklasik.blogspot.com/2016/11/diskusi-sejarah-keruntuhan-majapahit.html
http://kisahsejarahklasik.blogspot.com/2016/11/diskusi-sejarah-keruntuhan-kerajaan.html
http://kisahsejarahklasik.blogspot.com/2016/11/diskusi-sejarah-keruntuhan-majapahit_10.html
http://kisahsejarahklasik.blogspot.com/2016/11/diskusi-sejarah-keruntuhan-majapahit-5.html
http://kisahsejarahklasik.blogspot.com/2016/11/prokontra-sejarah-keruntuhan-majapahit-6.html
http://kisahsejarahklasik.blogspot.com/2016/11/prokontra-tafsir-serat-pararaton-bagian.html
http://kisahsejarahklasik.blogspot.com/2016/11/prokontra-sejarah-masa-akhir-majapahit-8.html

gendra76.wordpress.com/2013/09/01/babad-danghyang-bang-manik-angkeran-siddhimantra-tatwa/
https://www.babadbali.com/pustaka/babad/manikangkeran2.htm
https://kakasd.wordpress.com/2010/10/22/danghyang-nirartha-dan-sejarah-wangsa-di-bali/
http://sejarahharirayahindu.blogspot.com/search?q=bhairawa
https://padangulan.wordpress.com/2011/07/30/sunan-giri-putra-blambanganb-paus-indonesia/

Iklan

Juli 29, 2019 - Posted by | Agama, Investigasi, Resensi | , , ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: